BAUBAU, BP- Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kota Baubau akan kembali menggelar Seminar Kajian Optimalisasi Peran dan Fungsi Forum Kewaspadaan Daerah dalam Menangkal Paham Radikal di akhir bulan Agustus nanti.
Sebelumnya, Balitbang telah mengadakan seminar awal pada akhir bulan Juli lalu, dibuka resmi Walikota Baubau Dr HAS Tamrin MH dan dihadiri sejumlah tokoh agama, pemuda, unsur masyarakat, akademisi, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau.
Plt Kepala Balitbang Kota Baubau Amrin Taone mengaku, saat ini pemkot tengah disibukan dengan kegiatan jelang HUT Proklamasi kemerdekaan. Sehingga seminar lanjutan tersebut baru akan sempat diadakan pada akhir bulan nanti.
“Mungkin itu (seminar lanjutan-red) diakhir bulan Agustus, karena saat ini kita masih sibuk dengan kegiatan 17-an,” kata Amrin Taone kepada Baubau Post, senin (12/08).
Saat ini, kata Armin, pihak peneliti dari Universitas Haluoleo (UHO) Kendari tengah fokus merampungkan berkas pendukung seminar tersebut, mengingat banyaknya masukan dari para peserta di seminar awal lalu.
“Mereka lagi merampungkan pelingkupan dari berbagai macam masukan yang kemarin itu (seminar awal-red),” jelas mantan Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Baubau itu.
Sebelumnya, pada seminar awal lalu, Walikota Baubau AS Tamrin menegaskan, Pemerintah Daerah mempunyai tanggung jawab yang besar dalam mewujudkan kedamaian dan keamanan masyarakatnya, sebagaimana tertuang dalam perundang-undangan. Salah satunya dengan menangkal sejak dini masuknya paham radikal.
“UU No 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah menyatakan secara jelas bahwa unsur pemerintah daerah adalah eksekutif dan legislatif yang mempunyai peran dan tanggung jawab yang sama dalam memajukan daerah,” tegasnya.
Ia berharap, dengan adanya seminar tersebut dapat mencegah masuknya paham-paham radikal yang dapat memecah belah mengancam persatuan dan kesatuan masyarakat Kota Baubau.
“Harapam utama Pemkot Baubau dengan seminar tersebut adalah, untuk mewujudkan Kota Baubau yang tertib, aman dan nyaman dan berbudaya dalam upaya percepatan pembangunan,” tandas orang nomor satu di Kota Baubau itu. (*)
Peliput: Gustam

