F9.3 Dari Kiri kedua H Rasyid dan baris ke empat Ketua Umum KKL MurtabaDari Kiri kedua, H Rasyid dan baris ke empat Ketua Umum KKL, Murtaba

 

Peliput: Alyakin

PASARWAJO, BP – Untuk meningkatkan nilai-nilai persaudaraan yang bersatu, kuat dan mandiri, Kerukunan Keluarga Laporo (KKL) menyelenggarakan Musyawarah Daerah (Musda) ke IV serta memilih ketua umum. KKL resmi dipimpin oleh, Drs Murtaba Muru Ma.
Ketua Umum KKL dipilih secara aklamasi setelah 16 desa perwakilan suku Laporo memilihnya menjadi calon ketua KKL periode 2018-2022 di Gedung Wakaaka, Minggu (25/03)
Pada kesempatan itu, Ketua KKL, Drs Murtaba Muru Ma, mengucapkan terimakasih dan dukungannya karena telah dipercayakan untuk mengemban amanah untuk memimpin KKL.
“Saya berharap agar selama empat tahun ke depan dalam menjalankan organisasi, sehingga dapat bekerja dengan jujur sehingga organisasi KKL dapat lebih besar lagi,” harapnya.
Untuk meningkatkan peran dimasyarakat umum lanjutnya, KKL baik yang hadir dan tidak hadir diharapkan agar membantu dan mendukungnya, sehingga jika ada kesalahan kedepannya dapat memberikan masukan positif.
“Mudah-mudahan seluruh potensi yang ada akan dimanfaatkan untuk meningkatkan peran KKL di masyarakat umum, karena visi dan misi akan meningkatkan nilai-nilai persaudaraan menuju organisasi yang bersatu, kuat dan mandiri,” tegasnya
Menurutnya, organisasi yang dipimpinnya ini harus mendapat dukungan dari masyarakat Laporo. Pasalnya, sesuai visi KKL untuk meningkatkan nilai-nilai persaudaraan yang bersatu, kuat dan mandiri dan misinya adalah untuk mendorong potensi muda mudi yang mempunyai potensi untuk memajukan dirinya di bidang yang dikuasainya.
Selanjutnya, pihaknya akan melakukan silahturahmi dengan tiga mantan ketua KKL, sehingga KKL dapat mandiri dibidang ekonomi, bersatu dan kuat.
Sementara itu, sebelum dilakukan pemilihan ketua Umum KKL, Dewan penasehat Kerukunan Keluarga Laporo (KKL) drs H Rasyid Mangura MSc menghmbau agar pengurus organisasi kerukunan senantiasa bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk kemajuan organisasinya.
“Syukur alhamdulillah Musda ini bisa digelar sehingga dapat bersilaturahim dengan keluarga, Ini luar biasa, walaupun singkat tapi kita bisa berkumpul bersama apalagi ada yang mewakili Plt Bupati Buton, yang mewakili Kapolres, yang mewakili Dandim, Ketua Kerukunan Wakatobi, Sampobalo dan tamu undangan perwakilan,” katanya
Kata dia, kerukunan itu sangat penting, bukan hanya dalam organisasi tapi kerukunan baik pada keluarga bermasyarakat dan bernegara, jika ada konflik itu tidak akan membuat kita hidup dengan nyaman.
Menurutnya, kerukunan itu tentunya perlu bekerjasama dengan sesama dan juga pemerintah daerah karena jangan sampai satu organisasi yang dinamakan kerukunan tidak harmonis dengan pemerintah.
“Jika ada persoalan harus bermusyawarah dan mufakat berkolaborasi dengan baik jangan sampai memaksakan pendapat atau kehendak sendiri. Untuk itu, yang akan menjadi ketua nanti harus menunjukkan pengabdian yang tinggi jangan mementingkan kepentingan pribadi apalagi kepentingan politik tetapi harus mementingkan organisasi jika tidak yang akan akan hancur organisasi,”
Ditegaskan kembali, Semua kerukuran keluarga, jika ingin masuk dan membawa kepentingan politik atau pribadi Pihaknnya yang akan menghancurkan organisasi tersebut.
Olehnya itu, Dewan Penasehat KKL juga mengharapkan agar kedepan pengurus yang baru harus mengagendakan kegiatan diantara kerukuran. Salah satunya KKL mengundang KKW ataupun sebaliknya KKS mengundang KKL bukan mementingkan pribadi dan kepentingan politik.
Untuk diketahui, dalam Musda Ke Empat yang diselenggarakan KKL turut hadir, Plt Bupati Buton, Drs La Bakry Msi yang di wakili oleh Kepala Kesbangpol, Laode Rahman Ana, Kapolsek Pasarwajo Iptu Risard, Perwakilan Dandim, ketua kerukuran keluarga Wakatobi (KKW) Hasra , kerukunan keluarga Sampobalo (KKS), delegasi Musda dari semua Desa/Kelurahan di Kabupaten Buton. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today