BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Kota Baubau mematangkan persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan memperkuat koordinasi lintas unsur dan menyiapkan sejumlah agenda yang melibatkan masyarakat. Salah satu kegiatan utama ialah Lomba Gerak Jalan Indah yang dijadwalkan berlangsung pada 11–13 Agustus 2026. “Pemkot Baubau Siapkan HUT ke-81 RI, Gerak Jalan Indah Digelar 11–13 Agustus,”

Rangkaian gerak jalan tersebut akan mengambil rute dari Madrasah Aliyah menuju Rumah Jabatan Wali Kota Baubau. Kegiatan ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda yang menyemarakkan peringatan kemerdekaan sekaligus membuka ruang partisipasi bagi pelajar, organisasi, instansi pemerintah, dan masyarakat.
Asisten I Setda Kota Baubau La Ode Aswad, S.Sos., M.Si., mengatakan kesiapan peserta, ketertiban barisan, serta aspek kesehatan menjadi perhatian dalam pelaksanaan tahun ini. Panitia juga telah mengevaluasi penyelenggaraan sebelumnya untuk memperbaiki kualitas kegiatan.
“Penyelenggaraan tahun ini diharapkan berlangsung lebih tertib, aman, dan memberikan kenyamanan bagi seluruh peserta maupun masyarakat yang menyaksikan,” kata La Ode Aswad, Rabu (5/8).
Pemantapan agenda dilakukan melalui rapat panitia yang melibatkan Wali Kota Baubau, Wakil Wali Kota, Sekretaris Daerah, jajaran TNI-Polri, serta unsur pelaksana lainnya. Pemerintah menilai koordinasi antarpihak penting agar seluruh kegiatan berlangsung sesuai ketentuan sekaligus tetap memberikan ruang partisipasi yang luas kepada warga.
Selain gerak jalan, agenda utama peringatan kemerdekaan tetap mencakup upacara pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih. Pemkot Baubau juga menyiapkan malam ramah tamah pada 17 Agustus 2026 di kawasan Pantai Kamali yang akan mempertemukan pemerintah, Forkopimda, tokoh masyarakat, dan warga.
Peringatan kemerdekaan tahun ini memiliki konteks historis tersendiri karena menandai 81 tahun perjalanan Indonesia sejak Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945. Secara internasional, momentum tersebut juga berada dalam periode pasca-Perang Dunia II ketika banyak wilayah di Asia dan Afrika memasuki gelombang dekolonisasi dan memperjuangkan hak menentukan nasib sendiri.
La Ode Aswad menegaskan seluruh agenda dirancang dengan mengacu pada semangat perayaan kemerdekaan yang semarak, tetapi tetap mengutamakan ketertiban dan keamanan. “Seluruh agenda utama tetap dilaksanakan seperti tahun-tahun sebelumnya,” ujarnya.
baca juga:
- NADI JKN Resmi Diluncurkan, BPJS Permudah Peserta Bayar Iuran Bertahap …
- STAI YPIQ Baubau Buka PPL Angkatan XXX, Mahasiswa Diminta Junjung Disiplin dan Siap Mengabdi di 18 Lokasi
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Pemkot Baubau berharap perayaan HUT ke-81 RI tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi menjadi ruang untuk memperkuat nasionalisme, persatuan, dan gotong royong. Pelibatan masyarakat dalam berbagai kegiatan diharapkan turut menjaga semangat kemerdekaan sebagai bagian dari kehidupan sosial di daerah.(*)
baca berita lainnya:
Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Lepas Pramuka ke Cibubur Mengikuti Jamnas XII, Titip Pesan Jaga Nama Daerah
BAUBAU, BAUBAU POST.COM — Pemerintah Kota Baubau melepas Kontingen Pramuka yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, sekaligus mengingatkan jajaran aparatur sipil negara (ASN) agar memperkuat disiplin dan integritas dalam pelayanan publik. Pesan tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Baubau Ir. Wa Ode Hamsinah Bolu, M.Sc dalam apel pagi Pemerintah Kota Baubau, Senin (3/8/2026). “Wawali Baubau Wa Ode Hamsinah Lepas Pramuka ke Cibubur Mengikuti Jamnas XII, Titip Pesan Jaga Nama Daerah,”

