Peliput: Lulun
BAUBAU, BP- Rumah Pangan Kita (RPK) di wilayah Kepulauan Buton hingga saat ini masih minim. Untuk itu, Bulog Sibdivre Baubau mengajak masyarakat untuk bergabung menjadi mitra dengan mendirikan RPK.
Kepala Bulog Subdivre Baubau, Ardiansyah mengatakan, RPK berfungsi untuk menstabilkan harga pangan di masyarakat. Dengan kata lain, RPK merupakan perpanjangan tangan dari Bulog untuk menyalurkan kebutuhan pokok.
“Kita mencari RPK yang betul-betul membantu menstabilkan harga, harapan kita begitu. Daripada kita turun di lapangan dengan personil yang kurang,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (01/04).
Terdapat sekitar 140 RPK yang tersebar di seluruh Kepulauan Buton. Ditargetkan RPK di kabupaten cakupan Bulog Baubau seperti Kabupaten Buton sebanyak 95 outlet, Buton Tengah 74 outlet, Buton Selatan 70 outlet.
“Terdapat 140 RPK dari tahun 2017 sampai dengan 2018, dan itu masih bisa bertambah,” ungkapnya.
Untuk tahun ini sebut Ardiansyah, baru sekitar tiga RPK yang terbentuk. Namun pihaknya berharap, agar semakin banyak masyarakat yang mendaftarkan diri untuk bergabung menjadi mitra Bulog, dengan membentuk RPK.
“Sampai saat ini Bulog berupaya mengajak masyarakat agar bisa membuat RPK untuk bisa membantu Bulog menstabilkan harga. Siapapun bisa mendaftar dengan persyaratan foto copy KTP, foto copy kartu keluarga dan surat keterangan usaha dari kelurahan setempat,” jelasnya.
Meski memiliki keuntungan yang kecil, namun dengan menjadi mitra Bulog, berarti masyarakat telah membantu pemerintah dalam upaya menstabilkan harga. Beberapa komoditas yang dipasok Bulog ke dalam RPK berupa, beras, gula, terigu, minyak goreng, dan barang kebutuhan lainnya yang disediakan Bulog Subdivre Baubau.
“Ada masyarakat yang baru mengordernya kadang 1 kali 1 bulan, bahkan ada yang tidak sama sekali, tergantung dari pemutaran keuntungannya mereka. Dan ini kami berupaya, agar masyarakat mau menjadi mitra Bulog dengan membentuk RPK guna bisa menstabilkan harga beras, gula minyak goremg, dan terigu di wilayah Kepulauan Buton,” paparnya. (#)

