BAUBAU, BP – Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) menggelar kegiatan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) se-Kota Baubau, yang dipusatkan digedung aula Kantor Aula Walikota, Selasa (4/11/2025). “DP3A Gelar Gabungan Organisasi Wanita se-Kota Baubau Agar Bisa Bekerja Sama Bangun Baubau,”

Kegiatan tersebut sebagai upaya memperkuat peran dan sinergitas antarorganisasi perempuan dalam mendukung pembangunan daerah guna mendorong peningkatan kualitas serta partisipasi aktif kaum wanita di berbagai bidang.
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPA) Kota Baubau Abdul Rahman mengatakan, GOW sebagai upaya mempererat sinergi antarorganisasi perempuan sekaligus memperkuat peran wanita dalam pembangunan daerah.
“Kegiatan ini (GOW) salah satu bentuk mengumpulkan organisasi untuk saling bekerja sama,”beber Rahman saat diwawancara pada awak media.
Rahman menambahkan, kegiatan tersebut menjadi wadah penting untuk memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarorganisasi wanita, agar mampu berkontribusi lebih luas dalam mendukung program pemerintah daerah, terutama dalam pemberdayaan masyarakat.
“Jadi mereka punya visi misi salah satunya ialah menurunkan angka kekerasan pada wanita dan anak,” ungkapnya.
Kadis DPPPA Baubau menegaskan, bahwa pemerintah sangat mendukung peran perempuan dalam pembangunan, karena wanita memiliki posisi strategis dalam kehidupan sosial, ekonomi, dan budaya masyarakat.
“Kedepannya kita adakan pelatihan untuk GOW terkait dengan pendampingan dengan permasalahan yang ada di Kota Baubau,”pungkasnya.
baca juga:
- APBD Perubahan Pemkot Baubau TA 2025 Ditetapkan, Kontribusi PAD Capai 15,80 Persen
- Rustini Muhaimin Beri Sembako, Selimut, Handuk dan Uang Transport untuk Warga Miskin, Difabel dan Lansia di Baubau
Melalui kegiatan ini, kata dia, diharapkan GOW Baubau dapat menjadi motor penggerak bagi tumbuhnya berbagai kegiatan positif yang memperkuat solidaritas, kreativitas, dan kepemimpinan perempuan di Kota Baubau.
“Jadi GOW bisa bersama-sama dengan Pemkot dalam menyelesaikan permasalahan wanita dan anak apalagi Walikota Baubau mencanangkan bekerja bersama,” tutup Rahman.(*)
Galeri Foto
Baca Berita Lainnya:
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Tinjau Yonif 823/Raja Wakaka, Siapkan Markas Baru di Sorawolio

Kunjungan ini menjadi bagian dari peninjauan pembangunan markas baru Batalion Infanteri (Yonif) 823/Raja Wakaka yang tengah dibangun di Kecamatan Sorawolio kota Baubau.
Menhan tiba di Bandara Betoambari Baubau menggunakan pesawat jet milik TNI AD sekitar pukul 10.30 WITA. Kedatangannya disambut langsung oleh Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, S.E., Wakil Wali Kota Baubau Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc., serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Baubau.
Dari bandara, Menhan bersama rombongan langsung menuju markas sementara Yonif 823/Raja Wakaka di Gedung Pancasila, Kecamatan Wolio.
Di lokasi tersebut, Menhan menyempatkan diri makan siang bersama prajurit dan jajaran TNI AD sebelum memberikan pengarahan.
Dalam arahannya, Sjafrie menekankan pentingnya semangat pantang menyerah dan loyalitas prajurit kepada bangsa dan negara.
“Kalian berasal dari rakyat, maka jangan pernah menyakiti rakyat. TNI harus hadir untuk melindungi dan membantu masyarakat,” pesannya di hadapan para prajurit.
Ia juga memberikan motivasi kepada prajurit muda agar terus meningkatkan disiplin dan profesionalisme.
“Saya berharap di antara kalian suatu saat nanti ada yang menjadi Komandan Batalion 823 Raja Wakaka. Jadilah prajurit yang tangguh, siap bertugas di mana pun demi bangsa dan negara,” ujarnya.
Dalam keterangannya kepada wartawan, Menhan Sjafrie mengatakan bahwa pembangunan batalion di Baubau merupakan bagian dari penguatan pertahanan nasional.
“Kebetulan di sini ada batalion yang sedang kita bangun. Kami berterima kasih kepada pemerintah daerah yang telah meminjamkan tempat sementara untuk prajurit Raja Wakaka sambil menunggu markas barunya selesai,” ujar Sjafrie.
Ia menjelaskan bahwa, progres pembangunan markas baru telah mencapai sekitar 70 persen dan diperkirakan rampung pada akhir tahun ini.
“Fasilitasnya lengkap tempat tinggal, ruang kerja, dan area latihan. Jadi nanti Baubau akan memiliki salah satu batalion terbaik di Indonesia,” tambahnya.
Sjafrie juga menegaskan bahwa pembangunan batalion di berbagai daerah merupakan bagian dari strategi pemerataan kekuatan pertahanan nasional.
“Indonesia ini negara yang luas. Kita punya kewajiban menjaga kedaulatan di setiap wilayah. Idealnya, satu kabupaten dijaga oleh satu batalion yang berisi sekitar seribu personel. Ke depan, kita menargetkan penempatan hingga 150 batalion di seluruh Indonesia,” jelasnya.
baca juga:
APBD Perubahan Pemkot Baubau TA 2025 Ditetapkan, Kontribusi PAD Capai 15,80 Persen
Kelompok Pengrajin Tenun Sulaa Kota Baubau Dapat Bantuan Dari Wapres RI Gibran Rp 100 Juta
Menutup kunjungan kerjanya, Menhan mengaku bangga dengan prajurit Yonif 823 Raja Wakaka yang tetap disiplin dan aktif membantu masyarakat.
“Saya senang berada di Baubau karena prajurit saya di sini berkontribusi nyata dalam membantu masyarakat,” tutur Sjafrie sebelum bertolak kembali melalui Bandara Betoambari Baubau.(*)








