Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Diklat Paskibraka, Pemusatan Diklat Dimula, Siapkan Pengibar HUT RI Ke-81Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Diklat Paskibraka, Pemusatan Diklat Dimula, Siapkan Pengibar HUT RI Ke-81

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Kabupaten Buton Selatan resmi memulai Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Kabupaten Buton Selatan Tahun 2026 sebagai persiapan pelaksanaan Upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pembukaan diklat dilakukan langsung oleh Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios di halaman Kantor Bupati Buton Selatan, Rabu (22/7/2026), dengan menekankan pentingnya pembentukan karakter, disiplin, kepemimpinan, dan jiwa nasionalisme generasi muda. “Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Diklat Paskibraka, Pemusatan Diklat Dimula, Siapkan Pengibar HUT RI Ke-81,”

 

Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Diklat Paskibraka, Pemusatan Diklat Dimula, Siapkan Pengibar HUT RI Ke-81
Bupati Buton Selatan H Muh Adios Resmi Buka Diklat Paskibraka, Pemusatan Diklat Dimula, Siapkan Pengibar HUT RI Ke-81

Sebanyak 72 peserta yang terdiri atas 36 putra dan 36 putri akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan hingga 16 Agustus 2026. Mereka merupakan putra-putri terbaik hasil seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buton Selatan yang selanjutnya akan menjalani pembinaan intensif bersama pelatih dan instruktur sebelum bertugas sebagai pengibar maupun penurun Bendera Merah Putih pada peringatan HUT RI Ke-81.

Bupati H. Muhammad Adios mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan amanah besar sekaligus kehormatan bagi generasi muda karena dipercaya menjalankan tugas kenegaraan pada momentum paling sakral dalam kalender nasional. “Kalian adalah putra-putri terbaik daerah yang telah melalui proses seleksi yang ketat. Tugas ini bukan hanya sebuah kebanggaan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara,” ujarnya.

Menurut Bupati, pemusatan diklat tidak boleh dipandang hanya sebagai latihan fisik maupun baris-berbaris. “Pendidikan ini adalah kawah candradimuka untuk membentuk karakter, kedisiplinan, jiwa kepemimpinan, nasionalisme, serta kecintaan kepada bangsa dan negara,” katanya. Ia juga meminta seluruh peserta menjaga kesehatan, menaati seluruh aturan, serta membangun solidaritas selama mengikuti pelatihan.

Kepada para pelatih dan instruktur, Bupati berpesan agar menjalankan proses pembinaan secara profesional, humanis, dan tetap tegas dalam menanamkan disiplin kepada seluruh peserta. “Laksanakan pembinaan dengan penuh tanggung jawab agar lahir Paskibraka yang berintegritas, tangguh, dan mampu menjalankan tugas dengan sempurna,” tegasnya.

2 10

Pelaksanaan Diklat Paskibraka Tahun 2026 mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2022 tentang Program Paskibraka dan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara, serta Lagu Kebangsaan. Regulasi tersebut menjadi landasan pembinaan generasi muda yang memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, sekaligus memperkuat kesiapan fisik, mental, disiplin, dan kekompakan peserta.

Secara historis, tradisi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka bermula pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 1946 di Yogyakarta, kemudian berkembang menjadi organisasi pembinaan kepemudaan berskala nasional. Sejak diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 51 Tahun 2022 yang kemudian disempurnakan melalui Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2022, pembinaan Paskibraka berada di bawah koordinasi Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Di tingkat internasional, pembinaan generasi muda melalui pendidikan kepemimpinan, kedisiplinan, dan penguatan nilai kebangsaan juga menjadi praktik yang diterapkan berbagai negara sebagai bagian dari pembangunan karakter dan civic education bagi calon pemimpin masa depan.

baca juga:

  1. BPBD Buton Selatan Siaga 24 Jam Antisipasi Karhutla dan Kekeringan 2026
  2. Rapat Paripurna DPRD, Bupati Buton Selatan H Muh Adios Ajak Seluruh Elemen Bersama Bangun Buton Selatan yang Sejahtera, Berbudaya, dan Berdaya Saing

Pembukaan diklat turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Buton Selatan La Ode Harwanto, para Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton Selatan, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian di lingkungan Sekretariat Daerah, Camat Batauga, pelatih, instruktur, panitia, serta seluruh calon anggota Paskibraka. Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, Bupati secara resmi membuka pemusatan diklat dan berharap seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar hingga melahirkan Paskibraka yang disiplin, berkarakter, dan mampu mengemban amanah pada Upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.(*)

baca berita lainnya:

Bupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Reformasi Birokrasi Dengan Lantik Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Hasil Seleksi Terbuka 2026, Ini Dia Nama-namanyaBupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Reformasi Birokrasi Dengan Lantik Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Hasil Seleksi Terbuka 2026, Ini Dia Nama-namanya

