F08.1 3


Laporan: Ardi Toris

BAUBAU, BP- Pembangunan Kolam Renang di Kota Baubau terus diusahakan oleh pekerja untuk mengejar target dapat digunakan pada Pekan Olahraga Provinsi Sulawesi Tenggara (Porprof) ke 14 yang dilaksanakan di Kota Baubau dan Kabupaten Buton sesuai jadwal akan dibuka pada tanggal 26 November 2022.

F08.1 3

Kolam Renang yang berada di Kelurahan Lowu-lowu, Kecamatan Lea-lea Kota Baubau itu sumber anggaran pembangunan berasal dari APBD Provinsi Sultra sudah mulai dikerjakan bila hitungan mundur dilakukan sejak bulan Juni 2022.

Kolam renang ini merupakan kolam renang pertama yang di bangun di Kota Baubau sebagai sarana olahraga (SOR), makanya tidak heran bila publik menunggu hingga rampung.

Kolam renang ini memiliki panjang 50 meter dengan lebar 21 meter dan kedalaman 1.35 meter hingga 2.50 meter. Kondisi pembangunannya diperkirakan baru mencapai 60 persen.

Meski pun demikian buruh yang mengerjakan kolam renang itu terus berupaya melakukan pekerjaannya untuk mengejar target selesai pada bulan November 2022. Hakl itu tentu saja berkaitan dengan jadwal pelaksanaan Porprof Sultra ke 14

Salah satu pekerja kolam renang yang biasa di sapa Sim mengungkapkan ada 20 pekerja yang dikerahkan untuk menyelesaikan kolam renang itu, “Bahkan besok (jumat-red) akan datang lagi tambahan pekerja 20 orang. Jadi total yang bekerja nanti ada 40 orang,” ucap Sim, Kamis (10/11/2022), ketika di temui Baubau Post di lokasi pembangunan kolam renang.

baca juga: LS, Pencuri Motor di Lr Kehutanan dan Handphone di Katobengke DIciduk Polsek Murhum, Ancamannya 7 Tahun Penjara

Dai pun mengungkapkan kendala mengapa sudah masuk bulan November progres pembangunannya baru mencapai 60 persen? itu disebabkan karena mereka kebanyakan istrahat bila terjadi hujan.

“Kalau hujan kami berhenti bekerja. Kami biasa berhenti bekerja sampai 1 minggu dan itu terjadi berkali-kali. Karena di sini sering hujan seperti itu jadinya. Kalau hujan kolam ini penuh denga air dan itu memerlukan waktu untuk menguras airnya. Begitu kendalanya sampai bisa terhambat ini pekerjaan,” ungkapnya. (*)