Peliput: Gustam
BAUBAU, BP- Pasca dilantik beberapa minggu lalu menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Baubau, Rahmat Tuta langsung melaksanakan tugas. Langkah awal, ia menekankan bawahannya untuk selalu disiplin.
Meski disadarinya, membawahi tiga kabag dan 15 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) termasuk kecamatan dan kelurahan cukup sulit, Rahmat Tuta optimis mengasilkan kinerja yang memuaskan.
“Saya ini kan pembantunya sekda, jadi saya membawahi tiga kabag yakin kabag kesejahteraan masyarakat (kesra), pemerintahan umum dan hukum,” ungkap Rahmat Tuta kepada Baubau Post, kamis (04/04).
Sebelum melangkah lebih jauh mengawai penerapan program kerja jajarannya, Rahmat Tuta memilih untuk mengedapankan kedisiplinan. Menurutnya, disiplin merupakan pondasi dalam meningkatkan kinerja yang maksimal.
“Tentu di dalam langkah awal tugas saya adalah melakukan pembinaan, salah satunya adalah disiplin pegawai. Di dalam pelaksanaan disiplin itu, saya wajibkan semua staf apel pagi,” katanya.
Selama menjabat, Rahmat Tuta merasakan perubahan yang signifikan. Di bawah instruksinya, jajarannya lebih disiplin. Meski diakuinya, masih ada beberapa oknum yang “nakal” kurang disiplin, tapi itu bisa dimaklumi dengan alasan yang rasional. Namun jika dikemudian hari masih ada oknum yang tidak disiplin, pihaknya terpaksa melayangkan surat teguran.
“Tentu dalam hal ini tidak seperti membalikkan telapan tangan. Kalau ada teman-teman yang belum sadar (disiplin-red), kita berikan teguran secara bertingkat,” ungkapnya.
Untuk diketahui, berikut 15 OPD bawahan Asisten Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Baubau diantaranya Sekretaris Dewan (Sekwan), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Pol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Dinas Sosial, Dinas Pariwisata, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Badan Penanggulangan Bencana Daearh, serta kecamatan dan kelurahan Kota Baubau. (*)

