Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 05 Mei 2026
Baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 05 Mei 2026 Versi PDF
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 05 Mei 2026


baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:
baca berita lainnya:

Langkah tersebut diambil di tengah tuntutan percepatan pembangunan daerah yang memasuki triwulan kedua. Pemerintah Kota Baubau menilai, pengisian jabatan yang kosong melalui mekanisme promosi dan rotasi merupakan solusi untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik.
Dalam arahannya, Yusran Fahim menegaskan bahwa momentum pelantikan harus dimaknai sebagai titik awal peningkatan kinerja. “Pelantikan ini adalah langkah penguatan agar setiap lini pemerintahan siap mencapai target kinerja yang telah ditetapkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri. “Kita sudah memasuki triwulan kedua, tidak ada lagi ruang untuk berlama-lama. Semua harus langsung bekerja atau tancap gas,” tegasnya.
Selain percepatan kinerja, Wali Kota juga menyoroti pentingnya penyerapan anggaran yang tepat waktu. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah memastikan realisasi anggaran berjalan sesuai jadwal guna mendukung program pembangunan yang telah dirancang.
Konsolidasi internal menjadi aspek lain yang ditekankan dalam pelantikan ini. Para pejabat diminta membangun koordinasi yang solid di unit kerja masing-masing agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan selaras dengan visi pembangunan daerah.
Menanggapi kebijakan efisiensi serta penerapan sistem kerja Work From Home (WFH), Yusran Fahim mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik. “WFH bukanlah penghalang. Dengan adaptasi dan inovasi, kita tetap harus produktif dan memberikan pelayanan prima,” katanya.
Secara historis, kebijakan rotasi dan promosi jabatan dalam birokrasi telah menjadi praktik umum di Indonesia sejak era reformasi 1998, yang menekankan prinsip meritokrasi dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Di tingkat global, praktik serupa juga diterapkan di berbagai negara untuk menjaga dinamika organisasi dan mencegah stagnasi kinerja.
Reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah pusat melalui berbagai regulasi, termasuk penguatan sistem merit oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam melakukan penataan organisasi secara berkelanjutan.
Dalam konteks lokal, pelantikan pejabat di Kota Baubau juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Wali Kota turut mengingatkan pentingnya integritas dan etika dalam menjalankan tugas. “Selamat bertugas kepada pejabat yang baru dilantik. Bekerjalah dengan baik, benar, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.
Ia juga menambahkan pesan moral kepada seluruh aparatur agar menjaga akhlak serta menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik. “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.
Adapun sejumlah pejabat yang dilantik meliputi berbagai posisi strategis, mulai dari camat, kepala bagian, hingga lurah. Di antaranya Camat Wolio Tegar Aryu Saputra, Kabag Kesra La Ode Maaruf, Kabag Umum Mustafa, serta Inspektur Pembantu Wilayah I La Ode Darmawan Hibali.
Baca juga:
- Murhum Juara Umum di MTQ XIV Baubau, Ajang Religius Berakhir, Generasi Qurani Jadi Sorotan
- 87 Calon Jamaah Haji Baubau Ikuti Tes Fisik, Dinkes Tekankan Pentingnya Stamina
Selain itu, turut dilantik Sekretaris Dinas Perumahan Mohamad Salman, Kabid Pertanahan Dina Fainal, Kabid Cipta Karya Yudiarto, serta sejumlah lurah seperti Yinizal Nisaid, Jeny, Muslimat, Abdul Rasyid, Dinarti, Zamria, Zuliadin, Minarni, Asham, dan Anong Nani.
Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Baubau diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.(*)


