BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Menjelang keberangkatan ibadah haji 2026, Kementrian Haji dan Umroh Buton Selatan mengingatkan jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital berkedok pembaruan data. Imbauan ini disampaikan di tengah kesiapan jamaah haji Kabupaten Buton Selatan yang telah mencapai sekitar 90 persen. "Persiapan Keberangkatan 25 Haji Buton Selatan 90 Persen Rampung, Nurhayati: Waspada Modus Penipuan Berkedok Update Data Pribadi,"BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Menjelang keberangkatan ibadah haji 2026, Kementrian Haji dan Umroh Buton Selatan mengingatkan jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital berkedok pembaruan data. Imbauan ini disampaikan di tengah kesiapan jamaah haji Kabupaten Buton Selatan yang telah mencapai sekitar 90 persen. "Persiapan Keberangkatan 25 Haji Buton Selatan 90 Persen Rampung, Nurhayati: Waspada Modus Penipuan Berkedok Update Data Pribadi,"

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Menjelang keberangkatan ibadah haji 2026, Kementrian Haji dan Umroh Buton Selatan mengingatkan jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital berkedok pembaruan data. Imbauan ini disampaikan di tengah kesiapan jamaah haji Kabupaten Buton Selatan yang telah mencapai sekitar 90 persen. “Persiapan Keberangkatan 25 Haji Buton Selatan 90 Persen Rampung, Nurhayati: Waspada Modus Penipuan Berkedok Update Data Pribadi,”

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Menjelang keberangkatan ibadah haji 2026, Kementrian Haji dan Umroh Buton Selatan mengingatkan jamaah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penipuan digital berkedok pembaruan data. Imbauan ini disampaikan di tengah kesiapan jamaah haji Kabupaten Buton Selatan yang telah mencapai sekitar 90 persen. "Persiapan Keberangkatan 25 Haji Buton Selatan 90 Persen Rampung, Nurhayati: Waspada Modus Penipuan Berkedok Update Data Pribadi,"
“Persiapan Keberangkatan 25 Haji Buton Selatan 90 Persen Rampung, Nurhayati: Waspada Modus Penipuan Berkedok Update Data Pribadi,”

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Buton Selatan Hj Nurhayati mengatakan bahwa hampir seluruh tahapan utama telah diselesaikan, baik administrasi maupun kesehatan. “Persiapan jamaah sudah mencapai 90 persen, termasuk pemeriksaan kesehatan dan vaksinasi wajib,” ujar Nurhayati, Senin (4/5/2026).

Ia menambahkan seluruh jamaah telah menerima vaksinasi penting seperti meningitis, polio, influenza, hingga COVID-19 sebagai bagian dari standar kesehatan perjalanan ibadah haji. Dari sisi jumlah, jamaah asal Kabupaten Buton Selatan yang akan berangkat tahun ini tercatat sebanyak 25 orang, terdiri dari 11 perempuan dan 14 laki-laki.

Rentang usia jamaah berkisar antara 40 hingga 75 tahun dengan rata-rata usia sekitar 60 tahun. Meski terdapat jamaah lanjut usia, kondisi kesehatan mereka dinilai masih memenuhi syarat untuk menjalankan ibadah.

Dalam hal teknis keberangkatan, jamaah haji Buton Selatan akan tergabung dalam Kloter 38 Embarkasi Makassar bersama lima daerah lainnya seperti Baubau, Bombana, Konawe Utara, Muna, dan Muna Barat, dengan total 393 jamaah.

Nurhayati mengungkapkan prosesi pelepasan resmi dijadwalkan berlangsung pada 5 Mei 2026 pukul 14.00 WITA di Gedung Lamaindo dan akan dihadiri Bupati Buton Selatan, H Muh Adios, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah.

“Pelepasan jamaah akan dilakukan secara resmi oleh pemerintah daerah sebagai bentuk dukungan dan doa bersama,” kata Nurhayati. Di tengah kesiapan tersebut, pihaknya menyoroti maraknya modus penipuan melalui pesan WhatsApp yang mengatasnamakan instansi resmi dan meminta jamaah melakukan pembaruan data melalui tautan tertentu.

“Pesan tersebut tidak benar dan merupakan upaya penipuan. Kami minta jamaah tidak merespons apalagi mengklik link dari nomor tidak dikenal,” tegasnya. Katanya, sejumlah jamaah haji Buton Selatan dilaporkan telah menerima pesan mencurigakan tersebut. Namun, mereka terlebih dahulu melakukan konfirmasi kepada pihak kementerian haji dan umroh sebelum mengambil langkah lebih lanjut.

“Langkah verifikasi sangat penting agar jamaah tidak menjadi korban penyalahgunaan data maupun penipuan finansial,” ujarnya.

Secara historis, penyelenggaraan ibadah haji di Indonesia terus mengalami peningkatan sistem pelayanan. Sejak era digitalisasi yang dimulai pada dekade 2010-an, pengelolaan data jamaah menjadi lebih terintegrasi, meski di sisi lain membuka celah bagi kejahatan siber.

