GJI HUT RI ke-81, Barisan Pramuka Kota Baubau Tampil Penuh SemangatGJI HUT RI ke-81, Barisan Pramuka Kota Baubau Tampil Penuh Semangat

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM — Gerakan Pramuka menjadi salah satu kekuatan utama dalam pelaksanaan Lomba Gerak Jalan Indah (GJI) untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Baubau. Peserta dari jenjang SD hingga SMK turun dalam barisan seragam Pramuka, Selasa (11/8/2026), sekaligus memperlihatkan keberlanjutan pembinaan generasi muda melalui kegiatan kepramukaan. “GJI HUT RI ke-81, Barisan Pramuka Kota Baubau Tampil Penuh Semangat,”

GJI HUT RI ke-81, Barisan Pramuka Kota Baubau Tampil Penuh Semangat
GJI HUT RI ke-81, Barisan Pramuka Kota Baubau Tampil Penuh Semangat

Wakil Wali Kota Baubau sekaligus Ketua Gerakan Pramuka Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu, mengatakan keterlibatan pelajar dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Pramuka masih memiliki posisi penting dalam pendidikan karakter. Menurut dia, kegiatan kepramukaan memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar disiplin, mandiri, bekerja sama, dan bertanggung jawab.

“Gerakan Pramuka ini merupakan salah satu wadah untuk membentuk karakter anak-anak kita. Di dalamnya ada kedisiplinan, kemandirian, kekompakan dan rasa tanggung jawab,” ujar Hamsinah kepada Baubau Post di Rujab Wali Kota Baubau, Selasa (11/8/2026).

Keterlibatan hampir seluruh satuan pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah atas juga dinilai menjadi gambaran soliditas Gerakan Pramuka di Baubau. Barisan peserta memenuhi ruas jalan dalam rangkaian GJI yang digelar sebagai bagian dari peringatan kemerdekaan, dengan menampilkan kekompakan dan kedisiplinan masing-masing kelompok.

“Anak-anak kita dari SD, SMP, SMA dan SMK semuanya tampil. Ini menunjukkan bahwa Pramuka di Kota Baubau sangat solid,” katanya.

Secara historis, Gerakan Pramuka Indonesia secara resmi diperkenalkan pada 14 Agustus 1961, yang kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka. Gerakan kepanduan dunia sendiri telah berkembang sejak perkemahan eksperimental Robert Baden-Powell di Pulau Brownsea, Inggris, pada 1907. Perkembangan tersebut menjadikan kepanduan sebagai gerakan pendidikan nonformal yang menyebar ke berbagai negara, termasuk Indonesia.

Dalam konteks peringatan HUT RI ke-81, Hamsinah menilai kegiatan Pramuka perlu ditempatkan lebih jauh dari sekadar agenda seremonial. Aktivitas yang melibatkan pelajar secara langsung dinilai dapat menjadi sarana menumbuhkan semangat kebangsaan sekaligus membangun karakter sejak dini.

“Pramuka jangan hanya dilihat sebagai kegiatan seremonial. Ini adalah wadah untuk membangun karakter generasi muda dan menanamkan nilai-nilai kebangsaan,” ujarnya.

baca juga:

  1. McDonald’s Indonesia Perdana Buka di Baubau Jadi Motor Baru Ekonomi Daerah, Serap Tenaga
  2. Dishub Baubau Siapkan 38 Personel Kawal Arus Lalu Lintas HUT RI ke-81

Selain GJI, agenda kepramukaan juga berlanjut pada apel nasional yang tahun ini mengalami penyesuaian jadwal. Apel yang biasanya diperingati setiap 14 Agustus tersebut dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus dan dipimpin langsung Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Hamsinah menyatakan akan berangkat menghadiri agenda tersebut sebagai bagian dari komitmen mendukung Gerakan Pramuka. Apel itu melibatkan unsur Kwarda, Kwarcab, Mabicab serta kepala daerah dari tingkat gubernur, bupati, hingga wali kota. (*)

baca berita lainnya:

