Baubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi UsahaBaubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi Usaha

BAUBAU, BP — Pemerintah Kota Baubau kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor UMKM melalui pembukaan Festival UMKM Portal Ramadhan 2026 yang digelar di pelataran Gedung PLUT KUKM, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim. “Baubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi Usaha,”

Baubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi Usaha
Baubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi Usaha

Festival tahunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis kerakyatan, terutama pada momentum Ramadhan ketika aktivitas perdagangan masyarakat meningkat.

Dalam acara pembukaan, tampak hadir para pemangku kepentingan daerah, mulai dari Anggota DPRD Kota Baubau, Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, organisasi wanita, hingga ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor.

Wali Kota Baubau menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran signifikan dalam struktur perekonomian daerah. Menurutnya, ribuan pelaku usaha yang tersebar di wilayah Baubau telah menjadi pilar penting ketahanan ekonomi masyarakat. “UMKM adalah kekuatan nyata ekonomi daerah kita. Mereka kreatif dan tangguh,” ujarnya.

Pentingnya pemberdayaan UMKM, lanjut Yusran, menjadi alasan pemerintah terus berupaya menciptakan ruang promosi hingga penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah meningkatnya kompetisi ekonomi regional maupun nasional.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi multisektor. Peran pemerintah, dunia usaha, BUMN, media, dan masyarakat dianggap sebagai kunci keberlanjutan ekosistem UMKM yang sehat. “Kemitraan adalah fondasi. Tidak ada sektor yang bisa bergerak sendiri,” katanya.

5 3

Festival Portal Ramadhan 2026 disebut sebagai langkah konkret pemerintah dalam membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM. Selain mempromosikan produk, kegiatan ini juga mendorong peningkatan kualitas, kreativitas, dan inovasi produk lokal.

Yusran juga berharap festival tersebut mampu melahirkan wirausaha baru, khususnya generasi muda yang dinilai semakin adaptif dalam memanfaatkan peluang usaha. “Kami mendorong agar muncul wirausaha baru yang bisa membaca peluang yang belum tergarap,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ia mengimbau agar para peserta memanfaatkan fasilitas PLUT KUKM secara maksimal. Gedung tersebut dirancang sebagai pusat pembinaan, konsultasi bisnis, dan tempat belajar bagi UMKM di daerah.

Wali Kota turut mengingatkan seluruh pelaku usaha agar menjaga kondusivitas selama pelaksanaan kegiatan, termasuk menjaga kebersihan dan menghindari persaingan usaha yang tidak sehat. Ia menegaskan bahwa festival ini harus menjadi ruang kreatif dan harmonis.

Selain menciptakan perputaran ekonomi selama Ramadhan, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM sehingga ekosistem usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

baca juga:

  1. Wali kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Ketertiban Ramadan 1447 H dan Lanjutkan Program…
  2. Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Serukan Toleransi Warung Makan dan Jaga Lingkungan Selama Ramadan 1447 H

Secara historis, UMKM di Indonesia telah terbukti sebagai sektor penopang ekonomi dalam berbagai krisis, mulai dari krisis moneter 1998 hingga pandemi global Covid-19. Pada skala internasional, model pemberdayaan UMKM juga diterapkan di berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Jerman yang menempatkan usaha kecil sebagai fondasi ekonomi nasional.

Dengan diresmikannya Festival UMKM Portal Ramadhan 2026, Pemerintah Kota Baubau berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan daya saing usaha lokal sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.(*)

GALERI FOTO

baca berita lainnya:

BAUBAU, BP — Pemerintah Kota Baubau memulai rangkaian penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 melalui pelaksanaan Forum Konsultasi Publik yang digelar di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Baubau, Rabu (18/2/2026). Forum ini dibuka secara resmi oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, sebagai langkah awal menentukan arah pembangunan daerah tahun mendatang. “Wali Kota Yusran Fahim Buka Dialog Publik Penyusunan RKPD Baubau 2027, Pemkot Dorong Partisipasi Masyarakat,”

Wali Kota Yusran Fahim Buka Dialog Publik Penyusunan RKPD Baubau 2027, Pemkot Dorong Partisipasi Masyarakat
Wali Kota Yusran Fahim Buka Dialog Publik Penyusunan RKPD Baubau 2027, Pemkot Dorong Partisipasi Masyarakat

Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk menjaring masukan berbagai unsur masyarakat, termasuk pimpinan DPRD Kota Baubau, Organisasi Perangkat Daerah, tokoh masyarakat, pelaku usaha, hingga akademisi. Pemerintah menekankan bahwa penyusunan RKPD harus berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.

