Wisatawan Domestik Sebut Pulau Sawa Tomia Seksi

image_pdfimage_print

Peliput: Duriani
WAKATOBI, BP – Pulau Tomia menyimpan sejumlah tempat obyek wisata yang hingga kini belum menjadi perhatian khusus pemerintah. Baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah Kabupaten Wakatobi untuk dikembangkan.
Salah satunya yakni pulau Sawa yang masuk dalam wilayah administrasi pemerintahan Kecamatan Tomia. Beberapa wisatawan domestic menyebut Pulau Sawa sebagai pulau tuntas. Pasalnya, saat berada di pulau tidak berpenghuni itu terkesan melupakan semua persoalan.
“Saat kita berada di pulau ini (Sawa, red), semua persoalan baik itu urusan pekerjaan di kantor maupun urusan pribadi terkesan tuntas. Karena kita focus dengan pemandangan dan keunikan pulau Sawa,” terang Vania, warga Kota Jakarta saat berkunjung di pulau Sawa, Jumat (22/3/2018).
Menurut Vania, pulau Sawa termasuk salah satu obyek wisata masa depan Wakatobi. Sehingga pemerintah Kabupaten Wakatobi dituntut untuk melirik pulau Sawa sehingga bisa menjadi tujuan prioritas wisatawan baik itu domestic maupun mancanegara.
“Ini tergantung pemerintah Kabupaten Wakatobi bagaimana melakukan pendekatan dengan pemilik lokasi. Jika ada komitmen kedua belah pihak menjadikan pulau Sawa sebagai obyek wisata, saya yakin pulau Sawa akan jadi prioritas kunjungan wisatawan,” ucap Vania penuh yakin.
Pulau Sawa dengan dikelilingi pasir putih, Vania, meyakini jika bakal menjadi prioritas kunjungan wisatawan. Bahkan akan mempengaruhi angka kunjungan wisatawan di Wakatobi. Karena obyek wisata seperti pulau Sawa jarang dijumpai di Indonesia.
“Obyek wisata pantai seperti pulau Sawa ini jarang kita jumpai diseluruh Indonesia. Kenapa, karena sepanjang pesisir pantai mengelilingi pulau ini adalah pasir putih. Ini harus dijaga agar tidak menjadi obyek wisata prioritas di Wakatobi,” harap Vania.
Vania, menambahkan pulau Sawa sangat menantang adrenalin para pecinta wisatawan laut. Pasalnya, untuk bisa menggapai pulau itu harus menantang ombak dan arus. “Pulau Sawa sangat menantang adrenalin pecinta wisata bahari dan olah raga laut. Karena untuk bisa sampai di pulau ini kita harus melewati ombak dan arus. Yang jelasnya seksi,” pungkas Vania penuh ceria.

X

Pin It on Pinterest

X
Share This