 

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Kota Baubau menggeser pelaksanaan peringatan Hari Pramuka 2026 dari 14 menjadi 18 Agustus. Perubahan jadwal tersebut dilakukan untuk menyesuaikan agenda nasional yang akan diikuti para Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) dari seluruh Indonesia, termasuk kegiatan di Jakarta dan pembukaan Jambore Nasional di Cibubur. “Hari Pramuka Baubau Diundur, Menyesuaikan Agenda Nasional di Cibubur,”

Hari Pramuka Baubau Diundur, Menyesuaikan Agenda Nasional di Cibubur
Hari Pramuka Baubau Diundur, Menyesuaikan Agenda Nasional di Cibubur

Penyesuaian itu diputuskan dalam rapat pemantapan panitia rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Baubau. Selain jadwal Hari Pramuka, rapat juga membahas kesiapan perkemahan serta teknis Pawai Obor atau Malam Taptu yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan.

Asisten I Setda Kota Baubau, La Ode Aswad, S.Sos., M.Si., mengatakan perubahan jadwal diperlukan agar agenda peringatan Hari Pramuka di daerah tidak bertepatan dengan kegiatan nasional. Para Ketua Kwarcab dijadwalkan menghadiri agenda nasional di Jakarta sekaligus pembukaan Jambore Nasional di Cibubur.

“Penyesuaian ini dilakukan agar pelaksanaan Hari Pramuka di daerah tidak berbenturan dengan agenda nasional yang diikuti para Ketua Kwartir Cabang,” kata La Ode Aswad saat ditemui awak media, Rabu (5/8).

Menurut Aswad, perubahan tanggal tersebut turut berpengaruh terhadap kegiatan perkemahan. Panitia akan menyesuaikan pelaksanaannya dengan jadwal baru, sedangkan rincian teknis kegiatan masih dalam tahap pembahasan dan koordinasi.

Rapat pemantapan juga memastikan rute Pawai Obor atau Malam Taptu. Prosesi tetap dimulai dari belakang Rumah Jabatan Wali Kota Baubau, tepatnya di depan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), kemudian menuju Kilometer 1, melewati Lapangan Tembak, Jalan Bataraguru, kawasan Toko Maruf Lama, dan berakhir di Simpang Masjid, Jalan Kartini. Sejumlah titik lintasan masih dimatangkan panitia.

Aspek keselamatan menjadi perhatian lain dalam kegiatan tersebut. Pemerintah mengingatkan peserta agar menggunakan obor secara bertanggung jawab karena kegiatan berlangsung pada musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran. Koordinasi teknis diperlukan agar kegiatan berjalan tertib tanpa mengabaikan keselamatan peserta maupun masyarakat di sepanjang rute.

Secara historis, Gerakan Pramuka Indonesia lahir melalui Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 dan secara resmi diperkenalkan pada 14 Agustus 1961. Tanggal tersebut kemudian diperingati sebagai Hari Pramuka. Secara internasional, gerakan kepanduan telah berkembang sejak awal abad ke-20 setelah Robert Baden-Powell menerbitkan Scouting for Boys pada 1908, yang menjadi salah satu tonggak perkembangan gerakan kepanduan modern di berbagai negara.

baca juga:

  1. 300 ASN Baubau Dibekali AI, Perkuat Transformasi Digital Pemerintahan
  2. Pemkot Baubau Siapkan HUT ke-81 RI, Gerak Jalan Indah Digelar 11–13 Agustus

Pemkot Baubau berharap perubahan jadwal tersebut tidak mengurangi semangat peringatan Hari Pramuka dan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Seluruh rangkaian kegiatan diharapkan berlangsung aman, tertib, dan meriah serta menjadi ruang untuk memperkuat persatuan, nasionalisme, dan kebersamaan masyarakat. (*)

 

Visited 50 times, 50 visit(s) today