Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 21 Juli 2026
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 21 Juli 2026 Versi PDF
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 21 Juli 2026

baca juga Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:
baca berita lainnya:

Direktur Fasilitasi Riset LPDP, Ayom Widipaminto, mengungkapkan bahwa hingga 14 Juli 2026 jumlah penerima beasiswa LPDP asal Sulawesi Tenggara telah mencapai 501 orang sejak program itu diluncurkan pada 2013. Dari jumlah tersebut, sebanyak 304 orang telah lulus, 144 orang masih menempuh studi, dan 53 orang berada pada tahap persiapan studi. Sebanyak 392 awardee memilih perguruan tinggi dalam negeri, sedangkan 109 orang melanjutkan pendidikan ke luar negeri. Program magister (S2) masih mendominasi dengan sekitar 66 persen, disusul doktor (S3) sebesar 25 persen.
“Kami berharap semakin banyak putra-putri Baubau mengikuti seleksi LPDP sehingga nantinya kembali dan berkontribusi membangun daerah. Potensi maritim Sulawesi Tenggara sangat besar dan membutuhkan sumber daya manusia unggul, terutama pada bidang-bidang prioritas STEM,” ujar Ayom.
Ia menjelaskan, pada seleksi Tahap II Tahun 2026 LPDP melakukan sejumlah penyempurnaan kebijakan. Persyaratan kemampuan bahasa Inggris diperlonggar, baik bagi peserta afirmasi maupun nonafirmasi. Peserta yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat bahasa Inggris. LPDP juga mengakui lebih banyak jenis sertifikat, termasuk TOEP, Duolingo untuk tujuan studi luar negeri, serta hasil tes bahasa Inggris dari 35 perguruan tinggi dalam negeri, termasuk TOEFL-equivalent Universitas Halu Oleo.
Selain itu, LPDP membuka sejumlah skema beasiswa prioritas, yakni Beasiswa STEM Industri Strategis, Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics), Beasiswa Akselerasi Universitas Unggulan, Beasiswa Keolahragaan, serta Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional melalui jalur Doctor by Research. Bidang STEM meliputi sektor pangan, energi, kesehatan, pertahanan, kecerdasan artifisial (AI), semikonduktor, maritim, manufaktur, hilirisasi, material maju, hingga industri kreatif. Sementara SHARE diarahkan untuk memperkuat pembangunan sosial, pendidikan, ekonomi, budaya, kebijakan publik, dan keagamaan.
Seminar yang dihadiri lebih dari 100 peserta dari kalangan mahasiswa, alumni, akademisi, aparatur sipil negara (ASN), dan masyarakat umum itu dibuka oleh Rektor UMB, Dr. Hj. Wa Ode Al Zarliani, S.P., M.M. Menurutnya, dipilihnya Baubau sebagai lokasi sosialisasi merupakan peluang besar bagi masyarakat Kepulauan Buton untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional.
“Kami berharap alumni maupun dosen UMB dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk meraih beasiswa LPDP hingga jenjang pendidikan tertinggi. Semoga semakin banyak yang kembali mengabdi demi kemajuan daerah,” kata Zarliani.
Berdasarkan data LPDP, Universitas Halu Oleo (UHO) menjadi perguruan tinggi asal dengan jumlah awardee terbanyak di Sulawesi Tenggara, yakni 119 orang. Dari sisi daerah asal, Kota Kendari menempati urutan pertama dengan 170 awardee, disusul Kabupaten Muna sebanyak 65 orang, sedangkan Kota Baubau berada di posisi berikutnya dengan 56 awardee. Dari total penerima asal Baubau tersebut, 36 orang menempuh pendidikan magister, 13 orang doktor, 41 orang belajar di perguruan tinggi dalam negeri, dan 15 orang melanjutkan studi ke luar negeri.
Secara historis, LPDP dibentuk pemerintah Indonesia pada 2012 melalui pengelolaan Dana Abadi Pendidikan sebagai instrumen investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Program beasiswa mulai berjalan pada 2013 dan hingga 30 Juni 2026 nilai Dana Abadi Pendidikan yang dikelola telah mencapai Rp195,8 triliun. Sejak diluncurkan, LPDP telah mendukung 112.771 penerima beasiswa program gelar, lebih dari 590 ribu peserta program non-gelar, mendanai 4.718 proyek riset, memperkuat 23 Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH) melalui dana abadi perguruan tinggi, serta memberikan manfaat kepada 3.753 penerima Dana Abadi Kebudayaan. Di tingkat internasional, skema dana abadi pendidikan seperti LPDP dikenal sebagai praktik yang diterapkan sejumlah negara, antara lain Singapura dan Australia, untuk memastikan keberlanjutan investasi pemerintah dalam pengembangan sumber daya manusia berbasis pendidikan tinggi dan riset.
baca juga:
- Bapas Baubau Edukasi 387 Siswa Baru Lewat Road Show BERAKSI …
- SMA Negeri 1 Baubau Terima 432 Siswa Baru Pertahankan 12 Rombel, SPMB Berjalan Transparan Tanpa Intervensi
Pada Seleksi LPDP Tahap I Tahun 2026, sebanyak 2.753 peserta dinyatakan lulus seleksi substansi dari 32.794 pendaftar, meningkat 33,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya. LPDP juga tetap mempertahankan kebijakan afirmasi bagi putra-putri dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) sebagai upaya pemerataan akses pendidikan. Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 masih dibuka hingga 31 Juli 2026, dan pemerintah berharap semakin banyak talenta Indonesia memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menempuh pendidikan di dalam maupun luar negeri sebelum kembali berkontribusi bagi pembangunan bangsa.(*)


