300 ASN Baubau Dibekali AI, Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan300 ASN Baubau Dibekali AI, Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM  – Pemerintah Kota Baubau mulai memperkuat kapasitas aparatur sipil negara (ASN) dalam menghadapi perkembangan teknologi digital dengan menggelar Pelatihan Artificial Intelligence (AI) Content Creation Tahun 2026. Sebanyak 300 ASN dari berbagai perangkat daerah mengikuti program tersebut sebagai langkah mempercepat transformasi digital pemerintahan daerah. “300 ASN Baubau Dibekali AI, Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan,”

300 ASN Baubau Dibekali AI, Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan
300 ASN Baubau Dibekali AI, Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan

Pelatihan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting itu dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Baubau Ir Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc, Selasa (4/8/2026). Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemkot Baubau dengan Balai Besar Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BBLSDM Komdigi) Makassar.

Kepala Dinas Kominfo Kota Baubau H Andi Hamzah Machmud, S.Sos., M.Si menjelaskan, kegiatan bertema “Membangun SDM Digital yang Kreatif, Inovatif, dan Adaptif melalui Pemanfaatan Artificial Intelligence untuk Mendukung Transformasi Digital Kota Baubau” itu dilaksanakan dalam dua gelombang. Batch pertama berlangsung pada 4–7 Agustus 2026, sementara Batch kedua dijadwalkan pada 7–9 September 2026.

“Melalui pelatihan ini, peserta dibekali kemampuan memanfaatkan AI untuk mendukung tugas pemerintahan, meningkatkan pelayanan publik, serta menghasilkan konten informasi pemerintah yang lebih edukatif dan berkualitas,” kata Andi Hamzah.

Wakil Wali Kota Baubau mengatakan, penguasaan teknologi kecerdasan buatan kini menjadi kebutuhan penting bagi ASN karena pola kerja pemerintahan terus mengalami perubahan akibat perkembangan teknologi informasi. Menurut dia, AI dapat membantu aparatur menghasilkan berbagai produk komunikasi publik seperti teks, gambar, audio, hingga video secara lebih cepat dan efektif.

“Teknologi AI harus menjadi alat pendukung bagi ASN untuk meningkatkan kualitas pelayanan, memperluas penyebaran informasi pemerintah, serta memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar Wa Ode Hamsinah Bolu.

Ia menambahkan, 300 ASN yang mengikuti pelatihan tersebut merupakan langkah awal dari program peningkatan kompetensi digital. Jumlah itu masih perlu diperluas mengingat jumlah ASN Pemerintah Kota Baubau mencapai sekitar 4.000 orang.

Selain peningkatan kapasitas ASN, Pemkot Baubau juga menyiapkan sejumlah strategi percepatan digitalisasi, antara lain memperluas pelatihan teknologi bagi pelaku UMKM dan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), memperkuat kerja sama infrastruktur telekomunikasi dengan BAKTI Komdigi, serta membangun ekosistem digital melalui pendampingan teknis berkelanjutan.

Program tersebut juga dirangkaikan dengan Kompetisi Konten Kreatif AI dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Karya terbaik peserta akan memperoleh penghargaan yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Baubau pada malam ramah tamah peringatan HUT RI.

Kepala BBLSDM Komdigi Makassar Drs Baso Saleh, M.I.Kom mengapresiasi kerja sama dengan Pemerintah Kota Baubau. Ia berharap pelatihan tersebut dapat melahirkan talenta digital baru yang mampu memperkuat pelayanan informasi publik dan meningkatkan literasi digital masyarakat.

“Kolaborasi ini diharapkan melahirkan sumber daya manusia digital yang kreatif, inovatif, dan mampu mempercepat transformasi digital daerah,” kata Baso Saleh.

