Semarakkan HUT Baubau ke 485, Turnamen Domino Dua Hari di Buka Wali Kota Baubau HYF, Peserta Berebut Hadiah Total Rp30 JutaSemarakkan HUT Baubau ke 485, Turnamen Domino Dua Hari di Buka Wali Kota Baubau HYF, Peserta Berebut Hadiah Total Rp30 Juta

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM — Ratusan peserta dari Kota Baubau, Kabupaten Muna, dan Kabupaten Buton meramaikan Turnamen Domino yang digelar Gardu Komunitas Wajo dan Gaung Merah di kawasan Baruga Kotamara, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang memperebutkan hadiah uang tunai total Rp30 juta itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Kota Baubau ke-458 dan HUT Kota Baubau ke-25. “Semarakkan HUT Baubau ke 485, Turnamen Domino Dua Hari di Buka Wali Kota Baubau HYF, Peserta Berebut Hadiah Total Rp30 Juta,”

Semarakkan HUT Baubau ke 485, Turnamen Domino Dua Hari di Buka Wali Kota Baubau HYF, Peserta Berebut Hadiah Total Rp30 Juta
Semarakkan HUT Baubau ke 485, Turnamen Domino Dua Hari di Buka Wali Kota Baubau HYF, Peserta Berebut Hadiah Total Rp30 Juta

Turnamen yang berlangsung selama dua hari, 10–11 Oktober 2026, tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para pencinta domino. Kegiatan ini juga membuka ruang perjumpaan warga lintas daerah melalui permainan yang mengandalkan konsentrasi, perhitungan, strategi, dan kemampuan membaca langkah lawan.

Wali Kota Baubau H. Yusran Fahim, S.E., secara resmi membuka turnamen tersebut. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi panitia yang menginisiasi kegiatan rekreatif yang dinilainya dapat mempererat hubungan sosial dan membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Turnamen domino seperti ini menjadi ruang berharga untuk berkumpul, membangun komunikasi, dan memperkuat kebersamaan. Selain melatih fokus dan strategi, yang paling penting adalah nilai kekeluargaan serta suasana guyub yang terbangun di tengah masyarakat,” ujar Yusran.

Pesan mengenai kebersamaan itu disertai imbauan agar peserta menjaga sportivitas selama pertandingan. Yusran mengingatkan bahwa kompetisi semestinya tidak berhenti pada upaya meraih kemenangan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk menunjukkan sikap saling menghormati dan menerima hasil pertandingan.

Suasana pembukaan semakin semarak ketika berlangsung pertandingan eksibisi yang mempertemukan Yusran, berpasangan dengan perwakilan KONI Kota Baubau, melawan Ketua DPRD Kota Baubau yang berpasangan dengan Kepala Kejaksaan Negeri Baubau. Laga tersebut disaksikan masyarakat yang memadati arena perlombaan.

Kehadiran peserta dari luar Baubau memperlihatkan bahwa kegiatan berbasis komunitas dapat menjadi ruang interaksi antardaerah. Di tengah kompetisi, pertemuan semacam ini memberi kesempatan kepada peserta untuk membangun komunikasi, memperluas pergaulan, dan memperkuat jejaring sosial.

Secara historis, permainan domino telah berkembang di berbagai negara dan menjadi bagian dari tradisi permainan keluarga maupun komunitas. Permainan ini dikenal luas di Eropa sejak abad ke-18, kemudian menyebar ke berbagai kawasan dunia dengan variasi aturan dan kebiasaan setempat. Di Indonesia, domino juga populer sebagai permainan sosial yang kerap dimainkan dalam pertemuan warga. Namun, permainan domino memiliki beragam bentuk dan konteks, sehingga sejarah perkembangannya perlu dibedakan dari penyelenggaraan turnamen olahraga atau kompetisi resmi.

Dalam konteks kegiatan di Baubau, penyelenggaraan turnamen oleh Gardu Komunitas Wajo dan Gaung Merah menjadi bagian dari perayaan kota sekaligus wadah berkumpulnya masyarakat. Dukungan peserta dan penonton menunjukkan adanya minat terhadap kegiatan komunitas yang memadukan hiburan, kompetisi, dan silaturahmi.

baca juga:

  1. Tuturangiana Batu Wampone Jadi Pengingat Sejarah dan Peradaban Leluhur Buton, Sekda Baubau …
  2. HUT ke-485 Baubau, Wali Kota H Yusran Fahim Bakti Sosial di Kotamara, Tekankan Pelayanan bagi Kelompok Rentan

Pembukaan kegiatan turut dihadiri jajaran pemerintah daerah dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Baubau. Melalui turnamen yang berlangsung hingga Minggu (11/10/2026) tersebut, panitia menghadirkan salah satu kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari jadi kota, dengan hadiah total Rp30 juta sebagai daya tarik bagi para peserta.(*)

baca berita lainnya:

