F01.1 AHY saat bertemu nelayan PalabusaAHY saat bertemu nelayan Palabusa

Laut Palabusa Diduga Tercemar Limbah Pabrik Batu Bara
Peliput: Gustam

Editor: Hasrin Ilmi

BAUBAU, BP – Hadirnya Pabrik Batu bara di pulau depan Palabusa, ‘menyekik’ hasil panen nelayan sekitar. Pasalnya, limbah pabrik tersebut diduga telah mencemari laut dan merusak budi daya rumput laut di Palabusa.

Seorang nelayan Palabusa, Abukiat menjelaskan, sejak dicemari limbah pabrik, rumput laut yang telah diolah hanya mampu bertahan dua minggu. Padahal, sebelumnya mampu bertahan sampai 40 hari.

“Masyarakat di Palabusa ini banyak mengeluhkan limbah pabrik batu bara itu. Agar-agar yang tadinya bisa bertahan 40 hari, sekarang hanya bertahan dua minggu,” keluhnya sambil menunjuk pabrik batu bara di seberang pulau.

Untuk itu, nelayan berharap kepada Pemerintah Daerah untuk mencari alternatif problem tersebut. Dikatakannya, bukan hanya perairan Palabusa yang dicemari limbah, tetapi di wilayah sekitar juga terkena dampaknya.

“Jadi kami minta agar pemerintah memperhatikan kehidupan kami. Mencarikan solusi dari masalah ini,” harapnya. (*)

Visited 3 times, 1 visit(s) today