Peliput:Alyakin
PASARWAJO, BP – Polres Buton terus melakukan penyelidikan terhadap mayat bayi perempuan yang ditemukan masyarakat di pesisir Pantai kelurahan Wakoko Kecamatan Pasarwajo Kabupaten Buton, pada Kamis (09/02) lalu.
Kapolres Buton, AKBP Andi Herman Sik memalui Kasat Reskrim, Hasanuddin SH MH, saat dikonfirmasi Baubau Post Senin (13/02/) mengatakan, hingga saat ini, masi terus melakukan proses penyelilidkan pada kasusu tersebut.
Selain itu, pihaknnya telah mendapatkan ketarangan lima orang saksi dari masyarakat setempat. “Lima orang saksi yang sudah dimintai keterangannya,” katanya singkat
Untuk diketahui, dikutip dari edisi Baubau Post tertanggal 09 Februari 2017, Mayat bayi perempuan tersebut ditemukan oleh warga kemudian menyampaikan kepada Lurah Wakoko sebab masyarakat tidak berani memegang mayat bayi perempuan yang sedang terlentang di atar air laut.
Lurah Wakoko, Aris N SP ditemui Baubau Post di kantor kelurahan membenarkan adanya penemuan mayat bayi perempuan di bibir pantai. Ia menceritakan pada awak media ini tentang penemuan awal mayat bayi di bibir pantai wakoko, Jadi sebelumnya ada warga yang datang beli es batu di rumahnya, Drs La Uku. Lanjut Aris, Kebetulan mungkin embernya kotor kemudian dia pergi kelaut untuk mencucinya, saat mencuci embernya, disitu di lihat ada mayat bayi perempuan yang terlentang di bibir pantai setelah itu kembali dan menyampaikan pada warga sekitaran situ untuk melihatnya.
“Disitulah warga saya pergi untuk melihat mayat bayi perempuan yang terlentang di bibir pantai, setelah membuktikan bahwa ternyata itu ada, lalu warga menyampaikan informasi tersebut karena mereka takut mendekatinya serta untuk mengambilnya,” ucapnya
Mendapat temuan warganya tersebut, L:urah wakoko langsung menyampaikan kejadian tersebut pada Babinkamtibmas yang bertugas di Kelurahan wakoko untuk melihatnya.
Kata dia, Setelah Pihak kepolisian datang dan kepala kelurahan Wakoko, mayat bayi perempuan langsung di ambil kemudian dibungkuskan kain puti lalu disinpan didalam dos dan dibawah kantor di Kelurahan Wakoko.
Mayat bayi perempuan yang dibawah di kantor kelurahan Wakoko untuk menunggu kendaraan, setelah mendaptkan kendaraan mayat bayi perempuan di larikan di RSUD Pasarwajo untuk di optipsi.
Sebelum dibawah di RSUD Pasarwajo, mayat bayi perempuam di bawah dikantor Kelurahan Wakoko dan kepala kelurahan wakoko menyampaikan pada pihak RSUD serta pihak kepolisian jika mayat bayi sudah di lakukan pemeriksaan dan mau dimakamkan karena tidak ada tempat maka pihaknya bersedia memakamkan mayat bayi di lingkungannya.
Salah satu warga kelurahan wakoko, Suhardih dikonfirmasi Media ini mengatakan kita juga tadi kaget setelah mendapat informasih dari warga palele ikan bahwa ada mayat bayi perempuan di laut.
“Jadi kita rame rame datang dipinggir laut untuk melihatnya, tetapi karena kami takut untuk memegannya sehingga meloporkan peristiwa ini sama kepala kelurahan Wakoko,”
Kata dia, setelah datang kepala kelurahan dan kepolisan kami baru berani mengangkatnya dengan menggunakan skopang sebab tidak ada sarung tangan.
Sementara itu, Kapolres Buton AKBP Andi Herman SIK dikonfirmasi Baubau Post di ruang kerjanya menbenarkan adanya penemuan mayat bayi perempuan di bibir pantai oleh masyarakat dikelurahan Wakoko.
Sekitar jam 11.00 Wita, Babinkantibmas mendapatkan laporan dari Masyarakat bahwa telah menemukan mayat bayi perempuan di Kelurahan wakoko di bibir pantai di tepatnya belakang PDAM.
“Mayat bayi perempuan kalau dilihat dari TKP itu masih ada ari-arinya,”katanya.
Mayat bayi perempuan yang ditemukan oleh masyarakat di bubir pantai, apakah itu bayi aborsi atau bukan, karena pihak kepolisian belum bisa memastikannya.
Untuk sementara ini, mayat bayi perempuan masih ditangani oleh pihak RSUD Pasarwajo apakah bayi ini hasil aborsi atau sudah lahir dan sengaja di buang ataukah orang tuanya malu karena aib sehingga kami belum tahu. Karena sampai sekarang masih lidik dan pihaknya berupaya mencari saksi saksi serta meminta keterangan.
“Ya, tetap kita akan menindak lanjuti karena sebenarnya bayi itu kenapa?, sebab bayi itu tidak mungkin jatuh dan jalan sendiri, karena ari-arinya masih ada dan otomatis ini baru lahir,” tutupnya.(*)
