Hadapi Pemilu 2024, Polres Baubau Petakan 12 Titik Daerah RawanHadapi Pemilu 2024, Polres Baubau Petakan 12 Titik Daerah Rawan

BAUBAU, BP – Kapolres Baubau AKBP Bungin Masokan Misalayuk telah mengkanalisasi beberapa titik Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang rawan pada pemilihan umum (Pemilu) 2024 mendatang. Untuk mengantisipasinya, Polresta Baubau bakal mendirikan posko pengamanan. “Hadapi Pemilu 2024, Polres Baubau Petakan 12 Titik Daerah Rawan.”

Demikian dikatakan Kapolres Baubau, AKBP Bungin Masokan ketika dikonfirmasi Durasitimes.com deklarasi pemilu damai pemilu 2024 dan latihan simulasi Sistim Pengamanan (Sispam) Kota di wilayah hukum Polres Baubau yakni Kota Baubau dan Kabupaten Buton Selatan (Busel).

Hadapi Pemilu 2024, Polres Baubau Petakan 12 Titik Daerah Rawan
 Kapolres Baubau AKBP Bungin Masokan, Hadapi Pemilu 2024, Polres Baubau Petakan 12 Titik Daerah Rawan

“Pada prinsipnya kami sudah mengkanalisasi, ada beberapa titik TPS yang rawan. 12 titik daerah rawan, Rawan itu bukan karena situasi eskalasi lingkungan namun dikondisikan karena aspek Geografis , agak berjauhan,” ungkap Kapolres Baubau, AKBP Bungin Masokan. Kamis (12/10/2023).

Orang nomor satu di Polres Baubau ini menegaskan, pihaknya mengantisipasi dan bertindak tegas, bila pelaksanaan pemilu 2024 akan terjadi gangguan gangguan oleh kelompok tertentu yang tidak mau pelaksanaan pemilu berjalan dengan damai.

“Potensi kerawanan, sudah kami petakan dan kami telah mengantisipasi dengan menempatkan personil, yang nanti rencananya sesuai dengan agenda penetapan Pemilu berjalan sampai 2024.” katanya.

Pemilu 2024, Polres Baubau mendirikan posko mantap brata, masyarakat bisa mengadukan pada pihak berwenang bila terdapat gangguan – gangguan jelang pemilihan. Selain itu, terdapat juga sentral gagumdu, Penegakan hukum terpadu yang terdiri dari kepolisian, kejaksaan dan Bawaslu.

“Tentu saja kita wajib netral, masyarakat agar memilih secara cerdas, dalam pelaksanaan, kita juga mengantisipasi gangguan yang disebabkan dari yang tidak diterima satu paslon,” katanya.

baca juga:

Kendati demikian, untuk anggaran dalam pengamanan pemilu 2024, Pihaknya sementara berkordinasi dengan mabes polri dan Pemerintah Daerah (Pemda) Kota Baubau.

“Sementara kita sedang berkordinasi dengan mabes polri dan pemerintah daerah, sementara berproses.” tutrunya.(*)

 

Berita Lainnya:

BAUBAU, BP – Demi mensukseskan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Diskucapil) Kota Baubau di bawah kepemimpinan Arif Basari gencar menjemput bola dalam perekaman cetak KTP-E di Sekolah Menengah Atas (SMA), khususnyadi wilayah kepemimpinan PJ Wali Kota Baubau, Rasman Manafi. “Sukseskan Pemilu 2024, Diskucapil Kota Baubau jemput Wajib KTP-El di Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan.”

Kepala Diskucapil Kota Baubau, Arif Basari mengatakan, saat ini pihaknya fokus melakukan rekam cetak KTP-E bagi pemili pemula dengan perolehan suara terbanyak di sekolah.

Sukseskan Pemilu 2024, Diskucapil Kota Baubau jemput Wajib KTP-El di Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan
Sukseskan Pemilu 2024, Diskucapil Kota Baubau jemput Wajib KTP-El di Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan

“Alhamdulillah, kemarin sudah selesai di SMAN 1 Baubau. Kita fokus pada sekolah yang pemili pemula dengan perolehan suara terbanyak,” kata Arif Basari ketika di konfirmasi Baubau post di ruang kerjanya, Kamis (05/09/2023).

UCAPAN SELAMAT

Alhasil, 104 siswa dan siswi di SMAN 1 Baubau yang belum terekam, dari 239 wajib KTP-E. Menurutnya, terdapat kendala dalam proses rekam cetak KTP-E.

“Ini ada beberapa kendala, apakah siswanya malas mengurus atau ada hal hal lain, mengakibatkan mereka tidak mau melakukan perekaman, padahal sudah wajib merekam.” katanya

Olehnya itu, pihaknya berharap kepada masyarakat yang telah berusia 16-17 tahun keatas agar melakukan rekam cetak KTP-E baik di Diskucapil Kota Baubau, dan pembuatan KTP-E tidak dipungut biaya alias gratis. Sebelum NIK di non aktifkan.

“Ini tidak dipungut biaya, kami datang disekolah sekolah, tidak perlu datang di Diskucapil, Boleh lapor di pihak kelurahan, atau datang di Diskucapil. Kalau tidak mau kesini, silakan berkumpul di kelurahan, kami datang,” Katanya.

Setelah melakukan rekam cetak KTP-E di SMAN 1 Baubau, Diskucapil Kota Baubau melakukan rekam cetak KTP-E di SMAN 2 Baubau, kemudian dilanjutkan pada SMAN yang pemili pemula dengan perolehan suara terbanyak.

baca juga:

“Insyaallah senin depan di SMAN 2 baubau, datanya sekitar 500 siswa, rencananya dua minggu, kita berkantor lagi disana, yang kita rekam usia 16 tahun, pada saat pemilu 2024, kita juga rekap,” katanya.

“Jadi kita rekap pada usia 17, Karena mungkin pada hari H, dia sudah bisa memilih, kita cetak. kita bawahkan, Untuk bisa menyalurkan aspirasi Pemilih di TPS.” Katanya mengulangi.

Disamping itu, Disdukcapil Kota Baubau berkalborasi dengan KPU Kota Baubau agar wajib pilih atau wajib KTP-E dapat mencapai 90 persen ke atas. Sebab menyalurkan hak pilih di di TPS adalah KTP-E. Kemudian, data dari Diskucapil baubau saat ini, sebanyak 160 232 jiwa penduduk, wajib KTP- E sebanyak 110.392. Yang sudah melakukan rekam cetak, sebanyak 150.030. Dan yang belum rekam cetak KTP-E sebanyak 5.362 atau sekitar 90 persen.

“Ini kerja berat kita, saya berharap para lurah dan RT RW menghimbau masyarakatnya yang belum rekam cetak KTP-e, agar mencetak, Diskucapil atau kami yang datang di kelurahan boleh, ” tutupnya. (*)