366 kAOSKAKI bUSUK Cover

Pewarta: Mashuri

KONAWE, BP- Video viral perkelahian pelajar SMA yang melibatkan dua siswi di Kecamatan Wawotobi, Kabupaten Konawe, Provinsi Sulawesi Tenggara yang terjadi pada Senin (13/02/2023) penyebabnya karena kaos kaki.

Awalnya video yang beredar dimedia sosial itu terlihat kedua siswa berkelahi di lokasi sepi pinggir jalan dan tidak ada pemukiman warga.

366 kAOSKAKI bUSUK Cover

Kapolsek Wawotobi Iptu Hamsar ketika dikonfirmasi via ponsel mengungkapkan perkelahian tersebut terjadi di Jalan 40, Kecamatan Wawotobi.

Namun video perkelahian viral di media sosial (medsos) pada Rabu (15/2).

“Sebenarnya peristiwanya terjadi pada tanggal 13 Februari 2022, namun video yang beredar di Medsos diuanggah pada tanggal 15 Februari 2022.

Informasi awalnya itu masalah kaos kaki, salah satu siswi ini tidak terima kaos kakinya dibilangkan bau, makanya janjian ketemu di luar,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Wawotobi, Kaifan Syah membenarkan bahwa kedua pelajar tersebut adalah siswi-siswinya yang duduk di bangku kelas 10.

Kedua pelajar itu telah mencoreng nama baik sekolah. Sehingga, pihaknya akan memberikan sanksi kepada yang bersangkutan sebagai efek jera.

“Kejadiannya di luar jam sekolah tanpa sepengetahuan kami, sehingga masalah ini akan diselesaikan secara kekeluargaan dengan memanggil kedua orang tua yang bersangkutan,” sambungnya.

Dalam video berdurasi kurang lebih 1 menit 5 detik tampak kedua siswi tersebut masih mengenakan seragam salah satu SMA di Kabupaten Konawe.

Keduanya saling jambak rambut hingga saling gulat di rerumputan. Keduanya adu jotos di tepi jalan kawasan perkebunan warga.

Ada beberapa pelajar yang ikut menyaksikan perkelahian itu. Mereka melerai keduanya setelah salah satu pelajar tidak berdaya usai dihajar habis-habisan oleh lawannya.

Setelah video pertama beredar, beberapa hari kemudian tepatnya Kamis (16/02/2023) Video perkelahian dua siswi di SMAN 1 Wawotobi dalam ruang kelas kembali beredar di media sosial (medsos).

Rupanya video ini adalah awal dari kecekcokan dari kedua siswi tersebut yang berkelahi gara-gara perkara bau kaos kaki.

Setelah peristiwa perkelahian di dalam kelas , salah satu siswi yang berkelahi itu memanggil lawannya bertemu di luar sekolah untuk menyelesaikan masalah.

Saat itu, salah satu diantara mereka mengira pemanggilan itu hanya untuk menyelesaikan masalah tersebut secara baik-baik.

Namun sampai di salah satu jalan kawasan perkebunan warga, keduanya justru terlibat saling jambak rambut lagi.

Dalam video beredar, keduanya berkelahi, salah satunya terjatuh kemudian melayangkan pukulan berulang kali.

Di lokasi kejadian, ada sejumlah pelajar lainnya yang masih menggunakan seragam sekolah.

Mereka sempat menonton dan merekam perkelahian itu sebelum dilerai.

Bahkan, salah satu siswi merekam keduanya hingga video perkelahian di lokasi itu viral di medsos pada Rabu (15/2/2023).

“Jadi, ada dua video itu. Video dalam kelas itu yang pertama. Kemudian video yang kedua itu di luar sekolah,” kata salah satu siswa yang tak ingin disebut namanya.

Akibat kejadian itu, salah satu siswi mengalami lebam di badannya dan telah menjalani perawatan medis.

baca juga: Profil Kepsek SDN 1 Laompo Busel Rosdiana SPd, Mengelola Sekolah Seperti Mengelola Rumah Tangga

Namun saat ini, sang siswi tidak lagi pergi ke sekolah dan lebih sering mengurung diri dalam kamar.

Sementara itu, Kepala sekolah SMA Negeri 1 Wawotobi, Kaifan Syah mengatakan ia belum mengetahui perkelahian dalam ruangan kelas.

Setahu dia, perkelahian dua siswinya itu hanya terjadi di luar jam sekolah.(*)