Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 26 Agustus 2026Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 26 Agustus 2026

Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 26 Agustus 2026
 

baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 26 Agustus 2026 Versi PDF

 

baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 26 Agustus 2026

01 9 02 9 03 9 04 9 05 9 06 9 07 9 08 8

baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:

  1. Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 24 Agustus 2026
  2. Koran Online Baubau Post Edisi 20 Agustus 2026

baca berita lainnya:

Empat Siswa Jadi Andalan Kepsek Nursida Bawa SDN 2 Baadia-Baubau Sampai Berprestasi di Tingkat Nasional, SD Negeri 2 Baadia Siap Jadi Penggerak Karakter Anak di SultraEmpat Siswa Jadi Andalan Kepsek Nursida Bawa SDN 2 Baadia-Baubau Sampai Berprestasi di Tingkat Nasional, SD Negeri 2 Baadia Siap Jadi Penggerak Karakter Anak di Sultra

 

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – SD Negeri 2 Baadia, Kota Baubau, ditetapkan sebagai salah satu wakil Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam ajang Sahabat Sekolah Dasar 2026 tingkat nasional. Sekolah tersebut lolos setelah melewati rangkaian seleksi yang menitikberatkan pada penerapan Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari. “Empat Siswa Jadi Andalan Kepsek Nursida Bawa SDN 2 Baadia-Baubau Sampai Berprestasi di Tingkat Nasional, SD Negeri 2 Baadia Siap Jadi Penggerak Karakter Anak di Sultra,”

Empat Siswa Jadi Andalan Kepsek Nursida Bawa SDN 2 Baadia-Baubau Sampai Berprestasi di Tingkat Nasional, SD Negeri 2 Baadia Siap Jadi Penggerak Karakter Anak di Sultra
Empat Siswa Jadi Andalan Kepsek Nursida Bawa SDN 2 Baadia-Baubau Sampai Berprestasi di Tingkat Nasional, SD Negeri 2 Baadia Siap Jadi Penggerak Karakter Anak di Sultra

Keberhasilan itu berawal dari penjaringan yang dilakukan sekolah setelah menerima informasi program melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau. Dari enam sekolah dasar di Kota Baubau yang mengikuti seleksi, SD Negeri 2 Baadia menjadi satu-satunya sekolah yang melaju ke tahap berikutnya setelah mengirimkan video aktivitas peserta didik.

Kepala SD Negeri 2 Baadia, Nursida, S.Pd., M.Pd., mengatakan sekolah memilih empat siswa kelas V yang dinilai memiliki kemampuan beragam, mulai dari Polisi Cilik (Pocil), seni suara, fashion, hingga olahraga. Keempatnya ialah Muhammad Nur Arafat Purnama, Wa Ode Amiratun Azkiyani Mbone, Yumn Mulyadin, dan Anandita Zahra.

“Dari penjaringan itu kami menemukan empat anak yang memiliki berbagai karakter dan keterampilan. Ada yang menjadi Polisi Cilik, suka menyanyi solo, memiliki kemampuan di bidang fashion, hingga berprestasi dalam bulu tangkis melalui O2SN,” kata Nursida saat diwawancarai Baubau Post, Rabu (19/8/2026).

3 11

Muhammad Nur Arafat Purnama mengikuti lomba Pocil dan tengah menjalani pelatihan di Polres Baubau. Wa Ode Amiratun Azkiyani Mbone mewakili sekolah pada FLS3N cabang menyanyi solo, Yumn Mulyadin pada cabang bulu tangkis, sedangkan Anandita Zahra mengikuti lomba fashion show. Keempat siswa itu juga disebut memiliki prestasi akademik sebagai juara kelas.

Seleksi tingkat Sultra berlangsung berjenjang. Dari 129 sekolah dasar yang mengikuti seleksi provinsi, enam sekolah lolos tahap pertama. Setelah melalui penilaian video dan wawancara, SD Negeri 2 Baadia bersama SD Negeri 12 Gu, Kabupaten Buton Tengah, ditetapkan sebagai wakil Sultra di tingkat nasional.

Bagi SD Negeri 2 Baadia, program tersebut bukan sekadar kompetisi, melainkan sarana membangun kebiasaan anak melalui bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu. Sekolah melibatkan orang tua melalui jurnal aktivitas harian untuk memantau penerapan kebiasaan tersebut di rumah. “Kebiasaan bangun pagi tidak bisa hanya dilakukan oleh anak, tetapi harus bersinergi dengan orang tua. Karena itu kami membuat jurnal aktivitas harian yang diisi oleh orang tua,” ujar Nursida.

1 10

Pembina SD Negeri 2 Baadia, Salmiani, S.Pd., mengatakan proses seleksi dimulai dari video yang menggambarkan aktivitas siswa sejak bangun pagi hingga tidur tepat waktu, kemudian dilanjutkan wawancara. Setelah ditetapkan sebagai Sahabat Sekolah Dasar tingkat nasional, sekolah mulai menyiapkan aksi nyata dengan melibatkan lingkungan pendidikan melalui sinergi sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. “Pencapaian ini menjadi motivasi bagi SD Negeri 2 Baadia untuk terus memperkuat pendidikan karakter dan membiasakan peserta didik menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

baca juga:

  1. AZKO Hadir di Baubau, Perluas Akses Solusi Rumah dan Gaya Hidup bagi Masyarakat Pulau Buton …
  2. Wacana Revisi UU Pemilu, Eksistensi Bawaslu Kabupaten/Kota Dinilai Harus Dipertahankan dan Diperkuat

Secara nasional, Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat resmi diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 27 Desember 2024 sebagai bagian dari upaya membentuk generasi sehat, cerdas, dan berkarakter menuju Indonesia Emas 2045. Program Sahabat Sekolah Dasar 2026 sendiri menempatkan murid sebagai agen perubahan dan menggabungkan gerakan tersebut dengan Gerakan Rukun Sama Teman. Dalam konteks global, gagasan pendidikan yang mengembangkan kepribadian, bakat, kemampuan mental dan fisik anak juga telah menjadi prinsip internasional sejak Konvensi Hak Anak PBB diadopsi pada 20 November 1989.(*)

 

Visited 6 times, 3 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *