F.3.1 Rapat Konsolidasi PDIP Kabupaten Muna untuk memenangkan paslon Asrun Hugua. Foto Iman Supa Baubau Post.Rapat Konsolidasi PDIP Kabupaten Muna untuk memenangkan paslon Asrun-Hugua. Foto Iman Supa Baubau Post.

 

Peliput: Iman Supa

RAHA, BP – Dalam menyelenggarakan rapat konsolidasi pilkada serentak, Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI P) Kabupaten Muna berusaha keras memenangkan pasangan Calon Gubernur, dr H Asrun dan Wakilnya Ir Hugua di wilayah Muna.

Rapat digelar di Kantor Sekretariat PDIP Kelurahan Sidodadi Kecamatan Batalaiworu Kabupaten Muna itu turut dihadiri pengurus DPD Sulawesi Tenggara, DPC, PAC.Juga hadie kader partai bahwakan seluruh calon legislatif baik yang bertarung di Propinsi Sulawesi maupun di Kabupaten Muna, Selasa (10/4)

Pengurus DPD Sultra, Hasan Basri mengatakan, rapat yang dilakukan dalam rangka merapatkan barisan untuk membangun solidaritas partai untuk mendukung Calon Gubernur (Cagub) dr H. Asrun bersama Wakilnya Ir Hugua periode 2018-2023. Pengurus DPC, Kader Partai hingga para caleg yang bakal tampil pada Pilcaleg Propinsi dan Kabupaten Muna agar mengambil peran untuk memperjuangkan pemenangan paslon Asrun-Hugua.

“Tentu dengan rapat ini berharap struktur partai, kader dan simpatisan solid untuk berjuang memenangkan pasang Asrun-Hugua,” terangnya.

Dalam waktu dua bulan, pihaknya akan membangun strategis agar DPC, Kader Partai, Caleg akan diberikan peran masing-masing sehingga paslon Asrun-Hugua menang di Kabupaten Muna.

Wakil Ketua DPD Partai PDIP bidang Pembangunan manusia Iskandar,menambahkan dalam rangka mempersiapkan pilkada tanggal 27 juni mendatang harus menyiapkan beberapa strategis untuk memenangkan paslon Asrun-Hugua.

“Dalam konsolidasi berusaha memenangkan paslon Asrun-Hugua hingga berharap setiap ivent pemilu PDIP memenangkan pertarungan dengan tidak curang,” tambahnya.

Selain Itu, Ketua DPC PDIP Kabupaten, La Ode Sefu menegaskan akan berjuang keras untuk memenangkan paslon Asrun-Hugua.

“Kalau bicara target kemenangan sama halnya mimpi disiang bolong, karena semuanya tidak ada yang pasti, selain itu masalah Asrun-Hugua yang ter OTT (Operasi Tangkap Tangan) oleh KPK hal itu tidak akan mempengaruhi kerja tim,” tegasnya. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today