Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 27 Agustus 2026
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 27 Agustus 2026 Versi PDF
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 27 Agustus 2026

baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:
baca berita lainnya:

Keterwakilan tersebut menjadi apresiasi atas penerapan pembiasaan karakter di lingkungan SD Negeri 2 Baadia. Kepala Dinas Pendidikan Kota Baubau La Mane mengatakan program tersebut tidak semestinya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi bagian dari perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.
“Program ini merupakan perpaduan pembiasaan anak-anak dalam kehidupan sehari-hari yang bertujuan membentuk anak yang disiplin dan berakhlak mulia,” kata La Mane kepada Baubau Post, Rabu (19/8/2026).
Menurut La Mane, capaian itu ditandai dengan penyerahan piagam penghargaan tingkat provinsi serta pemasangan selempang kepada empat siswa yang selanjutnya akan mewakili Sultra pada kegiatan nasional. Ia menilai keterlibatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembentukan karakter dapat dilakukan melalui kebiasaan sederhana yang diterapkan secara konsisten di sekolah.

Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat mencakup bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur cepat. Pemerintah merancang pembiasaan tersebut untuk membentuk anak yang sehat secara fisik dan mental, cerdas, disiplin, mandiri, serta memiliki kepedulian sosial.
Secara nasional, gerakan tersebut diluncurkan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 27 Desember 2024 di Jakarta. Pemerintah menempatkannya sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045. Setahun sebelumnya, pada November 2024, program serupa telah diperkenalkan sebagai salah satu pendekatan penguatan karakter sekaligus pencegahan kekerasan di lingkungan satuan pendidikan.
La Mane berharap keberhasilan SD Negeri 2 Baadia dapat mendorong satuan pendidikan lain di Kota Baubau memperkuat pembiasaan positif sejak jenjang sekolah dasar. Menurut dia, karakter tidak terbentuk secara instan, melainkan melalui praktik yang dilakukan berulang dan melibatkan sekolah, keluarga, serta lingkungan sosial anak.
baca juga:
- Wali Kota H Yusran Fahim Launching Bantuan Pangan 445,5 Ton Beras Yang Disalurkan Bulog …
- Wacana Revisi UU Pemilu, Eksistensi Bawaslu Kabupaten/Kota Dinilai Harus Dipertahankan dan Diperkuat
“Piagam yang diserahkan ini dari tingkat provinsi untuk menuju tingkat nasional sekaligus mewakili Sultra,” ujarnya. Kegiatan di Jakarta pada September mendatang sekaligus menjadi ruang bagi empat siswa tersebut untuk menunjukkan praktik pembiasaan karakter yang telah diterapkan di sekolah mereka.

La Mane mengapresiasi peran guru, orang tua, sekolah, dan para siswa dalam menjalankan program tersebut. Ia berharap keberangkatan empat siswa SD Negeri 2 Baadia tidak hanya menjadi capaian sekolah, tetapi juga menjadi pemantik bagi peserta didik lain di Baubau untuk membangun kebiasaan positif sebagai bagian dari pembentukan generasi masa depan.(*)