Dalam sambutannya, Yusran menyebut konsultasi publik memiliki peran strategis dalam mewujudkan proses perencanaan pembangunan yang partisipatif dan transparan. “Kami ingin memastikan setiap rencana benar-benar sejalan dengan aspirasi masyarakat,” ujarnya di hadapan peserta forum.

RKPD 2027 diproyeksikan menjadi pedoman kunci dalam penyusunan program dan kegiatan pemerintah daerah, sekaligus mengawal pelaksanaan RPJMD 2025–2029. Dokumen ini mengatur prioritas pembangunan dan alokasi sumber daya yang akan menentukan arah pembangunan lima tahun ke depan.

Pada forum tersebut, Wali Kota Yusran juga mengajak semua pihak memperkuat kolaborasi lintas sektor. Ia menegaskan bahwa konsultasi publik tidak boleh dipandang sebagai acara seremonial semata. “Ini ruang dialog terbuka. Masukan kritis dan ide inovatif sangat kami butuhkan,” tegasnya.

Salah satu fokus utama dalam penyusunan RKPD 2027 adalah isu-isu fundamental seperti penanggulangan kemiskinan, pengurangan angka pengangguran, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta pelestarian budaya lokal. Pemkot menilai isu budaya penting karena Baubau memiliki warisan Kesultanan Buton yang menjadi bagian sejarah nasional.

Secara historis, mekanisme konsultasi publik dalam perencanaan pembangunan mulai diterapkan secara intensif di Indonesia pascareformasi 1998 seiring diperkuatnya prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan desentralisasi daerah. Secara global, praktik serupa telah lama diterapkan, seperti model public hearing di Amerika Serikat dan citizen participation forums di Uni Eropa sebagai bagian dari kebijakan pembangunan berorientasi masyarakat.

Kepala Bapperida Kota Baubau, Moh. Abduh, turut menjelaskan bahwa forum ini merupakan bagian dari rangkaian panjang perencanaan pembangunan. Menurutnya, masukan masyarakat akan dipadukan dengan hasil Musrenbang kelurahan hingga kecamatan. “Setelah forum ini, masih ada FGD dan Musrenbang berjenjang,” ungkapnya.

Abduh juga menegaskan bahwa penyusunan RKPD mengikuti siklus perencanaan tahunan yang telah ditetapkan secara nasional sejak diberlakukannya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional. Dengan demikian, setiap pemerintah daerah memiliki mekanisme yang sama dalam menyelaraskan pembangunan daerah dan nasional.

Wali Kota Yusran berharap konsultasi publik ini menghasilkan rumusan kebijakan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat. “Tujuan akhirnya adalah kesejahteraan warga Baubau. Itulah inti dari setiap proses perencanaan,” katanya dalam kutipan lain.

Ia juga menambahkan bahwa Kota Baubau harus terus memperkuat daya saing regional melalui inovasi pembangunan. Menurutnya, pengembangan sumber daya manusia, ekonomi kreatif, dan infrastruktur yang adaptif adalah kunci menghadapi perkembangan global.

baca juga:

  1. DPRD–Pemkot Baubau Gelar RDP Bahas Kejelasan Mekanisme PPPK Paruh Waktu
  2. Musrenbang Sorawolio, Usulan Warga Sorawolio Dikaji, Potensi Pangan Jadi Fokus Pembahasan

Dalam penutupannya, pemerintah memastikan penyusunan RKPD 2027 ditargetkan rampung pada Mei 2026. Seluruh hasil forum ini akan dirangkum sebagai bagian dari rancangan awal RKPD sebelum memasuki pembahasan lanjutan dan penetapan resmi.

Pemerintah Kota Baubau menegaskan kembali komitmen untuk membuka ruang dialog luas dalam setiap tahapan perencanaan pembangunan. Dengan demikian, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih inklusif, tepat sasaran, serta mencerminkan kebutuhan masyarakat di berbagai lapisan.(*)

Visited 52 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *