PASGARDA SMA Negeri 1 Baubau Tampil Gemilang, Rebut Lima Penghargaan di SurabayaPASGARDA SMA Negeri 1 Baubau Tampil Gemilang, Rebut Lima Penghargaan di Surabaya

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Prestasi membanggakan ditorehkan Pasukan Garuda Bhayangkara (PASGARDA) SMA Negeri 1 Baubau dalam kompetisi Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) PELETON 15 di SMK Negeri 5 Surabaya, Jawa Timur. Bersaing dengan 24 peserta, tim asal Kota Baubau itu berhasil membawa pulang lima penghargaan, termasuk Piala Bergilir, setelah menunjukkan kemampuan dalam kedisiplinan, kekompakan, kreativitas, dan penampilan. “PASGARDA SMA Negeri 1 Baubau Tampil Gemilang, Rebut Lima Penghargaan di Surabaya,”

PASGARDA SMA Negeri 1 Baubau Tampil Gemilang, Rebut Lima Penghargaan di Surabaya
PASGARDA SMA Negeri 1 Baubau Tampil Gemilang, Rebut Lima Penghargaan di Surabaya

Lima penghargaan yang diraih masing-masing Juara 1 Terfavorit, Juara 2 Mula, Juara 3 Best Costume, Suporter Terbaik, serta Piala Bergilir. Capaian tersebut menjadi bukti kemampuan peserta didik SMA Negeri 1 Baubau dalam mengembangkan potensi di bidang ketangkasan baris berbaris sekaligus memperkenalkan nama daerah di tingkat nasional.

Keberhasilan itu tidak diraih secara instan. Sebanyak 16 anggota PASGARDA telah diberangkatkan melalui prosesi pelepasan di SMA Negeri 1 Baubau pada Selasa, 27 Oktober 2026. Setibanya di Surabaya pada 29 Oktober, mereka menjalani latihan intensif hingga 31 Oktober untuk mematangkan persiapan sebelum mengikuti perlombaan pada 1 November 2026.

Kepala SMA Negeri 1 Baubau, Samsuriati AH, S.Pd., M.M., mengungkapkan bahwa persaingan dalam ajang tersebut menjadi pengalaman penting bagi para siswa untuk mengukur kemampuan sekaligus membangun mental kompetitif. Ia mengapresiasi perjuangan seluruh anggota yang mampu menjaga performa hingga kompetisi berakhir.

“Prestasi ini merupakan hasil kerja keras, kedisiplinan, latihan, dan kekompakan seluruh anggota tim. Kami tentu bangga karena anak-anak mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan membawa pulang lima penghargaan untuk sekolah serta Kota Baubau,” kata Samsuriati kepada Baubau Post, Rabu (4/11/2026).

Dalam konteks pendidikan, kegiatan baris berbaris memiliki sejarah panjang sebagai sarana pembentukan disiplin dan kerja sama. Di Indonesia, pengaturan Peraturan Baris Berbaris (PBB) telah mengalami perkembangan, antara lain melalui keputusan Panglima ABRI pada 8 Oktober 1985, kemudian diperbarui melalui Peraturan Panglima TNI Nomor 46 Tahun 2014. Pedoman tersebut menempatkan baris berbaris bukan sekadar latihan fisik, melainkan juga sebagai sarana membangun tanggung jawab, persatuan, dan kepatuhan terhadap instruksi.

Tradisi latihan formasi juga dikenal dalam sejarah militer dunia. Catatan pendidikan kadet Kanada menyebutkan bahwa bentuk awal gerakan baris berbaris telah dikenal sejak sekitar 3.000 sebelum Masehi di Mesopotamia. Pada perkembangannya, latihan formasi digunakan untuk membangun keteraturan gerak pasukan dan menjadi bagian dari tradisi upacara militer. Nilai-nilai tersebut kemudian berkembang dalam berbagai kegiatan kedisiplinan dan penampilan kelompok.

Pengalaman di Surabaya kini menjadi modal PASGARDA untuk menghadapi agenda berikutnya. SMA Negeri 1 Baubau telah menyiapkan tim tersebut mengikuti kompetisi LKBB di Kota Baubau pada 12–13 Desember 2026. Samsuriati berharap capaian nasional itu tidak membuat para siswa berpuas diri, tetapi menjadi dorongan untuk meningkatkan kualitas penampilan, kreativitas, dan konsistensi latihan.

baca juga:

  1. Berawal dari Nongkrong dan Dan Dipicu Miras di Pasar Karya Nugraha Baubau, Pelaku MOL Tersinggung …
  2. Akademi Paradigta Hadir di Baubau, PKK Perkuat Kepemimpinan Perempuan, Sitti Aryati Yusran Dorong Perempuan Baubau Ambil Peran Strategis dalam Pembangunan Daerah

Tim PASGARDA dijadwalkan bertolak dari Surabaya pada 7 November dan tiba kembali di Kota Baubau pada 9 November 2026. Kepulangan tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian keikutsertaan mereka dalam LKBB PELETON 15 sebelum kembali mempersiapkan diri menghadapi kompetisi selanjutnya.(*)

baca berita lainnya:

 

 

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM  – Pemerintah Kota Baubau mematangkan persiapan peringatan Hari Pahlawan 2026 dengan menyiapkan tiga agenda utama, yakni upacara bendera, ziarah nasional, dan tabur bunga di laut. Seluruh rangkaian kegiatan yang dijadwalkan berlangsung Selasa (10/11/2026) tersebut akan melibatkan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), organisasi perangkat daerah (OPD), TNI, Polri, organisasi kepemudaan, hingga kalangan pelajar dan mahasiswa. “Jelang Hari Pahlawan 2026, Baubau Matangkan Tiga Agenda Penghormatan Perjuangan,”

Jelang Hari Pahlawan 2026, Baubau Matangkan Tiga Agenda Penghormatan Perjuangan
Jelang Hari Pahlawan 2026, Baubau Matangkan Tiga Agenda Penghormatan Perjuangan

Persiapan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi yang dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kota Baubau, La Ode Aswad, S.Sos., M.Si., di ruang rapat lantai II Kantor Wali Kota Baubau, Selasa (3/11/2026). Rapat tersebut digelar melalui Dinas Sosial dan Tenaga Kerja untuk memastikan seluruh agenda berjalan tertib, aman, dan khidmat.

Mengusung tema “Pahlawanku Teladanku: Melangkah Bersama, Melanjutkan Perjuangan”, peringatan tahun ini tidak hanya diarahkan sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga momentum memperkuat penghormatan terhadap nilai-nilai perjuangan dan pengabdian para pahlawan kepada bangsa.

La Ode Aswad menekankan pentingnya sinergi seluruh unsur kepanitiaan. Menurut dia, kesiapan setiap seksi harus terkoordinasi agar tidak terjadi kendala selama pelaksanaan kegiatan, mulai dari upacara, perlengkapan, pelayanan kesehatan, pengamanan, hingga publikasi.

“Peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum penghormatan nyata atas jasa para pejuang kemerdekaan. Oleh karena itu, seluruh seksi kepanitiaan harus bekerja terintegrasi dan disiplin terhadap rundown yang telah dirancang,” tegasnya.

Secara historis, Hari Pahlawan yang diperingati setiap 10 November berakar pada pertempuran besar di Surabaya pada 10 November 1945. Pertempuran tersebut menjadi salah satu simbol perlawanan rakyat Indonesia terhadap upaya kembalinya kekuasaan kolonial setelah Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. Pemerintah kemudian menetapkan 10 November sebagai Hari Pahlawan melalui Keputusan Presiden Nomor 316 Tahun 1959.

Semangat mengenang perjuangan juga menjadi tradisi di berbagai negara. Salah satunya Remembrance Day yang diperingati setiap 11 November di sejumlah negara Persemakmuran untuk mengenang korban perang, terutama berakhirnya Perang Dunia I melalui gencatan senjata pada 11 November 1918. Tradisi tersebut menunjukkan bahwa penghormatan terhadap pengorbanan para pejuang dan korban perang merupakan nilai kemanusiaan yang melampaui batas negara.

Dalam rangkaian kegiatan di Baubau, upacara bendera direncanakan dipimpin langsung Wali Kota Baubau selaku inspektur upacara. Agenda tersebut mencakup pembacaan pesan-pesan pahlawan, penyampaian pidato seragam dari Kementerian Sosial RI, serta penyerahan bantuan sosial secara simbolis kepada para veteran.

Selain itu, upacara ziarah nasional di Taman Makam Pahlawan (TMP) Oputa Yi Koo dijadwalkan dipimpin Dandim 1413/Buton. Sementara itu, upacara tabur bunga di laut yang berlokasi di Pelabuhan Murhum akan dipimpin Kapolres Baubau. Kedua kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah mengorbankan jiwa dan raga bagi kemerdekaan Indonesia.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, La Ode Aswad meminta Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan kepolisian memperkuat koordinasi pengamanan, termasuk mengantisipasi kepadatan lalu lintas serta memastikan seluruh lokasi kegiatan tetap kondusif.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kota Baubau untuk mengibarkan bendera Merah Putih satu tiang penuh pada 10 November 2026. Mari kita bersama-sama mengambil sikap hening cipta selama 60 detik tepat pukul 08.15 WITA,” ujarnya.

Pelaksanaan hening cipta serentak tersebut akan ditandai dengan bunyi sirene kendaraan di jalan raya, termasuk sirene armada pemadam kebakaran dan ambulans. Dinas Komunikasi dan Informatika bersama jajaran pemerintah di tingkat wilayah diharapkan turut menyosialisasikan imbauan tersebut agar partisipasi masyarakat semakin luas.

baca juga:

  1. PERPANI Baubau Bidik Prestasi Porprov 2026, 31 Atlet Berebut Tiket ke Kendari …
  2. Nongkrong Bersama di Pasar Karya Nugraha Baubau dan Diduga Dipicu Miras Hingga Tersinggung Dengan Pertanyaan Pernah Masuk Penjara, Pelaku Tunggal MOL Tikam Dhani Hingga Tewas

Melalui keterlibatan seluruh unsur pemerintahan, aparat keamanan, lembaga pendidikan, dan masyarakat, Pemkot Baubau berharap peringatan Hari Pahlawan 2026 tidak hanya berlangsung tertib dan khidmat, tetapi juga memperkuat kesadaran generasi muda untuk meneruskan semangat perjuangan melalui pengabdian, persatuan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan bangsa.(*)

,

 

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *