Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 23 Juli 2026
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 23 Juli 2026 Versi PDF
baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi 23 Juli 2026

baca Epaper Koran Harian Baubau Post Edisi lainnya:
baca berita lainnya:

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Baubau, Sarman Palipadang, mengatakan Prolanis merupakan salah satu program unggulan BPJS Kesehatan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas hidup peserta yang menderita hipertensi dan diabetes melitus. Menurutnya, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari peserta, fasilitas kesehatan, hingga pemerintah daerah.
“Keberhasilan Prolanis tidak hanya bergantung pada BPJS Kesehatan maupun tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan komitmen peserta, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan dalam menerapkan pola hidup sehat,” kata Sarman.
Ia menjelaskan, pendekatan yang dikembangkan dalam Prolanis tidak hanya berfokus pada pengobatan, tetapi juga mengedepankan upaya promotif dan preventif agar peserta terhindar dari komplikasi penyakit yang dapat menurunkan kualitas hidup.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Baubau, La Ode Darussalam, pimpinan Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) se-Kota Baubau, serta ratusan peserta yang didominasi kalangan lanjut usia (lansia) dan penyandang penyakit kronis. Sejak pukul 06.30 Wita, peserta mengikuti jalan sehat mengelilingi kawasan Kolam Bundar Kotamara yang kemudian dilanjutkan dengan pelepasan balon sebagai simbol dimulainya kampanye hidup sehat dan senam Prolanis bersama.
Sekda Kota Baubau La Ode Darussalam memberikan apresiasi terhadap konsistensi BPJS Kesehatan dalam mendukung pelayanan kesehatan melalui Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Menurutnya, sinergi antara BPJS Kesehatan dan seluruh fasilitas kesehatan menjadi modal penting dalam menjaga mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada BPJS Kesehatan yang tetap konsisten menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Kami juga mengapresiasi seluruh fasilitas kesehatan yang terus mendukung pelaksanaan Program JKN,” ujar La Ode Darussalam.
Ia mengingatkan bahwa hipertensi dan diabetes melitus masih menjadi dua penyakit kronis yang banyak ditemukan di masyarakat. Karena itu, olahraga teratur, pola makan seimbang, serta pemeriksaan kesehatan berkala harus menjadi kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Olahraga rutin, menjaga pola makan, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala merupakan langkah penting untuk mencegah penyakit kronis,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, BPJS Kesehatan Cabang Baubau juga memberikan penghargaan kepada sejumlah mitra kerja. Puskesmas Liwuto menerima penghargaan sebagai Klub Prolanis Teraktif sekaligus Pengelolaan Prolanis Terbaik, sedangkan Puskesmas Lakologou meraih penghargaan sebagai FKTP dengan tingkat keaktifan Program Rujuk Balik (PRB) tertinggi.
baca juga:
- Baubau Raih Dua Penghargaan BKKBN Berkat Penguatan Kampung KB
- JKN Layani 725,3 Juta Kunjungan Sepanjang 2025, BPJS Kesehatan Tegaskan Program Tetap Berkelanjutan
Secara historis, Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mulai diberlakukan di Indonesia pada 1 Januari 2014 sebagai amanat Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dan dikelola oleh BPJS Kesehatan. Program Prolanis kemudian dikembangkan sebagai strategi nasional untuk mengendalikan penyakit kronis yang menjadi penyebab utama beban pembiayaan kesehatan. Secara global, World Health Organization (WHO) menempatkan penyakit tidak menular seperti hipertensi, diabetes, penyakit jantung, dan stroke sebagai penyebab sekitar 74 persen kematian di dunia, sehingga upaya promotif dan preventif melalui aktivitas fisik rutin serta deteksi dini menjadi strategi yang terus didorong berbagai negara.(*)


