F9.1 Muhammad AminMuhammad Amin

– Disdukcapil: Kesadaran Masyarakat Kurang

Peliput: Alyakin Editor: Zaman Adha

PASARWAJO, BP – Sekitar 11 ribu masyarakat Kabupaten Buton belum membuat KTP-Elektronik (KTP-el). Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) setempat menilai, hal ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat
“Masyarakat sendiri yang belum merekam, mereka sendiri yang tidak mau datang karena dianggap tidak penting”, ungkap kepala Disdukcapil Buton, Muhammad Amin ketika dikonfirmasi Baubau Post Selasa (27/03)
Dikatakan, jika Kantor Didukcapil buka hingga sore hari, namun tidak dibarengi dengan keinginan masyarakat. Masyarkat setempat kata Amin, nanti membutuhkan KTP-el baru datang merekam.
Olehnya, upaya yang dilakukan pihaknya untuk memudahkan masyarakat dalam pembuatan KTP-el, dengan membawa alat ke kecamatan hingga sampai ke tingkat desa. “Jadi memang masyarakat sendiri yang belum mahu merekam,” ujarnya.
Menurutnya, masyarakat yang belum merekam sebagian besar merupakan pemilih pemula. Pasalnya mereka belum mengetahui dan tidak menganggap penting.
“Itu yang banyak pemilih pemula karena banyak yang belum tahu itu,” Tandasnya
Untuk diketahui, Berdasarkan Data Pemilih Sementara (DPS) pada pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara periode 2018-2023 yang dikeluarkan oleh KPU Buton pada Sabtu (24/03), pihak Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Buton mengungkapkan sekitar 10.192 pemilih potensial yang belum mendapatkan KTP-el. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today