F04.1 Labuan

Laporan: Kasrun

BUTUR, BP- – Pemilik Agen minyak tanah di Kelurahan Labuan, Kecamatan Wakorumba Utara, Kabupaten Buton Utara (Butur) bernama Wa Ida kewalahan melayani kebutuhan masyarakat yang mencakup hingga lima wilayah Desa/Kelurahan.

Kelima Desa/Kelurahan yang dimaksud yakni, Kelurahan Labuan, Labuan Wolio, Desa Oengkapala, Wamorapa dan Wantulasi.

F04.1 Labuan

Wa Ida merupakan Pemilik agen minyak tanah CV Nuraeni Jaya Kelurahan Labuan. Dia mengatakan untuk jatah minyak yang ia peroleh setiap bulannya hanya sebatas satu tangki atau seberat lima ton. Jatah itu diperuntukan khusus bagi masyarakat Labuan.

“Sebenarnya 5 ton itu lebih dari cukup kalau hanya untuk masyarakat Labuan, tapi kita pikirkan juga masyarakat Desa tetangga. Karena mereka juga tempat ambilnya hanya di sini,” ungkap Wa Ida saat ditemui di kediamannya, Jumat (28/10).

Nah, untuk melayani permintaan masyarakat yang begitu banyak, Ida harus pintar-pintar membatasi penyalurannya. Pembagiannya ditakar asalkan semua bisa dapat. Tapi, harus dituntaskan dulu kebutuhan masyarakat Labuan. Selebihnya, tinggal dibagi untuk masyarakat dari Desa/Kelurahan lain.

“Kita hanya fokus penyalurannya pada masyarakat. Itu pun, masih banyak yang tidak kebagian. Tapi mau diapa? stok yang ada juga terbatas. Apalagi lima wilayah yang kita layani,” sebutnya.

Untuk itu, wanita yang akrab disapa Ibu Ida ini berharap ada tambahan jatah dari Fuel Terminal PT Pertamina Persero Baubau. Sebab, jatah lima ton saja hanya butuh waktu dua hari sudah habis disalurkan pada masyarakat. Malah tidak tercukupi. Makanya, ia butuh tambahan minimal lima ton lagi agar dapat memenuhi permintaan masyarakat banyak.

“Kalau tambah satu tangki lagi, bisa tercukupi untuk melayani semua permintaan masyarakat. Semoga kedepannya bisa ada tambahan jatah,” pintanya.

Ida juga berharap kepada seluruh masyarakat agar dapat mengerti dengan kondisi stok minyak yang terbatas. Semua permintaan bisa terpenuhi hanya dengan adanya penambahan jatah.

Sementara itu, salah seorang warga Desa Wantulasi, Supriadi sangat mendukung usulan pemilik agen untuk mendapatkan tambahan jatah minyak. Sebab, dengan begitu kebutuhan masyarakat di Desanya tidak lagi kesusahan untuk memperoleh minyak tanah sebagai kebutuhan sehari-hari.

“Memang sudah harus ada tambahan. Karena kalau cuma satu tangki tidak akan cukup,” imbuhnya.

Begitu juga dengan ibu rumah tangga bernama Sarni yang sehari-harinya selalu menggunakan minyak tanah untuk memasak. Ia berharap kebutuhan akan minyak dapat tercukupi.

baca juga: Wabup dan Sekda Butur Ikut Rapat Rekonsiliasi Percepatan Penanganan Stunting

“Kalau sudah habis mau ambil lagi dimana?. Sementara stok di agen juga sangat terbatas. Insya Allah kalau stoknya banyak, kita juga tidak akan kesusahan,” tukasnya.(*)