Pelepasan kontingen yang berlangsung di pelataran Kantor Wali Kota Baubau itu menjadi bagian dari apel rutin ASN. Sebanyak peserta terbaik Gerakan Pramuka Kota Baubau akan membawa nama daerah pada ajang nasional yang berlangsung 13–30 Agustus 2026 di Cibubur, Jakarta.
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Baubau, Wa Ode Hamsinah Bolu menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah menjalani proses seleksi dan persiapan selama beberapa bulan. Ia menilai keberangkatan tersebut menjadi kesempatan penting untuk menunjukkan karakter dan kemampuan generasi muda Baubau di tingkat nasional.
“Kalian adalah Pramuka terpilih dari ribuan anggota Pramuka di Kota Baubau. Bawalah nama daerah dengan menunjukkan kemampuan terbaik, sikap, etika, dan karakter yang baik,” ujar Wa Ode Hamsinah Bolu.
Ia meminta seluruh anggota kontingen menjaga kedisiplinan, kekompakan, serta menjunjung nilai budaya daerah selama mengikuti kegiatan nasional tersebut. Menurutnya, keberhasilan bukan hanya diukur dari prestasi, tetapi juga dari sikap dan kepribadian sebagai duta daerah.
Pada kesempatan yang sama, Wawali Baubau juga menyoroti pentingnya disiplin ASN sebagai fondasi pelayanan pemerintahan. Ia menegaskan, kehadiran dan tanggung jawab aparatur merupakan bentuk pengabdian nyata kepada masyarakat.
“Kontribusi terbaik yang paling sederhana adalah kehadiran dan kedisiplinan. Mari kita jadikan integritas dan kejujuran sebagai landasan utama dalam melayani masyarakat Kota Baubau dengan penuh dedikasi,” katanya.
Selain itu, sekitar 5.000 ASN lingkup Pemerintah Kota Baubau diminta berperan aktif menyampaikan program pembangunan pemerintah kepada masyarakat. ASN juga diharapkan menjadi penghubung yang mampu menyerap aspirasi, kritik, dan masukan publik secara objektif.
Wawali menjelaskan, pemerintah daerah dalam beberapa pekan terakhir terus memperkuat koordinasi dengan kementerian di tingkat pusat serta menyelesaikan pembahasan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dan penyusunan anggaran Tahun 2027 bersama DPRD Kota Baubau. Menurutnya, dukungan pusat akan lebih mudah diperoleh apabila pemerintah daerah bekerja berdasarkan data dan argumentasi yang kuat.

“Ketika dalam bekerja kita selalu berbasis data, argumentasi yang jelas, serta didukung fakta yang konstruktif, maka perjuangan kita di tingkat pusat akan jauh lebih dimudahkan. Hal ini demi kepentingan masyarakat, khususnya di bidang kesehatan dan pendidikan,” jelasnya.
Secara historis, Gerakan Pramuka Indonesia memiliki perjalanan panjang dalam membentuk karakter generasi muda. Organisasi ini resmi diperkenalkan melalui Keputusan Presiden Nomor 238 Tahun 1961 sebagai wadah pendidikan kepanduan nasional. Tradisi Jambore Nasional sendiri menjadi salah satu agenda penting yang mempertemukan anggota Pramuka dari berbagai daerah untuk memperkuat persaudaraan, keterampilan, dan wawasan kebangsaan.
Di tingkat internasional, gerakan kepanduan dunia telah berkembang sejak didirikan oleh Robert Baden-Powell melalui perkemahan kepanduan pertama di Pulau Brownsea, Inggris, pada 1907. Hingga kini, gerakan tersebut menjadi salah satu organisasi pendidikan nonformal terbesar di dunia yang menanamkan nilai kepemimpinan, kemandirian, dan kepedulian sosial.
baca juga:
- Kebakaran Lahan Dekat Kantor Wali Kota Baubau Kembali Terjadi, Damkar Catat 37 Kasus Selama
- Pergantian Kapolres Baubau Jadi Momentum Memperkokoh Keamanan Daerah, AKBP Noer Alam Ajak Seluruh Elemen Bersatu Menjaga Keamanan Kota Baubau
Pemerintah Kota Baubau berharap keikutsertaan kontingen daerah pada Jamnas XII tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum memperkenalkan identitas budaya Baubau di tingkat nasional. Apalagi, puncak peringatan Hari Pramuka Nasional pada 14 Agustus 2026 dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia. (*)