Penguatan kompetensi digital ASN menjadi bagian dari tren global dalam reformasi birokrasi berbasis teknologi. Secara historis, perkembangan kecerdasan buatan memasuki fase baru sejak kemunculan teknologi machine learning pada akhir abad ke-20 dan semakin berkembang setelah hadirnya teknologi AI generatif pada dekade 2020-an. Di Indonesia, pemerintah mulai mendorong pemanfaatan teknologi digital melalui program transformasi digital nasional, termasuk penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk meningkatkan efektivitas pelayanan publik.

baca juga:

  1. Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Lepas Pramuka ke Cibubur Mengikuti Jamnas XII, Titip Pesan
  2. Pergantian Kapolres Baubau Jadi Momentum Memperkokoh Keamanan Daerah, AKBP Noer Alam Ajak Seluruh Elemen Bersatu Menjaga Keamanan Kota Baubau

Dengan pelatihan AI Content Creation tersebut, Pemkot Baubau berharap aparatur daerah mampu menjadi penggerak perubahan menuju pemerintahan yang transparan, akuntabel, inovatif, dan berbasis teknologi informasi.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAU POST.COM – Pemerintah Kota Baubau memperkuat sistem pengawasan terhadap keberadaan warga negara asing (WNA) menyusul meningkatnya mobilitas global yang masuk ke daerah tersebut. Sebanyak 572 WNA tercatat berada dan melakukan aktivitas di Kota Baubau berdasarkan data keimigrasian, mulai dari izin tinggal kunjungan, izin tinggal terbatas (ITAS) satu tahun, hingga perubahan status izin tinggal. “Kantor Imigrasi Baubau Perkuat Pengawasan 572 WNA Melalui Sinergi Lintas Sektor,”

Kantor Imigrasi Baubau Perkuat Pengawasan 572 WNA Melalui Sinergi Lintas Sektor
Kantor Imigrasi Baubau Perkuat Pengawasan 572 WNA Melalui Sinergi Lintas Sektor

Penguatan pengawasan itu dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Penanganan Orang Asing Lintas Sektoral Tingkat Kota Baubau yang digelar di Aula DP3A Kota Baubau, Kamis (30/7/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Baubau, Dr. Dahrul Dahlan, S.STP., M.Si., mewakili Pemerintah Kota Baubau.

Dahrul mengatakan, posisi strategis Kota Baubau sebagai salah satu simpul perdagangan, jasa, dan pendidikan di kawasan Kepulauan Buton menjadikan daerah ini memiliki peluang ekonomi yang besar. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan tantangan baru dalam mengelola arus keluar masuk orang asing agar tetap sesuai aturan yang berlaku.

“Pemerintah harus memastikan setiap orang asing yang berada di Kota Baubau menghormati hukum yang berlaku, menjunjung tinggi adat dan budaya lokal, serta ikut menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat,” ujar Dahrul.

Ia menegaskan, pengawasan terhadap orang asing tidak dapat hanya dilakukan oleh satu lembaga, khususnya Kantor Imigrasi, tetapi membutuhkan keterlibatan berbagai unsur pemerintah daerah, aparat keamanan, dan instansi terkait. Menurutnya, pertukaran informasi dan koordinasi menjadi faktor penting untuk mencegah potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran hukum.

“Rakor ini menjadi wadah penting untuk pertukaran data, informasi, serta evaluasi berkala sesuai regulasi. Dengan sinergi yang kuat, langkah pengawasan di lapangan akan lebih efektif,” katanya.

3

Dahrul juga berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kapasitas aparatur dalam menjalankan tugas pengawasan sekaligus memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga stabilitas daerah. Pemerintah daerah menilai keterlibatan publik menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif.

Secara historis, pengawasan orang asing menjadi perhatian banyak negara seiring meningkatnya arus globalisasi. Indonesia sendiri telah mengatur lalu lintas dan keberadaan orang asing melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian yang menempatkan fungsi pengawasan sebagai bagian dari perlindungan kepentingan nasional. Dalam konteks global, peningkatan mobilitas manusia setelah era pandemi Covid-19 juga mendorong banyak negara memperkuat sistem pengawasan perbatasan dan administrasi imigrasi.

baca juga:

  1. Kebakaran Lahan Dekat Kantor Wali Kota Baubau Kembali Terjadi, Damkar Catat 37 Kasus Selama
  2. Sekda Baubau Ingatkan OPD Lengkapi Data Dukung Sebelum Batas Evaluasi

Melalui rakor lintas sektoral tersebut, Pemkot Baubau berharap koordinasi antarinstansi semakin solid sehingga keberadaan orang asing dapat memberikan manfaat bagi pembangunan daerah tanpa mengabaikan aspek keamanan, ketertiban, serta penghormatan terhadap nilai sosial budaya masyarakat setempat. (*)

 

 

Visited 158 times, 1 visit(s) today
One thought on “300 ASN Baubau Dibekali AI, Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *