F01.5 Dokter Umummmmmmmmmmm

Peliput: Nelvida A

BAUBAU, BP- Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi penyakit utama di Puskesmas Bungi. Jumlah kasusnya mencapai 904 kasus di tahun 2018, atau meningkat dibandingkan dengan tahun 2017, sebanyak 884 kasus.

Hal itu diungkapkan oleh Dokter Puskesmas Bungi dr Anna Yuliana saat ditemui Baubau Post pada, Selasa (09/04). Berdasarkan hasil presentase perbandingan penyakit ISPA sejak dua tahun terakhir, angka penyakit ISPA mengalami perbandingan yang tidak terlalu signifikan.

” Jumlah kasus ISPA di tahun 2017 sebanyak 884 kasus. Setelah memasuki tahun 2018, jumlah kasus ISPA tidak terlalu menunjukkan perbedaan yang signifikas karena hanya sebanyak 904 kasus,” jelasnya.

Untuk meminimalisir angka penyakit tersebut, pihak Puskesmas menggunakan dua metode pengantisipasian yaitu dalam bentuk penyuluhan dan sosialisasi ke masyarakat serta penanganan langsung didalam gedung Pukesmas.

” Sistem pelayanannya kita bagi dua bagian, ada yang dilapangan yaitu upaya kesehatan masyarakat dan ada di dalam gedung yaitu upaya kesehatan perorangan,” ungkapnya.

Lanjutnya, penyakit ISPA merupakan penyakit musiman yang disebabkan oleh gangguan cuaca dan mayoritasnya dialami oleh anak-anak.

” ISPA memang paling tinggi di antara yang lain dalam satu tahun karena ISPA menyerang anak-anak dibanding orang dewasa,” tuturnya.

Anna mengimbau agar masyarakat yang berada dilingkup wilayah kerja Puskesmas Bungi dapat melaksanakan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), sebelum terindikasi terserang penyakit serta menjaga kesehatan tubuh agar tidak mudah terkena penyakit.

“Saya menghimbau kepada masyarakat agar melaksanakan PHBS,” tutupnya. (#)

Visited 3 times, 1 visit(s) today