BUTON SELATAN, BAUBAUPOST.COM – Bupati Buton Selatan, H. Muhammad Adios, resmi melantik dan mengambil sumpah/janji sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama hasil Seleksi Terbuka Tahun 2026. Prosesi pelantikan yang dipusatkan di Gedung Lamaindo, Kecamatan Batauga, Senin (20/7/2026). “Bupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Reformasi Birokrasi Dengan Lantik Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Hasil Seleksi Terbuka 2026, Ini Dia Nama-namanya,”

Bupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Reformasi Birokrasi Dengan Lantik Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Hasil Seleksi Terbuka 2026, Ini Dia Nama-namanya
Bupati Buton Selatan H Muh Adios Perkuat Reformasi Birokrasi Dengan Lantik Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Hasil Seleksi Terbuka 2026, Ini Dia Nama-namanya

Pelantikan tersebut berlangsung secara khidmat dan menjadi bagian dari penguatan birokrasi berbasis sistem merit di lingkungan Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

Pelantikan ditandai dengan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara pelantikan, serta penyerahan dokumen pelantikan kepada masing-masing pejabat yang disaksikan oleh para undangan.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala organisasi perangkat daerah (OPD), serta para camat di lingkup Pemerintah Kabupaten Buton Selatan.

Dalam sambutan Bupati Buton Selatan H. Muhammad Adios menegaskan bahwa, pelantikan bukan sekadar agenda seremonial ataupun mengisi kekosongan jabatan. Pelantikan tersebut merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, akuntabel, transparan, dan berbasis sistem sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pelantikan dan pergantian pimpinan ini merupakan hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2026. Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari upaya membangun birokrasi yang profesional dan berintegritas,” ujar Adios.

Ia menjelaskan, seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan secara objektif, transparan, kompetitif, dan profesional. Para peserta mengikuti proses mulai dari seleksi administrasi, tes kompetensi berbasis komputer, penulisan makalah, wawancara, hingga penilaian rekam jejak oleh panitia seleksi.

Dari seluruh rangkaian tersebut, panitia menetapkan tiga peserta terbaik untuk setiap jabatan yang diperebutkan. Berdasarkan hasil penilaian objektif dan rekomendasi teknis, pemerintah kemudian menetapkan pejabat yang dinilai paling memenuhi syarat untuk menduduki jabatan strategis tersebut.

“Seleksi ini menghasilkan kader-kader terbaik yang dimiliki Kabupaten Buton Selatan. Mereka memiliki kemampuan yang mumpuni sesuai jabatan yang akan diemban. Penempatan pimpinan benar-benar didasarkan pada kompetensi, integritas, dan rekam jejak kinerja,” katanya.

Bupati mengingatkan bahwa jabatan yang diemban bukanlah bentuk penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat dan kepada Allah SWT.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menjadi pemimpin yang profesional, berprestasi, serta menjadi motor penggerak perubahan dan inovasi di masing-masing organisasi perangkat daerah.

“Pastikan pelayanan publik berjalan cepat, mudah, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Buton Selatan. Bangun budaya kerja yang kolaboratif, disiplin, dan tertib administrasi. Saya tidak menginginkan pejabat yang hanya pandai membuat laporan, tetapi minim aksi. Saya ingin saudara hadir di tengah masyarakat dan menyelesaikan persoalan yang dihadapi warga,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta Seleksi Terbuka JPT Pratama, termasuk mereka yang berhasil masuk tiga besar namun belum memperoleh kesempatan untuk dilantik.

“Saya mengucapkan terima kasih atas dedikasi, semangat, dan sportivitas seluruh peserta. Bagi yang belum terpilih, tetaplah memberikan pengabdian terbaik karena kompetensi saudara tetap dibutuhkan untuk membangun Kabupaten Buton Selatan,” ujarnya.

Prosesi pelantikan ditutup dengan penandatanganan berita acara, pemberian ucapan selamat, dan sesi foto bersama. Para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera menyusun program kerja, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta bersinergi dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

baca juga:

  1. Dana Abadi Pendidikan Rp195,8 Triliun, LPDP Perluas Akses Beasiswa, UM Buton Gelar Seminar Sosialisasi Tahap II …
  2. Pengawasan Pemilu Berbasis Kearifan Lokal, Kabhanti Dinilai Efektif Bangun Budaya Demokrasi di Buton

 

Berikut Sembilan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang Dilantik:

1. La Ode Bariu – Kepala Dinas Pendidikan.

2. dr. La Ode Achmad Amanah Maulana – Kepala Dinas Kesehatan.

3. Iwan Mulyawan – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

4. La Ode Muhammad Ilmayang Amli – Kepala Dinas Perhubungan.

5. Rusman Alam Purnama – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

6. Madina Hasmar – Kepala Dinas Perikanan.

7. La Ode Muhamad Hidayat – Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan.

8. Hasmin Joko – Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah.

9. Haida – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

 

 

 

 

Visited 13 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *