F2.2 Ari Aprillllllllllllll

Peliput : Amirul

BATAUGA, BP- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Selatan telah melakukan pelipatan kertas suara dan sortir. Sebanyak 7.967 surat suara ditemukan rusak.

Ketua KPU Buton Selatan Ari Apriadi Ashari, mengatakan kebutuhan logistik untuk lima jenis surat suara di Buton Selatan sudah selesai dilipat dan disortir.

Saat ini pihaknya tinggal menghitung masing-masing jenis jumlah surat suara yang rusak.

“Sekarang kita tinggal hitung masing-masing dari jenis surat suara ini, kekurangan yang diakibatkannya rusak, kemudian disitu kita tuangkan dalam berita acara,” ucap Ari Apriadi Ashari saat ditemui belum lama ini.

Dikatakan, berdasarkan surat KPU Busel nomor 32/PP.05-Sd/7415/Sek-Kab/III/2019, perihal laporan dan permintaan pemenuhan kekurangan logistik Pemilu 2019, tercatat ada 7.967 surat suara yang rusak.

Ari mengurai bahwa surat suara Presiden dan wakil presiden yang diterima KPU Busel dari KPU RI sebanyak 59.609, selisih 1.424 surat suara dari permintaan KPU Busel sebanyak 61.033. Saat dilakukan penyortiran pihak KPU menemukan surat suara yang rusak sebanyak 1.582.

Untuk DPD yang diterima jumlahnya sama begitu pula selisihnya, sementara untuk surat suara rusak ditemukan ada 557 surat suara.

Kemudian untuk surat suara DPRD RI Dapil Sultra yang diterima dari KPU RI jumlah sama dengan surat suara yang lain sebanyak 59.609 atau selisih 1.424 surat suara dari permintaan KPU Busel sebanyak 61.033 surat suara. Untuk surat suara yang rusak sebanyak 2.799.

Untuk surat suara DPRD Provinsi Dapil 4 Sultra jumlah yang diterima sama dan ditemukan surat suara yang rusak sebanyak 1.346.

Sementara surat suara DPRD Kabupaten Buton Selatan, yang diterima dari KPU RI untuk Dapil 1 sebanyak 17.227 atau selisih 606 dari kebutuhan yakni sebanyak 17.833. Setelah disortir ditemukan ada 129 surat suara rusak. Dapil 2 sebanyak 15.316 atau selisih 743 dari kebutuhan sebanyak 16.059. Surat suara rusak 131.

Dapil 3 sebanyak 13.265 surat suara atau selisih surat suara sebanyak 35 dari kebutuhan 13.300 surat suara. Setelah disortir ditemukan surat suara yang rusak sebanyak 100. Selanjutnya Dapil 4 sebanyak 13.803 atau selisih 38 dari kebutuhan sebanyak 13.831 suara. Surat suara rusak sebanyak 1.323.

“Jumlah keseluruhan dari 5 jenis surat suara, ditemukan ada 7,967 surat suara yang rusak. Data ini juga diketahui oleh Bawaslu dan Kepolisian karena ikut memantau dan menghitung,” katanya.

Kata Ari selain dengan berita acara, jumlah yang kurang akan dibuatkan surat yang ditujukan ke KPU RI dan KPU provinsi.

Sementara untuk pihaknya belum memastikan waktu pendistribusian logistik ke masing-masing kecamatan di Buton Selatan. KPU Busel terlebih dahulu akan menggelar rapat bersama Bawaslu, Polres Baubau dan Polres Buton.

“Yang jelas setelah ini tentu kita rapat dulu dengan pihak terkait Bawaslu dan Polres (Baubau dan Buton) tentang persiapan pengepakan ke kotak dulu, sembari sortir terakhir, katakanlah terkait jumlah berapa setelah kita masukan ke dalam kotak kemudian kita persiapkan pergeserannya atau distribusi ke masing-masing kecematan H minus 2 atau 1,” jelasnya.

Ia menambahkan, berdasarkan pengalaman Pilgub dan Pilkada sebelumnya, KPU Busel melakukan distribusi ke wilayah terjauh seperti kepulauan Batuatas pada H-2 . Distribusnya dikawal oleh pihak Bawaslu dan Kepolisian.

“Kalau wilayah Siompu, Siompu Barat, Kadatua, Batauga, Sampolawa dan Lapandewa dilakukan H-1,” tutupnya. (*)

Visited 1 times, 1 visit(s) today