Wali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan KerjaWali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan Kerja

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Sebanyak 78 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Baubau resmi dilantik oleh Wali Kota Baubau, Yusran Fahim, pada Sabtu (2/5/2026) di Aula Kantor Wali Kota Baubau, Palagimata. Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah daerah dalam memperkuat struktur organisasi serta mempercepat pencapaian target kinerja tahun anggaran 2026. “Wali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan Kerja,”

Wali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan Kerja
Wali Kota Baubau HYF Lantik 78 Pejabat Fokus Penguatan dan Percepatan Kerja

Langkah tersebut diambil di tengah tuntutan percepatan pembangunan daerah yang memasuki triwulan kedua. Pemerintah Kota Baubau menilai, pengisian jabatan yang kosong melalui mekanisme promosi dan rotasi merupakan solusi untuk menjaga kesinambungan pelayanan publik.

Dalam arahannya, Yusran Fahim menegaskan bahwa momentum pelantikan harus dimaknai sebagai titik awal peningkatan kinerja. “Pelantikan ini adalah langkah penguatan agar setiap lini pemerintahan siap mencapai target kinerja yang telah ditetapkan,” ujarnya.

Ia menambahkan, para pejabat yang baru dilantik diharapkan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing dan tidak membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri. “Kita sudah memasuki triwulan kedua, tidak ada lagi ruang untuk berlama-lama. Semua harus langsung bekerja atau tancap gas,” tegasnya.

Selain percepatan kinerja, Wali Kota juga menyoroti pentingnya penyerapan anggaran yang tepat waktu. Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah memastikan realisasi anggaran berjalan sesuai jadwal guna mendukung program pembangunan yang telah dirancang.

Konsolidasi internal menjadi aspek lain yang ditekankan dalam pelantikan ini. Para pejabat diminta membangun koordinasi yang solid di unit kerja masing-masing agar pelaksanaan program dapat berjalan efektif dan selaras dengan visi pembangunan daerah.

Menanggapi kebijakan efisiensi serta penerapan sistem kerja Work From Home (WFH), Yusran Fahim mengingatkan bahwa kondisi tersebut tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik. “WFH bukanlah penghalang. Dengan adaptasi dan inovasi, kita tetap harus produktif dan memberikan pelayanan prima,” katanya.

Secara historis, kebijakan rotasi dan promosi jabatan dalam birokrasi telah menjadi praktik umum di Indonesia sejak era reformasi 1998, yang menekankan prinsip meritokrasi dalam pengelolaan aparatur sipil negara. Di tingkat global, praktik serupa juga diterapkan di berbagai negara untuk menjaga dinamika organisasi dan mencegah stagnasi kinerja.

Reformasi birokrasi yang dicanangkan pemerintah pusat melalui berbagai regulasi, termasuk penguatan sistem merit oleh Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN), menjadi landasan penting bagi pemerintah daerah dalam melakukan penataan organisasi secara berkelanjutan.

Dalam konteks lokal, pelantikan pejabat di Kota Baubau juga mencerminkan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan serta pelayanan publik yang lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Wali Kota turut mengingatkan pentingnya integritas dan etika dalam menjalankan tugas. “Selamat bertugas kepada pejabat yang baru dilantik. Bekerjalah dengan baik, benar, dan penuh tanggung jawab,” pesannya.

Ia juga menambahkan pesan moral kepada seluruh aparatur agar menjaga akhlak serta menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan publik. “Semoga Allah SWT senantiasa membimbing langkah kita dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutupnya.

Adapun sejumlah pejabat yang dilantik meliputi berbagai posisi strategis, mulai dari camat, kepala bagian, hingga lurah. Di antaranya Camat Wolio Tegar Aryu Saputra, Kabag Kesra La Ode Maaruf, Kabag Umum Mustafa, serta Inspektur Pembantu Wilayah I La Ode Darmawan Hibali.

Baca juga:

  1. Murhum Juara Umum di MTQ XIV Baubau, Ajang Religius Berakhir, Generasi Qurani Jadi Sorotan
  2. 87 Calon Jamaah Haji Baubau Ikuti Tes Fisik, Dinkes Tekankan Pentingnya Stamina

Selain itu, turut dilantik Sekretaris Dinas Perumahan Mohamad Salman, Kabid Pertanahan Dina Fainal, Kabid Cipta Karya Yudiarto, serta sejumlah lurah seperti Yinizal Nisaid, Jeny, Muslimat, Abdul Rasyid, Dinarti, Zamria, Zuliadin, Minarni, Asham, dan Anong Nani.

