BAUBAU, BP- Tingginya angka kecelakaan di wilayah Kota Baubau mendapat perhatian tersendiri dari PT Jasa Raharja Baubau.
Sebagai perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bertugas menyantuni korban kecelakaan lalu lintas, PT Jasa Raharja merasa perlu untuk melakukan sosialisasi. Target sasaran kali ini ialah salah satu lembaga pendidikan yang terintegritas unggul yakni SMAN 2 Baubau.
PJ KPJR Kota Baubau Kemal Karman mengatakan program Sosialisasi Keselamatan Berlalu Lintas serta Peran dan Fungsi Jasa Raharja, Selasa (27/08) bekerja sama dengan Satlantas Polres Baubau, menjelaskan presentase angka kecelakaan lalulintas khususnya para pelajar lebih dominan dialami oleh siswa-siswi yang masih usia produktif atau yang masih menduduki bangku kelas XI dan XII.
” Sosialisasi tersebut juga bisa memberikan dampak positif bagi siswa. Selain memahami masalah keselamatan lalu lintas di jalan, diharapkan siswa juga memahami prosedur ketika mengurus santunan Jasa Raharja,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi keselamatan berlalu lintas yang berlandaskan UU No 33 dan 34 tahun 1964 tentang dana kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilakukan pihak Jasa Raharja di SMAN 2 Baubau.
Tujuannya untuk memberikan edukasi kepada siswa tentang tata cara berkendara di jalan yang baik serta memberikan pemahaman tentang fungsi Jasa Raharja.
Kegiatan sosialisasi di sekolah dinilai sangat penting, mengingat banyaknya siswa yang menggunakan kendaraan bermotor, meski usianya belum mencukupi atau belum memiliki surat izin mengemudi (SIM).
“Sehingga,faktor kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin khususnya di kalangan siswa,dan hasil kegiatan ini para siswa dapat menjadi lebih peduli terhadap dirinya, orang lain maupun masyarakat sekitar dalam keselamatan berkendara dan berlalu lintas,” ungkapnya. (#)
Peliput: Saiful

