Suasana Usai kegiatan Workshop Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Pelajaran yang diselenggarakan SMAN 3 BaubauSuasana Usai kegiatan Workshop Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Pelajaran yang diselenggarakan SMAN 3 Baubau

Laporan : Hasrin Ilmi
BAUBAU,BP-SMAN 3 Baubau kembali mengagendakan kegiatan Workshop Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Pelajaran pasca pelaksanaan Ulangan Semester ganjil Tahun pelajaran 2021. Kegiatan ini berlangsung di Aula SMAN 3 Baubau pada Rabu (8/12). Kegiatan dibuka langsung oleh Kepala KCD Baubau Busel yang diwakili La Jaman, S.Pd selaku kepala bidang SMA/SMK.

Suasana Usai kegiatan Workshop Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Pelajaran yang diselenggarakan SMAN 3 Baubau
Suasana Usai kegiatan Workshop Pengembangan Instrumen Penilaian Hasil Pelajaran yang diselenggarakan SMAN 3 Baubau


Dalam sambutannya, La Jaman mengharpkan agar kegiatan yang dilaksanakan dapat memberikan kemudahan kepada para guru dalam mengelola hasil penilaian para siswa sebagai bentuk evaluasi kegiatan belajar setiap semester. “Tugas dan kewajiban seorang guru salah satunya adalah penilaian hasil belajar. Semoga kegiatan ini dapat membantu dan memberikan pencerahan kepada peserta untuk melakukan penilaian kepada siswa sekaligus evaluasi kemajuan belajar,” katanya.
Sementara itu, Kepala SMAN 3 Baubau Sitti Yuliana, S.Pd, M.Pd menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan ini. Ia juga berharap agar kegiatan penilaian yang dilakukan oleh guru dapat menjadi acuan bagi para guru untuk melihat sejauh mana keberhasilan kegiatan belajar mengajar.
“Kegiatan ini sudah menjadi agenda dan dianggap penting khususnya bagi para guru untuk melakukan pengelolaan nilai hasil evaluasi belajar siswa. Selain itu agar menjadi bahan pertimbangan untuk melakukan pembenahan dengan melihat nilai siswa agar bisa mencapai target ketuntasan belajar,” kata Sitti Yuliana.
Pada kegiatan Workshop hari pertama, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Dayanu IKhsanuddin Dr. Rasmuin, M.Pd tampil sebagai pemateri dengan materi tentang Penggunaan Aplikasi Dalam Analisis Evaluasi Pembelajaran. Aplikasi yang dirancang untuk memudahkan pengelolaan nilai bagi para guru khususnya penilaian proses belajar. Dalam aplikasi tersebut dijabarkan pula bagaimana penentuan bobot dan skor soal serta analisis yang memberikan pemahaman kepada guru tentang pembuatan soal yang berkualitas serta disesuaikan dengan tingkat kesulitannya.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kolaborasi kami dengan sekolah sekolah dan ini menjadi agenda kerjasama. Karena idealnya Kampus harus memiliki mitra dengan Industri, dan kami dari FKIP harus bermitra dengan Sekolah,” kata Rasmuin.

baca juga: Cuaca Ekstrim di Baubau, Pohon Besar Tumbang di Depan Kantor PDAM Buton
Kepala SMAN 3 Baubau Sitti Yuliana, S.Pd, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada pihak Universitas Dayanu Ikhsanuddin khususnya FKIP yang telah menjalin komunikasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah. Ia juga mengharapkan agar kerjasama ini bisa terus dilaksanakan.(*)

Comments are closed.