Dengan pelantikan ini, Pemerintah Kota Baubau diharapkan mampu menjaga stabilitas organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program pembangunan di berbagai sektor, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara optimal dan berkelanjutan.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Sebanyak 445 warga binaan pemasyarakatan (WBP) bersama pegawai Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kota Baubau menjalani skrining kesehatan massal yang dilaksanakan selama dua hari, pada 29–30 April 2026. “Dinkes Baubau Periksa 445 WBP dan Pegawai Lapas Secara Massal Untuk Cegah Penyakit Menular,”

Dinkes Baubau Periksa 445 WBP dan Pegawai Lapas Secara Massal Untuk Cegah Penyakit Menular
Dinkes Baubau Periksa 445 WBP dan Pegawai Lapas Secara Massal Untuk Cegah Penyakit Menular

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Cek Kesehatan Gratis yang dirangkaikan dengan Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL), sebagai bentuk pemenuhan hak dasar kesehatan bagi seluruh warga negara tanpa terkecuali.

Pelaksanaan skrining ini digagas melalui kolaborasi antara Dinas Kesehatan Kota Baubau dengan tujuh Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) puskesmas yang tersebar di wilayah setempat.

dummy

Adapun puskesmas yang terlibat meliputi Puskesmas Bataraguru, Puskesmas Wolio, Puskesmas Bukit Wolio Indah, Puskesmas Wajo, serta Puskesmas Kodolomoko, Katobengke, dan Waborobo.

Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau, dr. Frederik Tangke Allo, Sp.B, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, termasuk warga binaan di lingkungan pemasyarakatan.

Ia menjelaskan bahwa layanan yang diberikan tidak hanya sebatas pemeriksaan kesehatan umum, tetapi juga mencakup deteksi dini dan upaya pencegahan berbagai penyakit.

Rangkaian pemeriksaan meliputi skrining fisik berupa pengukuran Indeks Massa Tubuh (IMT) dan tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium seperti gula darah, hepatitis C, sifilis, dan HIV.

Selain itu, dilakukan pula deteksi dini tuberkulosis (TBC) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi penyebaran penyakit menular di lingkungan dengan tingkat hunian tinggi.

Kegiatan ini juga mencakup inspeksi kesehatan lingkungan pada sarana dan prasarana dapur Lapas guna memastikan standar kebersihan dan sanitasi terpenuhi.

Para peserta turut mendapatkan edukasi kesehatan melalui sosialisasi pola hidup sehat untuk mencegah penyebaran penyakit di lingkungan padat hunian.

Sebagai bagian dari penguatan layanan kesehatan berkelanjutan, pada hari pertama kegiatan dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kepala Lapas Kelas IIA Baubau Abdul Waris, A.Md.IP., S.H., M.H., dan Kepala Dinas Kesehatan Kota Baubau.

Menurut dr. Frederik, kerja sama tersebut merupakan wujud komitmen bersama dalam menjamin terpenuhinya hak kesehatan warga binaan selama menjalani masa pembinaan.

Ia menegaskan bahwa Dinas Kesehatan akan terus memberikan pelayanan optimal guna menciptakan lingkungan Lapas yang sehat dan mendukung proses pembinaan.

baca juga:

  1. Kolaborasi Dinkes dan Poltekkes Perkuat Pencegahan Stunting Digital Pada Remaja Melalui Aplikasi
  2. MTQ XIV Baubau Sukses Digelar, Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Tutup MTQ XIV Dengan Meriah, Murhum Tampil sebagai Juara Umum

Sementara itu, Kepala Lapas Baubau Abdul Waris menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam menjaga kesehatan dan kondusivitas lingkungan Lapas.

Ia menilai bahwa melalui deteksi dini, potensi penyebaran penyakit di dalam blok hunian dapat ditekan secara signifikan.

Dengan adanya skrining kesehatan massal ini, diharapkan seluruh warga binaan dan pegawai Lapas Baubau dapat menjalani aktivitas dengan kondisi kesehatan yang lebih baik serta meningkatkan kualitas hidup di lingkungan pemasyarakatan.(*)

Visited 16 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *