BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Pemerintah Kota Baubau melalui Dinas Perhubungan resmi meningkatkan status empat pelabuhan rakyat menjadi pelabuhan laut sebagai langkah memperluas fungsi layanan kepelabuhanan dan memberikan kepastian hukum terhadap aktivitas kapal bermuatan besar yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut. Kebijakan yang ditempuh melalui Surat Keputusan Wali Kota itu diharapkan mampu mendukung kelancaran distribusi barang dan konektivitas maritim di wilayah Baubau. “Empat Pelabuhan Rakyat di Baubau Resmi Naik Status Jadi Pelabuhan Laut untuk Optimalkan Arus Logistik,”

Kepala Dinas Perhubungan Kota Baubau, La Ode Muh. Takdir, mengatakan perubahan status tersebut dilakukan setelah pihaknya mengkaji regulasi yang berlaku dan menemukan bahwa peningkatan status dapat ditetapkan melalui keputusan kepala daerah. “Atas dasar itu, kami bersama teman-teman mencoba melakukan perubahan status. Ternyata bisa dilakukan hanya melalui SK wali kota, sehingga status pelabuhan rakyat ditingkatkan menjadi pelabuhan laut,” ujarnya.
Empat pelabuhan yang mengalami perubahan status meliputi Pelabuhan Lakologou, Pelabuhan Jembatan Batu, Pelabuhan Tarafu, dan Pelabuhan Sulaa. Dengan status baru tersebut, kapal pengangkut material maupun tongkang berkapasitas besar kini dapat melakukan kegiatan sandar dan bongkar muat secara legal sesuai ketentuan yang berlaku.
Menurut Takdir, selama bertahun-tahun sejumlah pelabuhan tersebut masih berstatus pelabuhan rakyat sejak masa pemerintahan Wali Kota Baubau almarhum AS Tamrin. Kondisi itu menimbulkan keterbatasan karena pelabuhan rakyat pada prinsipnya tidak diperuntukkan bagi kapal dengan ukuran gross tonnage (GT) besar. “Kalau sudah menjadi pelabuhan laut, kapal dengan kapasitas lebih besar sudah bisa masuk dan melakukan aktivitas bongkar muat,” katanya.
Ia menambahkan, praktik bersandarnya kapal tongkang di pelabuhan rakyat selama ini kerap menuai sorotan masyarakat dan mahasiswa karena dinilai tidak sesuai dengan peruntukan fasilitas pelabuhan. Aspirasi tersebut menjadi salah satu pertimbangan pemerintah daerah dalam melakukan penyesuaian status agar aktivitas di lapangan memiliki dasar hukum yang lebih jelas. “Pelabuhan rakyat memiliki keterbatasan, terutama terkait kapal yang bisa masuk dan bersandar,” ujar Takdir.
Selain mendukung kegiatan bongkar muat, perubahan status juga membuka peluang pengembangan layanan pelayaran antar daerah. Meski demikian, pemerintah daerah mengakui belum melakukan survei maupun evaluasi mendalam mengenai fungsi spesifik masing-masing pelabuhan setelah perubahan status tersebut dan berencana membenahi sarana serta prasarana secara bertahap.
Khusus Pelabuhan Lakologou, Dishub menilai kawasan tersebut berpotensi dikembangkan sebagai pelabuhan barang untuk mengurangi kepadatan di Pelabuhan Murhum. Namun, pelataran pelabuhan itu masih berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara. “Kalau barang dibongkar di sana, maka arus barang dan arus penumpang bisa dipisahkan sehingga kepadatan di Pelabuhan Murhum dapat berkurang,” kata Takdir.
baca juga:
- Penamatan Angkatan Pertama TK Negeri Taman Siswa Warnai Suasana Bahagia dan Haru
- LM. Uzair Arrezky Lapasha, Lulusan Terbaik MIN 1 Baubau dengan Segudang Prestasi Matematika Hingga Tingkat Nasional
Secara historis, penguatan fungsi pelabuhan merupakan bagian dari strategi pembangunan konektivitas nasional yang terus didorong pemerintah Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia. Dalam beberapa dekade terakhir, modernisasi pelabuhan juga menjadi tren global untuk meningkatkan efisiensi rantai pasok, menekan biaya logistik, dan mendukung pertumbuhan perdagangan antardaerah maupun antarnegara, sehingga penyesuaian fungsi pelabuhan di daerah dinilai sejalan dengan arah pengembangan sektor maritim tersebut.
Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Baubau menegaskan kewenangannya hanya terbatas pada penarikan retribusi tambatan kapal, sedangkan izin operasional kapal dan izin berlayar tetap berada di bawah otoritas Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP). Dengan pembagian kewenangan tersebut, pemerintah berharap pengelolaan pelabuhan dapat berlangsung lebih tertib sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan bagi pelaku usaha dan masyarakat.(*)
baca berita lainnya:
Lulusan Terbaik MIN 1 Baubau LM Uzair Arrezky Lapasha Miliki Segudang Prestasi Matematika Hingga Tingkat Nasional
BAUBAU, BAUBAUPOST.COM – Keluarga besar MIN 1 Baubau menggelar acara penamatan atau Purnawiyata dan Wisuda Tahfizh Juz 30 siswa kelas VI pada Rabu, 10 Juni 2026. “Lulusan Terbaik MIN 1 Baubau LM Uzair Arrezky Lapasha Miliki Segudang Prestasi Matematika Hingga Tingkat Nasional,”
Kegiatan yang mengangkat tema “Membentuk Generasi Qur’ani dan Cerdas Bersahaja” tersebut diikuti sebanyak 180 siswa, terdiri dari 90 siswa laki-laki dan 90 siswa perempuan.
Momentum tersebut menjadi ajang apresiasi bagi para siswa berprestasi yang telah mengharumkan nama madrasah di berbagai bidang, baik tingkat Kota Baubau, Provinsi Sulawesi Tenggara, hingga tingkat nasional.
Tidak hanya unggul dalam bidang akademik, Uzair juga dikenal sebagai siswa berprestasi khususnya pada bidang matematika. Berbagai kompetisi telah diikuti dan berhasil ditaklukkannya, mulai dari tingkat Kota Baubau hingga tingkat nasional.
Kepala MIN Baubau, Dra. Yuliana Donggi Hanas, M.Pd, mengatakan bahwa Uzair merupakan salah satu siswa yang memiliki kemampuan akademik menonjol, terutama dalam bidang matematika.
“Uzair ini salah satu siswa kami yang memang berprestasi di bidang akademik, khususnya matematika. Namun secara keseluruhan dia juga memiliki kemampuan yang baik, termasuk di bidang keagamaan. Prestasi yang dia raih tidak terlepas dari semangat belajar dan jiwa lombanya yang tinggi,” ungkap Yuliana, pada awak media Baubau Post.
Menurutnya, Uzair berhasil memberikan prestasi gemilang pada tahun 2026 setelah sebelumnya meraih posisi kedua dalam lomba cerdas cermat matematika tahun 2025. Dengan semangat belajar yang kuat, Uzair bersama timnya berhasil meningkatkan prestasi hingga meraih juara pertama.
“Alhamdulillah tahun 2026 ini dia bisa membuktikan dan meraih apa yang sebelumnya belum dicapai. Dalam lomba cerdas cermat matematika di Universitas Dayanu Ikhsanuddin, Uzair bersama grupnya berhasil menjadi juara satu,” jelasnya.
Yuliana berharap prestasi yang telah ditorehkan Uzair selama berada di MIN Baubau dapat terus dipertahankan dan dikembangkan pada jenjang pendidikan berikutnya.
“Semoga ketika melanjutkan pendidikan ke SMP atau MTs, prestasi yang sudah diukir di MIN ini dapat kembali ditingkatkan. Mudah-mudahan akan lahir Uzair-Uzair berikutnya yang mampu membawa prestasi lebih gemilang,” harapnya.
Sementara itu, Koordinator Kurikulum sekaligus Pembina Lomba Matematika MIN Baubau, Delisa Lustika, S.Pd, menyampaikan bahwa Uzair tidak hanya memiliki kemampuan akademik yang baik, tetapi juga karakter dan akhlak yang menjadi teladan.
“Karakter Uzair bukan hanya akademiknya yang bagus, tetapi juga keagamaannya. Selama di MIN dia berprestasi dalam hafalan surat-surat pendek dan sudah menghafal Al-Qur’an Juz 30. Sikapnya sangat sopan dan santun, sehingga pantas menjadi contoh bagi siswa lainnya,” ujar Delisa.
Ia juga menambahkan, kemampuan Uzair di bidang matematika sudah terlihat sejak kelas rendah. Sejak kelas 2 hingga kelas 6, Uzair terus menunjukkan konsistensi dalam berbagai perlombaan matematika.
“Sejak kelas 2 sampai kelas 6, Uzair selalu menunjukkan semangat luar biasa dalam mengikuti lomba matematika. Alhamdulillah dia mampu meraih juara pertama. Ini bukan hanya karena kecerdasannya, tetapi juga kerja keras, ketekunan, dan kemauan untuk terus belajar,” tambah Delisa.
Prestasi Uzair menjadi kebanggaan bagi kedua orang tuanya, La Ode Supardi, M.Pd dan Sardiana, S.E., M.Pd, yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap pendidikan dan pengembangan bakat putranya.
Adapun prestasi akademik yang berhasil diraih LM. Uzair Arrezky Lapasha, antara lain:
1. Juara II Lomba Matematika Nasional Prisma 24 Tingkat Rayon Baubau Tahun 2024.
2. Juara II Lomba Cerdas Cermat Matematika Tingkat Kota Baubau Tahun 2025.
3. Juara III Lomba Matematika Rayon Prisma 25 Tingkat Nasional Tahun 2025.
4. Juara II Lomba OMI Matematika Tingkat Kota Baubau Tahun 2025.
5. Juara I Lomba Cerdas Cermat Matematika Tingkat Kota Baubau di Universitas Dayanu Ikhsanuddin Tahun 2026.
6. Juara I Lomba Matematika Prisma 26 Rayon Kota Baubau Tahun 2026.
Selain prestasi akademik, Uzair juga meraih prestasi nonakademik, yakni Juara V Lomba Menghafal Surah-Surah Pendek Tahun 2025.
baca juga:
- SMKN 3 Baubau Catat Kelulusan Sempurna, Jurusan Tata Busana Masih Jadi Primadona
- Mahasiswa Tekhnik Perkapalan UNDIP, Alumni SMAN 2 Baubau Muh Haykal Faturrahman Kasri Bersinar di Ajang Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional Universitas Halu Oleo, Gagas Teknologi Transportasi Laut
Dengan berbagai capaian tersebut, LM. Uzair Arrezky Lapasha menjadi salah satu siswa inspiratif MIN Baubau yang membuktikan bahwa prestasi akademik, karakter, dan nilai keagamaan dapat berjalan beriringan. Ia diharapkan terus mempertahankan semangat belajar dan kembali menorehkan prestasi di jenjang pendidikan selanjutnya.(*)



