BAUBAU, BP – Aktivitas bongkar muat peti kemas (kontainer) di Pelabuhan Murhun di pertengahan tahun ini menurun. Terhitung triwulan kedua (April-Juni) lebih rendah dibandingkan triwulan kedua (Januari-Maret).
Data yang dirilis Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas 1 Murhum Baubau, Rabu (10/07) tercatat pada triwulan pertama aktivitas bongkar muat sebanyak 3.452 kontainer dengan berat 45.220 ton, dan 4 konteiner yang kosong.
Sedangkan kegiatan muat peti kemas yang terisi sebanyak 926 konteiner dengan berat 17.433 ton dan konteiner yang kosong sebanyak 2.254.
Pada triwulan kedua, aktivitas bongkar yang terisi sebanyak 3.115 konteiner dengan berat 41.772 ton dan 37 konteiner yang kosong.
Sedangkan kegiatan aktifitas muat peti kemas yang terisi 976 konteiner dengan berat 19.902 ton, dan 2296 kontainer kosong.
“Mengalami penurunan bongkar muat tapi kegiatan kontainer cukup bagus dan stabil,” ungkap Kepala Seksi Lalulintas Angkutan Laut dan Pelayanan Jasa KUPP Kelas 1 Baubau, Suparno.
Menurutnya penurunan ini cukup tipis. Penurunan ini dipengaruhi lahan di sisi barat dipakai untuk tempat penyimpanan kontainer yang tidak ada muatan, sedangkan yang terisi diangkut cepat oleh kapal.
“Perusahan peti kemas hanya dua yang beroperasi SPILL dan SRILL, dan di bulan juni ini tidak ada kegiatannya karena bertepatan dengan hari libur,” jelasnya.
Pihaknya berharap, perusahaan kontainer mencari lokasi penumpukan kontainer di luar pelabuhan untuk mengantisipasi kondisi kepadatan pelabuhan kapal penumpang, sehingga kegiatan keluar masuk kontainer bisa ditunda. (#)
Peliput: Saiful