Dalam konteks global, otoritas Arab Saudi juga terus memperketat regulasi haji, termasuk sistem visa elektronik dan pengawasan kesehatan, terutama sejak pandemi COVID-19 yang sempat membatasi jumlah jamaah secara drastis pada 2020–2021.

baca juga:

  1. Jelang Haji 2026, Dinkes Baubau Pastikan 87 Fisik Calon Jamaah Tetap Prima
  2. Cooking Competition Syariah Warnai HUT Sultra, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dukung UMKM di Festival HUT ke-62 Sultra di Bokori

 

Indonesia sendiri merupakan negara dengan jumlah jamaah haji terbesar di dunia. Setiap tahun, kuota nasional mencapai ratusan ribu orang, sehingga pengelolaan administrasi dan keamanan data menjadi perhatian utama pemerintah.

Oleh karena itu, Nurhayati mengimbau masyarakat agar selalu memastikan informasi berasal dari sumber resmi dan melakukan konfirmasi langsung ke kantor Kementerian Haji dan Umrah terdekat. “Jangan mudah percaya dengan informasi yang beredar di media sosial tanpa verifikasi. Keselamatan data pribadi jamaah harus menjadi prioritas,” katanya.

Menjelang hari keberangkatan, jamaah haji Buton Selatan juga diminta menjaga kondisi fisik dengan memperbanyak istirahat dan menghindari aktivitas berat yang berisiko mengganggu kesehatan. Dengan persiapan yang hampir rampung, pihak Kementrian Haji dan Umroh Buton Selatan berharap seluruh jamaah dapat menjalankan ibadah haji dengan aman, lancar, dan khusyuk sesuai harapan.(*)

baca berita lainnya:

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM  – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) unggul melalui momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 yang dipusatkan di halaman SMP Negeri 1 Batauga, Sabtu (2/5/2026). “Hardiknas 2026, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Tekankan SDM Unggul dan Berdaya Saing,”

Hardiknas 2026, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Tekankan SDM Unggul dan Berdaya Saing
Hardiknas 2026, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Tekankan SDM Unggul dan Berdaya Saing

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, pemerintah daerah Kabupaten Buton selatan memberikan penghargaan kepada 10 guru berprestasi yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dalam mendidik generasi muda di wilayah tersebut. Selain itu, dilakukan pula penandatanganan pakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan mutu pendidikan daerah.

Upacara peringatan Hardiknas ini dipimpin langsung oleh Bupati Buton Selatan Muhammad Adios, yang hadir bersama Ketua TP PKK Sitti Norma Adios serta diikuti Wakil Bupati, unsur Forkopimda, pejabat OPD, kepala sekolah, guru, dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.

dummy

Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dengan para peserta mengenakan pakaian adat Buton, mencerminkan perpaduan antara nilai budaya lokal dan semangat nasionalisme dalam dunia pendidikan.

Dalam amanatnya, Bupati Muhammad Adios menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat arah pembangunan pendidikan nasional.

“Pendidikan adalah proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan secara tulus, dengan tujuan menumbuhkan potensi dan karakter setiap individu,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendidikan harus mampu membentuk insan yang beriman, bertakwa, cerdas, mandiri, serta memiliki tanggung jawab sosial dalam kehidupan bermasyarakat.

Menurutnya, konsep pendidikan Indonesia tidak terlepas dari gagasan Ki Hajar Dewantara yang menekankan sistem Among, yakni asah, asih, dan asuh sebagai fondasi pembentukan karakter peserta didik.

“Nilai-nilai pendidikan yang diwariskan Ki Hajar Dewantara tetap relevan dalam menjawab tantangan zaman, termasuk di era globalisasi saat ini,” katanya.

Lebih lanjut, ia mengaitkan pembangunan pendidikan dengan visi nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan sektor pendidikan sebagai kunci mencetak SDM unggul dan berdaya saing global.

“Pendidikan adalah investasi jangka panjang bangsa untuk mewujudkan Indonesia maju, makmur, dan bermartabat,” tegasnya.

Secara historis, Hari Pendidikan Nasional diperingati setiap 2 Mei bertepatan dengan hari lahir Ki Hajar Dewantara, tokoh pelopor pendidikan nasional yang mendirikan Taman Siswa pada 1922 sebagai gerakan pendidikan berbasis kebangsaan.

Di tingkat global, perhatian terhadap pendidikan juga ditegaskan melalui agenda UNESCO yang menetapkan pendidikan berkualitas sebagai salah satu tujuan utama dalam Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keempat (Quality Education).

Bupati Muh Adios juga menyinggung pentingnya inovasi pembelajaran, termasuk pendekatan pembelajaran mendalam yang kini dikembangkan untuk meningkatkan kualitas hasil belajar siswa di tengah perkembangan teknologi.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dukung Kampanye Hemat Energi dan Promosi Pariwisata Lewat
  2. Cooking Competition Syariah Warnai HUT Sultra, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Dukung UMKM di Festival HUT ke-62 Sultra di Bokori

Upacara Hardiknas 2026 di Buton Selatan diikuti oleh perwakilan siswa SD, SMP, dan SMA serta para tenaga pendidik dari seluruh wilayah kabupaten, sebagai simbol kebersamaan dalam memajukan pendidikan.

Melalui peringatan ini, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan berharap seluruh pemangku kepentingan dapat terus bersinergi dalam menciptakan sistem pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berkualitas.

Peringatan Hardiknas tidak hanya menjadi ajang penghormatan terhadap jasa para pendidik, tetapi juga momentum memperkuat komitmen kolektif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanat konstitusi. Pada peringatan Hardiknas itu pula, Bupati Buton Selatan H Muh Adios memberikan sertifikat kepada guru-guru yang menorehkan prestasi di Buton Selatan.(*)

Visited 5 times, 6 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *