F4.2a Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar M.Pd saat memberikan materi pada Bimtek Tahap I penyusunan master plan untuk menuju Smart CitySekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd saat memberikan materi pada Bimtek Tahap I penyusunan master plan untuk menuju Smart City

Peliput: Prasetio M

BAUBAU, BP- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd, berkeyakinan jika Baubau mampu menjadi Smart City. Hal itu didukung dengan sejumlah potensi yang ada serta selaras dengan Visi Misi Pemerintah Kota Baubau, yaitu menjadikan Baubau sebagai Kota yang Maju, Sejahtera, dan Berbudaya.

F4.2a Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar M.Pd saat memberikan materi pada Bimtek Tahap I penyusunan master plan untuk menuju Smart City
Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd saat memberikan materi pada Bimtek Tahap I penyusunan master plan untuk menuju Smart City

Sekda Kota Baubau Dr. Roni Muhtar, M.Pd saat memberikan materi pada Bimbingan Teknik (Bimtek) tahap I penyusunan master plan untuk menuju Smart City di aula Sekertariat Kota Baubau,Rabu (01/09) mengatakan, Kota Baubau memiliki sejumlah potensi yang diyakininya dapat mengisi indikator Smart City, salah satunya letaknya yang strategis serta memiliki sejarah yang baik.

“ Baubau potensinya menuju Smart City sangat layak, bagaimana tidak, posisi Kota Baubau sangat strategis. Posisi ini sejak dulu menjadi jalur rempah-rempah dan sekarang menjadi penghubung jalur tol laut dari Timur Indonesia ke Barat Indonesia, begitu juga sebaliknya. Selain itu, Baubau juga punya sejarah dan peradaban historis yang sangat baik, terlebih dengan potensi alam yang dimiliki saat ini. ” kata Roni Muhtar.

Dikatakan, selain potensi alam, sejarah dan letak posisi yang strategis, yang tidak kalah penting adalah KOta Baubau memiliki Sumber Daya Manusia yang mumpuni dan memegang teguh prinsip. Di mana prinsip yang menjadi pegangan masyarakat Baubau tersebut dalam bahasa Wolio disebut Tara, Turu, dan Toro.

“Tara itu artinya tahan, seperti apa pun kehidupan yang dijalaninya pasti tahan. Kemudian, Turu itu bermakna Patuh, kalau menjadi bawahan dia sangat patuh dengan penuh komitmen berintegrasi tinggi serta patuh terhadap aturan. Lalu, Toro atau tegak lurus, artinya kalau mengambil sikap tetap tegak lurus tidak goyang walaupun badai menghadang, dia tetap konsisten,” terangnya.

Lanjut ia mengatakan, atas dasar prinsip tersebut sehingga kualitas masyarakat dan kualitas Pemerintahan Kota Baubau saat ini bisa menumbuhkan simpul-simpul Smart City.
nilai luhur dan sangat tepat bila di elaborasi menjadi Smart Government. Sebab, bila diimplementasikan dengan baik oleh masyarakat, Smart Environment dan Smart Living mudah dicapai.

Baca juga: Mengabdi Untuk Negeri Mahasiswa dan LPPM UHO Beri Edukasi Protokoler Kesehatan 6 M di Masa Pandemi

“Olehnya itu, dengan potensi unggul yang dimiliki Kota Baubau, harus dijadikan peluang untuk mendulang keuntungan. Karenanya maka, masyarakat dan pemerintah harus seirama dalam menuju dalam menuju dan mewujudkan Baubau sebagai Smart City,” tutupnya. (*)

Comments are closed.