F01.1 IlustrasiF01.1 - Ilustrasi

– Akibat Cuaca Peraian Wakatobi Tidak Bersahabat

Peliput: Duriani

WAKATOBI, BP – Beberapa hari terakhir ini, cuaca di perairan Kabupaten Wakatobi benar-benar sedang tidak bersahabat. Sejumlah kejadian telah menimpa masyaralat nelayan setempat. Dan hingga saat ini, beberapa orang masyarakat nelayan setempat, yang semestinya sudah harus pulang di rumah, belum diketahui keberadaannya.

Masih dalam dalam ingatan, dimana 11 nelayan asal pulau Binongko yang dikabarkan hilang sejak 21 Januari 2017 belum diketahui keberadaannya, muncul lagi informasi jika ada dua nelayan asal Mola Kecamatan Wangi-Wangi Selatan hilang sejak 29 januari 2017 dan hingga kini belum diketahui nasibnya.

Kedua nelayan asal Mola tersebut yakni Suryadi (39) dan Tosa (20). Kedua nelayan itu diketahui akan memancing ikan Tuna, dan seperti biasanya akan pulang di rumah pada sore harinya. Namun hingga saat ini pihak keluarga belum mengetahui nasibnya. Menurut informasi dari pihak keluarga nelayan dimaksud, kedua nelayan itu berpamitan akan memancing dibagian timur pulau Wangi-Wangi.

Koordinator Pos SAR Wakatobi. Reffin mengatakan saat pihaknya mendapat laporan maka segera membentuk tim pencarian. Sebanyak 14 personil SAR Wakatobi diturunkan dalam pencarian dua nelayan asal Mola tersebut. “Saat kita mendapat laporan, kita segera bentuk tim. Ada 14 orang yang dilibatkan dalam proses pencarian ini. Kita juga akan menyisir area yang diperkirakan tempat memancingnya nelayan dimaksud,” terang Reffin, di Wangi-Wangi (1/2).

Kata Reffin, untuk proses pencarian dua nelayan tersebut, pihaknya juga telah berkoordinasi KM Pacitan sekaligus menelusuri area yang diperkirakan tempat hilangnya KM Manusela asal pulau Binongko beberapa waktu lalu. “Kita juga sudah berkoordinasi dengan KM Pacitan untuk turut membantu pencarian sekaligus menyisir area hilangnya KM Manusel beberapa waktu lalu.

Menurut Reffin, kedua nelayan asal Mola itu saat melaut membawa telepon genggam (Hand Phone). Namun saat dihubungi tidak bisa tersambung. “Jadi nelayan ini merupakan Ayah dan anak. Pihak keluarga nelayan ini sempat mencari sendiri dengan melibatkan keluarga. Namun karena tidak didapat maka langsung melapor ke Pos SAR Wakatobi,” tutupnya. (*)

Visited 5 times, 1 visit(s) today