Puncak HUT Ke-12 Buton Selatan, Gubernur Sultra ASR Pastikan Dukungan Berkelanjutan Pembangunan BuselPuncak HUT Ke-12 Buton Selatan, Gubernur Sultra ASR Pastikan Dukungan Berkelanjutan Pembangunan Busel

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menegaskan komitmennya untuk terus mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Buton Selatan, terutama melalui penguatan infrastruktur jalan dan fasilitas penunjang lainnya. Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Sulawesi Tenggara Mayjen TNI (Purn.) Andi Sumangerukka pada Malam Ramah Tamah yang menjadi puncak sekaligus penutup rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-12 Kabupaten Buton Selatan di Lapangan Bola Lamaindo, Kecamatan Batauga, Kamis (23/7/2026). “Puncak HUT Ke-12 Buton Selatan, Gubernur Sultra ASR Pastikan Dukungan Berkelanjutan Pembangunan Busel,”

Dalam sambutannya, Gubernur Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Buton Selatan atas dukungan yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. Ia berharap usia ke-12 menjadi momentum bagi daerah tersebut untuk terus meningkatkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. “Selamat ulang tahun ke-12 Kabupaten Buton Selatan. Semoga pembangunan di daerah ini semakin meningkat dan masyarakat semakin sejahtera serta maju,” ujar Andi Sumangerukka.

Menurut gubernur, pembangunan infrastruktur menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, meningkatkan konektivitas antarwilayah, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik. Karena itu, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara berkomitmen memberikan perhatian terhadap kebutuhan pembangunan di Buton Selatan agar mampu berkembang lebih cepat dan berdaya saing.

Sementara itu, Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan Hari Jadi Ke-12 sebagai titik penguatan persatuan dan semangat gotong royong dalam melanjutkan pembangunan daerah. Ia menilai keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat. “Sesungguhnya kekuatan terbesar daerah ini bukan hanya pada kekayaan alamnya, melainkan pada karakter masyarakatnya yang menjunjung tinggi nilai pobinci-binciki kuli,” kata Adios.

Bupati menjelaskan, nilai budaya pobinci-binciki kuli yang diwariskan para leluhur mengajarkan sikap saling menghormati, saling memuliakan, menjaga martabat, dan saling mengingatkan. Nilai tersebut, menurutnya, menjadi modal sosial yang harus terus dipertahankan sebagai fondasi pembangunan di tengah perubahan zaman. Ia juga berpesan kepada generasi muda agar mampu menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan identitas budaya daerah. “Estafet pembangunan berada di tangan generasi muda yang berkarakter, berintegritas, inovatif, dan bangga terhadap daerahnya,” ujarnya.

Malam Ramah Tamah berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dihadiri berbagai unsur pemerintahan, antara lain Ketua TP PKK Buton Selatan Ny. Hj. Siti Norma Adios, Anggota DPD RI Wa Ode Rabia Al Adawia Ridwan, Ketua DPRD Sulawesi Tenggara, unsur Forkopimda Provinsi Sultra, Danrem 143/Halu Oleo, Bupati Buton atau yang mewakili, Wakil Wali Kota Baubau, Forkopimda Kabupaten Buton dan Kota Baubau, Ketua DPRD Buton Selatan beserta jajaran, Komisaris Utama Bank Sultra, Kepala Cabang Pembantu Bank Sultra Batauga, pimpinan instansi vertikal, pimpinan perbankan, Sekretaris Daerah Buton Selatan, Sekretaris Daerah Kota Baubau, para kepala organisasi perangkat daerah, camat, lurah, serta tamu undangan lainnya.

Kemeriahan acara semakin terasa melalui penampilan ratusan penari Badendang yang memukau para tamu undangan. Hiburan kemudian dilanjutkan oleh penyanyi jebolan ajang Bintang Pantura dan Akademi yang menghibur masyarakat hingga akhir kegiatan. “Kebersamaan seperti ini menjadi energi untuk terus membangun Buton Selatan secara berkelanjutan,” ujar salah seorang pembawa acara saat menutup rangkaian kegiatan.

Secara historis, Kabupaten Buton Selatan resmi terbentuk melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pembentukan Kabupaten Buton Selatan di Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai hasil pemekaran Kabupaten Buton. Sejak diresmikan pada 23 Juli 2014, daerah ini terus berupaya mempercepat pembangunan infrastruktur, tata kelola pemerintahan, dan pelayanan publik. Di tingkat nasional, kebijakan percepatan pembangunan kawasan timur Indonesia menjadi bagian dari agenda pemerataan pembangunan, sementara secara global penguatan infrastruktur dan pembangunan daerah sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya tujuan pembangunan kota dan permukiman yang berkelanjutan, pengurangan kesenjangan, serta pembangunan infrastruktur yang tangguh.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Diklat Paskibraka, Pemusatan Diklat Dimula, Siapkan Pengibar HUT RI
  2. Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Ajak Seluruh Elemen Bersama Bangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing

 

