Pemkot Baubau Pacu Tender Proyek Infrastruktur dan Penataan Pasar Tahun 2026Pemkot Baubau Pacu Tender Proyek Infrastruktur dan Penataan Pasar Tahun 2026

BAUBAU, BP – Pemerintah Kota Baubau menetapkan percepatan pembangunan infrastruktur dan penataan kawasan perdagangan sebagai program prioritas tahun 2026. Sejumlah proyek strategis disiapkan untuk memasuki tahap tender dalam waktu dekat, menyasar kawasan ekonomi, ruang publik, hingga fasilitas pendukung masyarakat. “Pemkot Baubau Pacu Tender Proyek Infrastruktur dan Penataan Pasar Tahun 2026,”

Pemkot Baubau Pacu Tender Proyek Infrastruktur dan Penataan Pasar Tahun 2026
Pemkot Baubau Pacu Tender Proyek Infrastruktur dan Penataan Pasar Tahun 2026

Langkah tersebut disampaikan Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, yang menegaskan bahwa percepatan tender penting untuk menjaga target pembangunan sesuai kalender anggaran. Ia menuturkan bahwa pemerintah telah mengidentifikasi beberapa titik prioritas yang harus segera digarap.

Menurut Yusran, rencana pembangunan tidak hanya berfokus pada satu kawasan, tetapi menyebar ke beberapa lokasi yang memiliki dampak ekonomi signifikan. “Kami memprioritaskan Pasar Wameo, Lakologou, Kota Mara, dan Lembah Hijau untuk segera masuk proses tender,” ujarnya dalam wawancara pada Senin (23/2/2026).

Penataan pasar menjadi salah satu fokus penting mengingat peran pasar tradisional dalam ekonomi lokal. Sejak masa kolonial, pasar menjadi pusat aktivitas perdagangan di Indonesia, bahkan menjadi indikator pertumbuhan sosial ekonomi suatu wilayah. Pola serupa juga terjadi di berbagai negara Asia, seperti Thailand dan Vietnam, yang menjadikan pasar rakyat sebagai tulang punggung distribusi pangan dan UMKM.

Dalam konteks Baubau, aktivitas pasar yang menumpuk di satu titik menimbulkan persoalan mobilitas dan ketertiban. Karena itu, Pemkot menyiapkan strategi relokasi pasar tumpah untuk mendorong persebaran ekonomi. “Tujuannya agar aktivitas ekonomi tidak bertumpuk. Dengan pembagian lokasi, rezeki bisa merata,” ucap Yusran.

Di sisi lain, kawasan Lembah Hijau juga menjadi perhatian pemerintah. Kawasan ini telah menjadi ruang publik favorit warga sejak tahun-tahun sebelumnya, terutama untuk kegiatan olahraga dan rekreasi. Dalam perencanaan tahun ini, pemerintah menargetkan pembangunan lintasan baru yang dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Selain lintasan, pemerintah juga tengah mengupayakan pembangunan tribun melalui dukungan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Pertamina. Upaya semacam ini lazim dilakukan berbagai daerah di Indonesia sebagai bentuk kemitraan pemerintah dan korporasi dalam meningkatkan fasilitas publik.

Di kawasan lainnya seperti Lakologou dan Kota Mara, pemerintah menyiapkan program revitalisasi infrastruktur untuk memperkuat mobilitas masyarakat. Kawasan tersebut diketahui memiliki potensi ekonomi yang besar, namun memerlukan penataan yang lebih sistematis agar dapat berfungsi optimal sebagai simpul pertumbuhan baru.

Historisnya, pembangunan infrastruktur di kota-kota berkembang—baik nasional maupun global—menjadi penentu utama peningkatan kualitas hidup masyarakat. Studi global menunjukkan bahwa negara-negara seperti Jepang dan Korea Selatan mulai mengalami lonjakan ekonomi setelah membangun infrastruktur dasar secara masif pada dekade 1960-an hingga 1980-an. Tren tersebut menginspirasi banyak daerah di Indonesia untuk memperkuat strategi pembangunan terstruktur.

Dalam konteks lokal, Yusran menyampaikan bahwa percepatan tender menjadi kunci agar proses pekerjaan tidak mengalami keterlambatan. “Kami ingin semua berjalan tepat waktu sehingga manfaatnya cepat dirasakan masyarakat,” katanya.

baca juga:

  1. Tradisi Ramadan Berlanjut, Saung Lippo Plaza Baubau Jilid VI Dibuka Walikota H Yusran Fahim Serap Banyak UMKM, Jadi Magnet Baru Warga Baubau
  2. TPID Baubau Susun Strategi Baru Kendalikan Inflasi Menjelang Ramadan dan Idulfitri 1447 H,

Sementara itu, pemerintah berharap bahwa penataan pasar dan pengembangan kawasan ekonomi dapat membuka ruang bagi pelaku jasa transportasi, pedagang kecil, hingga UMKM lokal. Diversifikasi lokasi perdagangan, menurut kajian ekonomi domestik, terbukti mampu mendorong pemerataan pendapatan masyarakat.

