BAUBAU, BP- SMPN 6 Baubau akan mengikuti kegiatan Asesmen Kompetensi Siswa Indonesia (AKSI) berskala Nasional, yang bakal diselenggarakan dalam waktu dekat.
Kendati demikian, pihak sekolah kesulitan memberikan pelatihan simulasi siswa secara maksimal karena dibatasi oleh minimnya ketersediaan fasilitas komputer sekolah.
” Dari 19 SMP Negeri yang ada di Kota Baubau, tujuh SMP ditunjuk untuk mengikuti kegiatan AKSI di Pusat. Salah satunya ialah SMPN 6 Baubau,” ungkap Kepala SMPN 6 Baubau La Heri saat dikonfimasi Baubau Post, Jumat (19/07).
Guna memaksimalkan persiapan siswa, terlebih dahulu pihak sekolah harus memberikan simulasi secara efektif. Namun, hingga saat ini SMPN 6 Baubau belum memiliki satu unit fasilitas komputer yang memadai, sebagai media penunjang pelaksanaannya. Sehingga, pihak sekolah terpaksa melaksanakan simulasi di SMPN 2 Baubau.
” Ada kegiatan AKSI yang diselenggarakan Oleh Kementrian RI. Jadi sebelum kita ikut kegiatan itu maka siswa harus disimulasi dulu, sebanyak 50 siswa per sekolah. Namun tidak ada lagi komputer yang bisa digunakan, karena semuanya sudah rusak,” jelasnya.
Untuk itu, Heri berharap agar Pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Baubau dapat memberikan bantuan fasilitas komputer yang memadai di tahun pelajaran baru 2019/2020.
” Kami sangat mengharapkan bantuan pemerintah, khususnya Disdikbud Baubau untuk menyediakan fasilitas komputer yang memadai di tahun ini sehingga ketika ada kegiatan yang menggunakan media komputer maka bisa berjalan maksimal,” tutupnya (*)
Peliput: Arianto W

