F4.3 Petugas Damkar Ilustrasi

Peliput: LM Syahrul

BAUBAU, BP- Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau terus menggenjot pengadaan mobil pemadam kebakaran (damkar) secara bertahap. Hal itu guna menunjang waktu tempuh penyelamatan kebakaran.

Kepala Dinas Pemadam Kebarakan dan Penyelamatan Kota Baubau Tamsir Tamim mengaku, jumlah mobil damkar yang dimilikinya saat ini belum efektif, jika dibandingkan dengan jarak tempuh wilayah Kota Baubau yang luas.

“Kita adakan pelan-pelan, kita sesuaikan juga dengan kondisi daerah. Untuk sementara satu unit dulu, nanti baru kita akan tambah lagi, karena setiap tahun itu, kita pasti akan membutuhkan pemadam, sesui dengan tingkat kepadatan penduduk,” akunya.

Untuk mengefektifkan jarak tempuh pemadam, Tamsir memetakan wilayah Kota Baubau. Dinas Pemadam Kebarakan baka membetuk tiga posko pemadam di Kecamatan Bungi, Sorawolio, dan Betoambari.

“Tentu itu membutuhkan armada yang banyak untuk mendapatkan respon time, artinya waktu tempuh kita bisa di bawah 15 menit saat ada laporan,” ungkapnya.

Saat ini, Damkar Kota Baubau mempunyai satu unit mobil foam yang akan dijadikan ujung tombak saat terjadi kebakaran. “Mobil busa atau mobil foam, ini mobil memang spesial kalau ada kebekaran, dia yang pertama,” tutur Tamsir.

Untuk mengatisipasi kebakaran di bulan ramadan, Tamsir mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewasapdaannya. “Khususnya kompor itu, habis memasak lupa dimatikan. Kelalaian seperti ini sering terjadi karena capek atau lelah berpuasa. Jadi ibu-ibu harus kontrol itu,” tutupnya. (#)

Visited 1 times, 1 visit(s) today