Dengan sejumlah rencana tersebut, Pemkot Baubau menargetkan tumbuhnya sentra ekonomi baru di berbagai kecamatan. Selain meningkatkan kenyamanan, pemerintah ingin memastikan bahwa pembangunan tahun 2026 memberikan dampak ekonomi yang inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BP — Pemerintah Kota Baubau kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor UMKM melalui pembukaan Festival UMKM Portal Ramadhan 2026 yang digelar di pelataran Gedung PLUT KUKM, Selasa (24/2/2026). Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Baubau, H. Yusran Fahim. “Baubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi Usaha,”

Baubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi Usaha
Baubau Gelar Festival UMKM Ramadhan, Wali Kota Yusran Fahim Tekankan Inovasi Usaha

Festival tahunan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong penguatan ekonomi berbasis kerakyatan, terutama pada momentum Ramadhan ketika aktivitas perdagangan masyarakat meningkat.

Dalam acara pembukaan, tampak hadir para pemangku kepentingan daerah, mulai dari Anggota DPRD Kota Baubau, Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, Ketua Tim Penggerak PKK, organisasi wanita, hingga ratusan pelaku UMKM dari berbagai sektor.

Wali Kota Baubau menyampaikan bahwa UMKM memiliki peran signifikan dalam struktur perekonomian daerah. Menurutnya, ribuan pelaku usaha yang tersebar di wilayah Baubau telah menjadi pilar penting ketahanan ekonomi masyarakat. “UMKM adalah kekuatan nyata ekonomi daerah kita. Mereka kreatif dan tangguh,” ujarnya.

Pentingnya pemberdayaan UMKM, lanjut Yusran, menjadi alasan pemerintah terus berupaya menciptakan ruang promosi hingga penguatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing di tengah meningkatnya kompetisi ekonomi regional maupun nasional.

Dalam kesempatan itu, ia menekankan pentingnya kolaborasi multisektor. Peran pemerintah, dunia usaha, BUMN, media, dan masyarakat dianggap sebagai kunci keberlanjutan ekosistem UMKM yang sehat. “Kemitraan adalah fondasi. Tidak ada sektor yang bisa bergerak sendiri,” katanya.

5 3

Festival Portal Ramadhan 2026 disebut sebagai langkah konkret pemerintah dalam membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku UMKM. Selain mempromosikan produk, kegiatan ini juga mendorong peningkatan kualitas, kreativitas, dan inovasi produk lokal.

Yusran juga berharap festival tersebut mampu melahirkan wirausaha baru, khususnya generasi muda yang dinilai semakin adaptif dalam memanfaatkan peluang usaha. “Kami mendorong agar muncul wirausaha baru yang bisa membaca peluang yang belum tergarap,” ucapnya.

Tidak hanya itu, ia mengimbau agar para peserta memanfaatkan fasilitas PLUT KUKM secara maksimal. Gedung tersebut dirancang sebagai pusat pembinaan, konsultasi bisnis, dan tempat belajar bagi UMKM di daerah.

Wali Kota turut mengingatkan seluruh pelaku usaha agar menjaga kondusivitas selama pelaksanaan kegiatan, termasuk menjaga kebersihan dan menghindari persaingan usaha yang tidak sehat. Ia menegaskan bahwa festival ini harus menjadi ruang kreatif dan harmonis.

Selain menciptakan perputaran ekonomi selama Ramadhan, kegiatan ini juga diharapkan mempererat hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku UMKM sehingga ekosistem usaha dapat berkembang secara berkelanjutan.

baca juga:

  1. Wali kota Baubau H Yusran Fahim Tekankan Ketertiban Ramadan 1447 H dan Lanjutkan Program…
  2. Wali Kota Baubau H Yusran Fahim Serukan Toleransi Warung Makan dan Jaga Lingkungan Selama Ramadan 1447 H

Secara historis, UMKM di Indonesia telah terbukti sebagai sektor penopang ekonomi dalam berbagai krisis, mulai dari krisis moneter 1998 hingga pandemi global Covid-19. Pada skala internasional, model pemberdayaan UMKM juga diterapkan di berbagai negara seperti Jepang, Korea Selatan, dan Jerman yang menempatkan usaha kecil sebagai fondasi ekonomi nasional.

Dengan diresmikannya Festival UMKM Portal Ramadhan 2026, Pemerintah Kota Baubau berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan daya saing usaha lokal sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat.(*)

Visited 62 times, 6 visit(s) today