Malam Ramah Tamah menutup seluruh rangkaian HUT Ke-12 Kabupaten Buton Selatan dengan pesan kuat tentang pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan. Momentum tersebut diharapkan menjadi pijakan baru untuk mempercepat pembangunan daerah, memperkuat daya saing, serta mewujudkan Buton Selatan yang semakin maju, sejahtera, dan berbudaya.(*)

baca berita lainnya:

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-12 Kabupaten Buton Selatan sebagai momentum memperkuat kolaborasi seluruh elemen masyarakat dalam mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan daerah yang sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing. Komitmen tersebut ditegaskan Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, S.Sos., saat memimpin Upacara HUT Ke-12 Kabupaten Buton Selatan di Batauga, Kamis (23/7/2026). “HUT Ke-12 Buton Selatan, Bupati H Muh Adios Tegaskan Akselerasi Pembangunan Daerah,”

HUT Ke-12 Buton Selatan, Bupati H Muh Adios Tegaskan Akselerasi Pembangunan Daerah
HUT Ke-12 Buton Selatan, Bupati H Muh Adios Tegaskan Akselerasi Pembangunan Daerah

Mengusung tema “Bersama Membangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing,” pemerintah daerah menegaskan arah pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan, penguatan pelayanan publik, pelestarian budaya lokal, pembangunan sumber daya manusia, pengembangan infrastruktur, pemanfaatan teknologi, serta optimalisasi potensi unggulan daerah. Menurut Bupati, tema tersebut menjadi pedoman seluruh pemangku kepentingan dalam menjalankan pembangunan secara berkelanjutan.

“Momentum Hari Jadi ke-12 ini harus menjadi titik tolak untuk bekerja lebih baik, lebih cepat, lebih efektif, dan lebih kolaboratif,” tegas H. Muhammad Adios. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat dengan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Bupati mengakui masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi Buton Selatan sebagai daerah kepulauan, di antaranya peningkatan konektivitas antarwilayah, pemerataan pelayanan dasar, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan investasi, hingga penguatan ekonomi lokal yang mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, akademisi, media massa, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam mempercepat pembangunan.

“Dengan semangat kebersamaan, kerja keras, dan doa seluruh masyarakat, saya yakin Kabupaten Buton Selatan mampu menghadapi berbagai tantangan, memanfaatkan setiap peluang, serta mewujudkan cita-cita menjadi daerah yang semakin sejahtera, berbudaya, dan berdaya saing,” ujar Bupati. Ia juga mengajak aparatur sipil negara meningkatkan integritas, disiplin, profesionalisme, dan semangat melayani masyarakat, sementara generasi muda didorong terus mengembangkan kompetensi serta menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.

10

Bupati juga mengingatkan bahwa lahirnya Kabupaten Buton Selatan merupakan hasil perjuangan panjang masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih dekat dengan rakyat. Oleh karena itu, ia menyampaikan penghormatan kepada para pejuang pemekaran, pendiri daerah, para pemimpin terdahulu, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi terhadap perjalanan daerah sejak berdiri. “Atas nama Pemerintah Daerah dan seluruh masyarakat Kabupaten Buton Selatan, saya menyampaikan penghormatan dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pejuang pemekaran dan pendiri daerah,” katanya.

Selama 12 tahun terakhir, lanjut Bupati, berbagai capaian pembangunan telah diwujudkan melalui penguatan infrastruktur dasar, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, perluasan pelayanan publik, serta pengembangan sektor kelautan, perikanan, pertanian, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Menurutnya, pelestarian budaya daerah juga tetap menjadi prioritas karena merupakan identitas sekaligus modal penting dalam pembangunan yang berkelanjutan.

Secara historis, Kabupaten Buton Selatan resmi menjadi daerah otonom melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2014 tentang Pembentukan Kabupaten Buton Selatan di Provinsi Sulawesi Tenggara. Pembentukan daerah baru tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional untuk mendekatkan pelayanan pemerintahan kepada masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah kepulauan. Di tingkat global, pendekatan pembangunan yang mengedepankan tata kelola pemerintahan, penguatan sumber daya manusia, pelestarian budaya, dan pembangunan berkelanjutan juga sejalan dengan Sustainable Development Goals (SDGs) yang diadopsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sejak 2015 sebagai agenda pembangunan dunia hingga 2030.

baca juga:

  1. Bupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Reformasi Birokrasi Dengan Lantik Sembilan Pejabat Pimpinan …
  2. Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Ajak Seluruh Elemen Bersama Bangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing

Upacara Hari Jadi Ke-12 Kabupaten Buton Selatan berlangsung khidmat dan dihadiri unsur Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara, pemerintah kabupaten/kota, DPRD, Forkopimda, jajaran organisasi perangkat daerah, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat. Peringatan tersebut menjadi refleksi atas perjalanan pembangunan daerah sekaligus memperkuat komitmen seluruh komponen masyarakat untuk membawa Buton Selatan menjadi daerah yang semakin maju, inklusif, dan mampu bersaing di tingkat regional maupun nasional.(*)

 

 

Visited 19 times, 2 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *