jalan panjang perlindungan pekerja migran indonesia melalui pendataan di tingkat desailustrasi


Laporan : Hasrin Ilmi
BUTON,BP-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melalui Dinas Tenaga Kerja menghibau warga Buton yang menjadi pekerja migran di luar negeri, mampu memanfaatkan peluang pekerjaan yang di fasilitasi pemda dengan Balai Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI).

jalan panjang perlindungan pekerja migran indonesia melalui pendataan di tingkat desa
ilustrasi

Demikian diungkapkan Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Buton, Simiati S,Sos saat penerimaan penghargaan dari BP2MI kepada Pemkab Buton di kendari akhir pekan lalu.

Dirilis dari Dinas Kominfo dan Persandian Kabupaten Buton, Siamiati mengatakan, untuk pelatihan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke depan di Kabupaten Buton, warga Buton yang menjadi pekerja di Malaysia dan Arab Saudi dihimbau untuk kembali memanfaatkan peluang pekerjaan yang difasilitasi Pemda maupun beralih bekerja di negara lain yaitu Korea, Jepang dan Taiwan yang telah bekerja sama dengan BP2MI.

“Calon pekerja migran kita upayakan agar mempunyai skill atau keterampilan dan menguasai bahasa asing agar bisa bekerja secara profesional,”ungkapnya.

Sedangkan, penerimaaan penghargaan dari BP2MI yang diterima langsung Bupati Buton, La Bakry kata Siamiati, sebagai bentuk kepedulian Pemda Buton terhadap Pekerja Migran Indonesia yang bekerja di luar negeri dengan mengalokasikan anggaran untuk meningkatkan kompetensi.

baca juga: Pemkab Buton Dapat Penghargaan dari BP2MI

“Jadi ini bentuk perhatian pemda kepada calon pekerja supaya mereka yang bekerja di luar negeri dapat melihat perusahaan tempat bekerja yang terdaftar atau legal,”tutupnya. (***)