F04.2 Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buton Tengah LM Zamrud SSos 1Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buton Tengah LM Zamrud SSos

LABUNGKARI – Pemerintah Daerah Kabupaten Buton Tengah melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Buton Tengah, terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan di Buteng, mengingat besarnya angka kemiskinan pada warga Buteng yang saat ini mencapai puluhan ribu jiwa.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buton Tengah LM Zamrud SSos mejelaskan, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), tercatat ada sekitar 46.544 masyarakat Buteng masih dalam kategori miskin, untuk itu Dinsos Buteng akan melakukan berbagai upaya untuk menekan dan mengurangi jumlah angka tersebut.

“BPS mencatat sekitar 46.544 rakyat Buton Tengah masih dikategorikan miskin, ini merupakan angka yang cukup besar bagi daerah ini, sehingga kedepannya kami akan berusaha untuk menguranginya.” ungkapnya belum lama ini.

Menurut Zamrud, salah satu langkah strategis yang dapat dilakukan untuk mengurangi angka kemiskinan yakni dengan cara memberdayakan Kelompok Usaha Bersama (Kube), melalui pengucuran bantuan modal usaha, sehingga masyarakat diharapkan dapat mengelola dan mengembangkan usaha sesuai dengan bakat dan minat masing-masing.

“jika kelompok Kube ini diberdayakan, maka ini bisa juga mengurangi angka kemiskinan karena setiap kelompok mendapatkan bantuan Rp 20 juta untuk modal usaha.” ucap Zamrud.

Tidak samapai disitu, Zamrud meyakini jika kelommpok memiliki tata cara yang bagus dalam mengelola keuangan, maka pemerintah atas akan menambahkan modal untuk kemajuan usaha masyarakat.

Belajar dari pengalaman yang sering terjadi di masyarakat, dikatakan bahwa sebagian masyarakat ada yang menyalahgunakan pemberian bantuan modal oleh dari pemerintah, hal inilah yang membuat masyarakat tidak berkembang meskipun sudah mendapat bantuan yang cukup.

“Namun, masih ada sebagian masyarakat tidak mengerti dan nakal, saat mereka menerima uangnya Rp 20 juta, mereka membagi-bagikan dengan kesemua anggotanya, sehingga usahanya tidak berkembang.” jelasnya.

Berangkat dari hal tersebut, Dinsos Buteng kedepannya akan giat melakukan sosialisasi ketiap lapisan masyarakat. Kiat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat luas, agar bantuan yang diberikan oleh pemerintah dapat dipergunakan dengan baik dan tepat sasaran.

“Kedepannya kami akan turun sosialisasi ke masyarakat, supaya paham dan tidak ada lagi kelompok yang membagikan uangnya setelah mendapat bantuan modal.” pungkasnya. (BAUBAUPOST.COM)

Visited 1 times, 1 visit(s) today