F2.1 Plt Dirut PDAM Busel Thamrin Tamim SPd ST MTFoto : Plt Dirut PDAM Busel Thamrin Tamim SPd ST MT

BATAUGA, BP- Sejak berdiri tahun 2016, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Buton Selatan (Busel) hingga saat ini telah memiliki pelanggan kurang lebih 6000. Tak cukup sampai disitu, PDAM Busel ditahun 2019 menargetkan 10.000 Sambungan Rumah (SR).

Plt Dirut PDAM Busel Tamrin Tamim SPd ST MT, mengatakan disaat PDAM berdiri di 2016 lalu pelanggan masih nol dan belum memiliki jaringan pipa dari sumber air baku ke rumah warga. Namun dengan kepercayaan Pemerintah Daerah (Pemda), guna mewujudkan ketersediaan air bersih ke hingga rumah warga di Busel, Warga di wilayah Lapandewa- Sampolawa ditahun 2018, telah menikmati air bersih karena sudah terpasangnya jaringan pipa dari sumber air baku Desa Gunung Sejuk, yang sebelumnya sulit mendapatkan air bersih.

“Insya Allah tahun 2019 ini akan mencapai 10 ribu SR. Atau 17 persen dari cakupan wilayah administrasi bukan wilayah teknis,” katanya.

Ia menjelaskan, hal ini bisa tercapai karena dukungan dan arahan Plt Bupati Busel dan DPRD Busel. PDAM Busel hingga 2019 mendapat penyerataan modal Rp 18 miliar untuk SR bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah. Busel saat ini tercatat berada pada urutan ke 18 dari 138 daerah penerima bantuan yang sumber dananya berasal dari hibah daerah, untuk program hibah air minum perkotaan yang sumber dana penerimaannya dalam negeri tahun anggaran 2019.

“Untuk memenuhi targetnya itu, PDAM Busel harus menyelesaikan SR dalam sehari sebanyak 67,” tuturnya.

Sementara itu Kabag Teknik PDAM Busel, Jasmin ST mengatakan sesuai agenda proyek, bulan September merupakan batas waktu akhir untuk pemasangan 4000 SR di Busel.

“Harus siap mengalir 4000 SR selama dua bulan ini,” ujarnya.

Wilayah pemasangan SR meliputi di Kecamatan Batauga, Sampolawa, Siompu, Kadatua, dan Batu Atas. Untuk Lapandewa sudah selesai dua tahun diselesaikan. Sekarang dilakukan pembenahan jaringan.

Selain SR, PDAM juga menyiapkan jaringan distribusi sepanjang 60 KM, jika melihat batas waktu maka pemasangan instalasi jaringan dirata-rata perhari satu kilometer.

Dengan batas waktu yang semakin sempit dan beban kerja yang semakin banyak, Jasmin optimis dapat menyelesaikan pekerjaan tersebut tepat waktu.

“Walau beban kerja banyak, namun kami optimis dapat menyelesaikan tugas tepat waktu,” tukasnya.

Peliput : Amirul

Visited 2 times, 1 visit(s) today