Peliput: Nelvida A
BAUBAU, BP- Masyarakat di lingkungan Kampeonaho dan Tampuna selalu melakukan persalinan di Puskesmas dengan bantuan medis. Namun pemahaman masyarakat tentang pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif kepada bayi masih kurang.
Kepala Puskesmas Kampeonaho Ni Nengah Budiasih SKM MKes ditemui Baubau Post, Kamis (25/04) mengungkap, kurangnya pemahaman tentang ASI ekslusif, karena umur ibu masih tergolong muda.
” Banyak yang melakukan persalinan itu pada generasi milenial, sehingga yang membuat dia tidak memberikan ASI eksklusif,” terangnya.
Untuk meningkatkan pemahaman ibu, pihaknya telah melakukan upaya penyuluhan akan pentingnya ASI eksklusif untuk bayi berumur 0-6 bulan.
Sementara itu, jumlah persalinan di Puskesmas Kampeonaho selalu meningkat dari tahun ke tahun. Peningkatan sudah terjadi sejak enam tahun terakhir.
“Sudah setiap tahun ada peningkatan,” katanya.
Saat ini, jumlah tenaga bidan yang bertugas melayani masyarakat sebanyak dua orang. Jumlah itu dirasa sudah cukup, karena dibantu dengan tenaga magang untuk proses persalinan .
” Tenaga bidannya sudah cukup kebetulan juga ada tenaga sukarela yang membantu proses persalinan,” terangnya. (#)

