Peliput: Zul
BAUBAU, BP – Pembangunan beberapa sarana gazebo yang dilakukan Dinas Pariwisata Kota Baubau di Benteng Keraton Buton mendapat sorotan yang cukup tajam dari beberapa kalangan masyarakat. Bahkan dinilai, pembangunan gazebo tersebut tidak memilki manfaat.
Sekertaris Program Studi (Sekprodi) Sejarah Munawir Mansur SPd MPd tersebut tidak memiliki keuntungan dan berpotensi menghilangkan keaslian dari warian situs sejarah Benteng Keraton.
“Bila sekedar memperelok atau menghiasi benteng nasional kita, hal tersebut tidak perlu karena hanya akan menghilangkan keaslian dari warisan budaya kita Benteng Kreaton,” ungkapnya di Kampus Unidayan, Selasa (05/06).
Olehya kata dia, pembangunan gazebo ini perlu dikaji ulang oleh instansi terkait. Ini merupakan hasil pandangan beberapa akdemisi di Kota Baubau.
“Kami sempat diskusi dengan beberapa akademisi, dengan menyisakan pertanyaan, apa sih kepentingannya dan keuntungnya adanya gazebo tersebut?,” tegasnya.
Menurutnya, pemerintah perlu merefleksi diri bahwa pada tahun 2006 dan 2007 Benteng Keraton Buton dikategorikan sebagai benteng terluas di dunia. Dengan merubah kondisi-kondisi yang ada di situs sejarah terseut maka dapat menghilangkan kesan keasliannya.
“Takutnya pengunjung yang datang ke Baubau mengatakan bahwa benteng terluas di dunia tersebut cuma mengada-ada,” ujarnya.
Pihanya berharap pemerintah berfikir bijak dan lebih realistis. Benteng warisan leluhur Tanah Buton itu tetap terlihat indah tanpa adanya gazebo-gazebo tersebut. (#)



