BAUBAU, BP – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Baubau melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ikan berbahaya di beberapa sentra penjualan ikan, Jum’at (26/07). Sekaligus melakukan sosialisasi door to door kepada penggiat ikan hias dengan menyampaikan dan membagikan brosur tentang jenis-jenis ikan berbahaya atau invasif dan dampaknya terhadap lingkungan.
Koordinator kegiatan Muh Rijal mengatakan, giat yang dilaksanakan merupakan Monitoring Jenis Agen Bersifat Invasif (JABI) dengan tujuan memastikan bahwa Kota Baubau dan sekitarnya aman dari jenis ikan berbahaya dan invasif, yang masuk secara illegal ke kota Baubau melaui Bandara maupun Pelabuhan Laut.
“Adapun tempat yang dijadikan target sidak kami adalah sentra-sentra penjualan ikan hias atau akuarium yaitu CV Malige Akuarium, Akuarium Palatiga, Akuarium Galton, Akuarium Koi, Akuarium Wameo dan Akuarium Murhum,” jelasnya.
Hasil kegiatan menunjukkan sudah tidak adanya ikan jenis berbahaya atau ikan invasif yang dipelihara oleh para hobbies. Tidak seperti tahun lalu, masih adanya ditemukan ikan alligator gar dan ikan sapu sapu yang telah dimusnahkan oleh pihak karantina bersama instansi terkait.
Kepala SKIPM Baubau, Arsal mengatakan bahwa kegiatan monitoring dan sosialisasi wajib dilaksanakan di setiap tahunnyam, karena apabila ikan-ikan itu masuk ke perairan umum akan membahayakan dan dapat mematikan ikan lokal.
Dengan semakin banyaknya para hobbies pecinta ikan hias di Kota Baubau berpotensi adanya permintaan ikan yang dilarang.
“Untuk itu kita selalu menyampaikan kepada para hobbies ikan hias agar tidak memasukkan dan memelihara ikan invasif sesuai dengan yang diatur pada Permen Kelautan dan Perikanan No 41 Tahun 2014 tentang Larangan Memasukkan Jenis Ikan Berbahaya ke Wilayah Indonesia,” imbaunya.
Pihaknya mengajak masyarakat untuk selalu menjaga dan melestarikan ekosistem sumber daya hayati ikan di wilayah Kota Baubau, dengan tidak memikirkan keuntungan semata.
“Kalau bukan kita yang menjaga siapa lagi,” tandasnya. (#)
Peliput: Saiful