BAUBAU, BAUBAUPOST.COM — Pemerintah Kota Baubau memanfaatkan peringatan Hari Jadi ke-485 Baubau dan HUT ke-25 sebagai daerah otonom untuk mendorong peningkatan akses pelayanan kesehatan melalui bakti sosial di Kawasan Kotamara, Sabtu (10/10/2026). Kegiatan yang diinisiasi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Baubau itu menghadirkan pemeriksaan kesehatan umum, konsultasi dokter spesialis, pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta donor darah sukarela. “Rangkaian Hari Jadi Baubau ke 25, Walikota H Yusran Fahim Buka Bakti Sosial di Kotamara, Dorong Warga Tak Tunda Pengobatan,”

Rangkaian Hari Jadi Baubau ke 25, Walikota H Yusran Fahim Buka Bakti Sosial di Kotamara, Dorong Warga Tak Tunda Pengobatan
Rangkaian Hari Jadi Baubau ke 25, Walikota H Yusran Fahim Buka Bakti Sosial di Kotamara, Dorong Warga Tak Tunda Pengobatan

Wali Kota Baubau H Yusran Fahim, SE, yang membuka kegiatan tersebut, menekankan pentingnya pelayanan kesehatan yang mudah dijangkau masyarakat. Menurut dia, kesehatan tidak hanya berkaitan dengan penanganan penyakit, tetapi juga menentukan kemampuan keluarga dalam bekerja, belajar, dan menjalankan aktivitas sehari-hari.

“Ketika orang tua sehat, mereka dapat bekerja dan menghidupi keluarganya. Ketika anak-anak sehat, mereka dapat belajar, bermain, dan mengejar cita-citanya,” ujar Yusran.

Ia mengimbau masyarakat memanfaatkan layanan yang tersedia untuk memeriksa kondisi kesehatan dan berkonsultasi dengan tenaga medis. Warga juga diingatkan agar tidak menunda pengobatan sampai kondisi memburuk, mengingat pemeriksaan dan penanganan sejak dini merupakan bagian penting dalam menjaga kesehatan.

Selain pelayanan medis, pelatihan BHD menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pengetahuan pertolongan pertama dinilai penting karena kondisi darurat dapat terjadi di rumah, tempat kerja, maupun ruang publik sebelum tenaga medis profesional tiba. Melalui pelatihan ini, masyarakat diharapkan memiliki bekal dasar untuk memberikan pertolongan secara tepat sesuai kemampuan dan prosedur yang diajarkan.

Pada kesempatan yang sama, Yusran mengajak masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk mendonorkan darah. Ia menilai partisipasi dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas sosial yang dapat membantu pasien yang membutuhkan transfusi darah.

“Setiap kantong darah memberi harapan hidup nyata bagi pasien yang membutuhkan,” demikian pesan yang disampaikan dalam ajakan donor darah tersebut.

Yusran juga menginstruksikan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan para camat agar aktif menyosialisasikan akses pelayanan kesehatan di wilayah masing-masing. Perhatian khusus diminta diberikan kepada kelompok rentan, terutama warga lanjut usia, penyandang disabilitas, dan keluarga prasejahtera, agar mereka tidak terabaikan dalam memperoleh informasi maupun pendampingan layanan.

Kepada manajemen RSUD Kota Baubau, dokter, perawat, dan tenaga medis yang bertugas, Wali Kota menyampaikan apresiasi atas keterlibatan mereka. Ia berharap tenaga kesehatan terus memberikan pelayanan yang ramah, komunikatif, dan solutif sehingga masyarakat memperoleh pengalaman pelayanan yang baik ketika berobat.

Upaya memperluas akses kesehatan tersebut sejalan dengan perkembangan gagasan kesehatan sebagai hak dasar manusia di tingkat internasional. Konstitusi Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diadopsi pada 22 Juli 1946 dan mulai berlaku pada 7 April 1948. Dokumen itu menegaskan bahwa setiap orang berhak memperoleh standar kesehatan tertinggi yang dapat dicapai, tanpa diskriminasi berdasarkan kondisi sosial maupun ekonomi.

baca juga:

  1. Dinas Perikanan Baubau Siapkan Lomba Dayung Koli-Koli dan Perahu Hias Semarak HUT ke-485 Baubau, …
  2. Peringati HUT Baubau, Job Fair 2026 Hadirkan 598 Lowongan dari 14 Perusahaan, Ada Kesempatan Bekerja di Tiga Negara Tujuan

Dengan mengusung tema “Baubau Bangkit, Berbudaya dan Sejahtera”, bakti sosial ini menjadi bagian dari peringatan hari jadi yang diarahkan pada kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat. Pemerintah Kota Baubau berharap sinergi pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, dan warga dapat terus diperkuat agar pelayanan kesehatan semakin mudah diakses, khususnya oleh kelompok yang membutuhkan perhatian lebih.(*)

 

 

Visited 1 times, 1 visit(s) today

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *