F01.2

Peliput: Alyakin

BAUBAU, BP – Kepala Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Nganganaumala Husmin SPd optimis pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) pada tahun 2022 tidak bermasalah, sebab bila terdapat temuan dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI maka sekolah mendapatkan teguran dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Diskbud) Kota Baubau Sulawesi Tenggara (Sultra).

F01.2

“Kalau ada temuan dari BPK RI, kita ditegur langsung sama Dinas Pendidikan, tapi sampai sekarang tidak ada,” ungkap Husmin, ketika ditemui Baubau Post di kantornya, Jumat (17/02/2023).

Disisi lain, pertanggung jawaban pengelolaan dana BOS mestinya dibebankan pada kepala sekolah sebelumnya. Pasalnya, Ia baru baru menjabat 4 bulan setelah dilantik Walikota Baubau La Ode Ahmad Monianse.

“18 November 2022 saya baru masuk, karena 10 bulan lalu itu Kepsek yang lama, bukan saya yang bertanda tangan. Pertanggung jawaban saya sekitar Rp 2,4 Juta.” jelasnya.

Meski baru menjabat di SDN 2 Nganganaumala Husmin tidak menemukan adanya kendala pada pengelolaan dana BOS.

“Saya tanya bendaharaku, tidak ada masalah, dan pengelolaan keuangan saya serahkan semuanya sama bendahara.” katanya.

Terpisah, Bendahara SDN 2 Nganganaumala Rilani ditemui Baubau post, Senin (20/02/2023) mengatakan laporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS dikumpul di Dinas Pendidikan, kemudian di bawah ke Badan Pengelola Keuangan Dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Baubau
untuk dilakukan pemeriksaan oleh BPK RI.

“Kita tidak diperiksa satu-satu begitu, hanya diminta saja laporannya untuk dikumpul Dinas Pendidikan baru di periksa BPK RI,” katanya.

11 Februari 2023, kata dia, berkas laporan pertanggungjawaban dana BOS telah diserahkan di Disdikbud dan dana yang dikelola sekitar Rp 245 juta.

baca juga: Kepsek SDN 1 Masiri Busel Jalaluddin Lulusan Penyedia ACT Unhalu, Merupakan Guru Bantu Pertama di Buton

Informasi yang dihimpun media ini bahwa BPK RI melakukan pemeriksaan administrasi pada pengelolaan keuangan daerah Kota Baubau selama 25 hari. Dalam pemeriksaan tersebut SDN 2 Nganganaumala ditemukan keterlambatan membayar pajak pada pengelolaan dana BOS sehingga dijadikan temuan.(*)