F01.3A

Pewarta: Alyakin

BAUBAU, BP – Rabu, (21/09/2022), di jalan limbo wolio, tepatnya di lorong kehutanan, Kelurahan Tangganapada, Kecamatan Murhum Kota Baubau terjadi penganiayaan mengenaskan. Muhamad Didi Arisandi Burhan (22) warga Baubau menjAdi korban bacok yang diduga dilakukan oleh pelaku inisial ER (25) dan LR (22). Peristiwa ini terjadi sekira pukul 00.30 wita di rumah kost.

F01.3A

Awal kejadiannya, Muhamad Didi Arisandi bersama rekannya saat itu sedang istrahat di rumah kost. Dimana dua pelaku yang telah mengkomsumsi alkohol itu datang mengetuk pintu rumah kost korban, mereka membawa senjata tajam (sajam) jenis parang. Dari sini, setelah rekan korban membuka pintu, pelaku langsung masuk menganiyaya korban lalu meninggalkan tempat kejadian perkara (TKP).

Didampiingi Kapolsek Murhum, M Arif dan Kasi Humas Polres Baubau, Iptu Abdul Rahmad, Kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo SIK menyatakan korban kini sementara menjalani rawat jalan di kediamannya setelah diizinkan pulang dari pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Palagimata. Muhamad Didi mendapatkan luka serius seperti luka robek di bahu kanan, betis sebelah kanan, leher, lengan kiri dan kanan.

“Diduga korban membuat sakit hati pelaku, pelaku cemburu, didukung dengan minuman keras, sehingga pelaku merencanakan tindak pidana penganiyaan secara bersama-sama, setelah melakukan penganiayaan pelaku melarikan diri,” ungkap Kapolres Baubau AKBP Erwin Pratomo SIK saat konfrensi pers di aula mako Polres Baubau, Kamis (29/09/2022).

Olehnya itu, kapolres Baubau, AKBP Erwin Pratomo langsung memerintahkan Kasat Reskrim Polres Baubau Iptu Najamuddin SH melakukan penyelidikan, ahasil identitas pelaku diketahui setelah dilakukan pemeriksaan terhadap korban dan beberapa saksi. Jumat, 23 september 2022 sekitar pukul 14.15 WITA di Jl Poros Maligano tepatnya di Desa Moolo, Kecamatan Maligano, Kabupaten Muna dua pelaku di tangkap tanpa ada perlawanan oleh anggota Polsek Murhum dan Sat reskrim Polres Baubau.

F01.3B

“Tim gabungan Polres Baubau mendapatkan informmasi keberadaan dua pelaku , dan ini sinergitas antara Polsek Murhum dengan sat reskrim.” kata Erwin Pratomo.

baca juga:La Ode Ahmad Monianse Harap Peran Bank Bantu Modal Terhadap Pelaku UMKM di Baubau

Atas perbuatanya, pelaku inisial ER (25) yang juga resividsis kasus penganiyaan dan LR (22) dijerat pasal 170 ayat 1 dan 2 dengan ancaman pidana 9 tahun penjara. dan pelaku kini mendekam di jeruji besi di Polsek Murhum. Rencanahnya berkas perkarahnya akan dilimpahkan di Kejaksaan Negeri Baubau 20 hari atau diperpanjang 40 hari.(*)