F01.5 Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad MonianseWakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse

Laporan: Prasetyo M

BAUBAU, BP-Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Baubau diminta agar membangun draf untuk pengusulan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda). Di mana, regulasi tersebut akan menjadi tindak lanjut dari Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 67 Tahun 2021 tentang penanggulangan Tuberculoasis (TBC).
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya, saat menghadiri dan membuka dengan resmi Seminar Update Diagnosis dan Tatalaksana Tuberculosis. Yang diselenggarakan di Hotel Galaksi INN Baubau, Ahad malam (19/12/2021).

F01.5 Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse
Wakil Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse


“Perpres Nomor 67 Tahun 2021 ini, mengatur tentang tata kerja komponen kesehatan dan stakeholder lainnya untuk menuju eliminasi TBC di tahun 2030. Mestinya kita harus menindaklanjutinya dengan Peraturan Kepala Daerah atau Peraturan Daerah,” ujar La Ode Ahmad Moninase dalam sambutannya.

Ditambahkan, untuk bisa mengeliminasi TBC , tidak bisa hanya satu pihak yang bekerja, namun ada keterkaitan stakeholder lainnya. Dan untuk bisa merangkai partisipasi pihak-pihak lain dalam memerangi TBC di daerah, dibutuhkan komitmen-komitmen yang tertuang secara jelas dalam regulasi tersebut.

“Sekaligus regulasi ini akan menjadi landasan di dalam penganggaran untuk eliminasi itu. Jika IDI Kota Baubau ingin menggagas ini dalam bentuk draf, saya akan mendampingi untuk bisa bersama-sama berdiskusi dengan Kabag Hukum, agar IDI bisa menginisiasi draf Peraturan Kepala Daerah atau Perda sekaligus,” tuturnya.

La Ode Ahmad Monianse juga mengungkapkan, Sumber Daya Manusia (SDM) adalah pilar dan isu utama di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Dan hal tersebut menjadi fokus bagi Kepala Daerah dalam pencapaian Visi lima tahunannya.

Untuk itu, pihaknya sangat mengapresiasi dengan diadakannya Seminar tersebut. Pasalnya, dengan diadakannya seminar tersebut, pihaknya akan mencoba untuk berpikir kembali tentang bagaimana menjaga kualitas SDM. Di mana, TBC merupakan salah satu penyakit yang dapat merusak SDM tersebut, sehingga perlu mendapat perhatian khusus.

baca juga: Kini, Kapal Cepat Baubau-Kendari Memberlakukan Kartu Vaksin Sejak 17 Desember 2021

“Saya mewakili bapak Wali Kota Baubau, mengapresiasi semangat Ikatan Dokter Indonesia Kota Baubau yang suda memberikan kontribusi pemikiran itu. Saya berharap, agar hasil seminar kita pada malam hari ini akan ada output berupa rekomendasi bersama untuk rencana aksi kita dalam upaya penanggulangan Tuberculosis di Kota Baubau,” pungkas La Ode Ahmad Monianse.(**)

Comments are closed.