Peliput: LM Syahrul
BAUBAU, BP- Bersama Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM), Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Baubau intens pengawasan takjir di bulan ramadan.
Kepala Disperindag Kota Baubau melalui sekretarisnya Amalia Abibu mengatakan, bersama BPOM, pihaknya mengecek kehigenisan takjil. Hal itu guna mengantisipasi adanya zat kimia berbahaya yang terkandung dalam takjil.
“Bersama BPOM, kita bekerja sama melakukan pengawasan takjil. Karena di takjil kan biasanya bisa menggunakan bahan sintetis, sedangkan pewarna sitetis itu sangat berbahaya,” katanya kepada Baubau Post, selasa (14/05).
Disperindag, kata Amalia, juga intens melakukan pengawan harga pangan di pasaran. Dipastikan, harga dan stok pangan saar ramadan hingga menjelang lebaran stabil.
“Kalau untuk pengawasan, kami setiap minggu turun. Bukan hanya harga bawang saja, tapi semua harga sembako di bulan ramadan ini terus kami pantau,” ungkap mantan Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Baubau itu.
Dalam pengawasannya, lanjut Amalia, jika ditemukan pangan yang tidak layak konsumsi langsung dilakukan penindakan. “Termasuk juga barang-barang yang sudah kedaluwarsa kita lakukan pengawasan,” tutupnya. (#)

